Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan serangkaian acara meriah, termasuk aksi tanam padi bersama grup band Slank.
"Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, akan mengajak Slank untuk menanam padi di kawasan eks tambang Bukit Baeduri Energi (BBE), Kutai Kartanegara," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, di Samarinda, Senin (6/1/2025).
Rangkaian kegiatan HUT Kaltim telah dimulai dengan pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada para pegawai negeri sipil (PNS) yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.
"Ini menjadi pembuka dari berbagai agenda yang sudah disiapkan," ujar Sri.
Puncak peringatan HUT Kaltim akan berlangsung pada 9 Januari 2025, diawali dengan upacara bendera di Stadion Kadrie Oening, Samarinda. Setelah upacara, Pj Gubernur dan rombongan VIP akan langsung menuju BBE untuk menanam padi bersama Slank.
"Perjalanan menuju lokasi akan diiringi oleh 50 skuter listrik bersama komunitas skuter listrik," tambah Sri.
Selain aksi tanam padi, Slank juga akan tampil dalam konser musik di Stadion Kadrie Oening pada malam harinya. Untuk menjaga ketertiban, panitia akan menerapkan sistem registrasi.
"Stadion Kadrie Oening punya batas maksimal penonton, jadi registrasi penting untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban," jelasnya.
Selain konser musik dan aksi tanam padi, sejumlah kegiatan lain juga akan memeriahkan HUT Kaltim, Pekan Raya Kaltim (PRK) akan dibuka pada 9 Januari di Stadion Kadrie Oening.
Setelahnya, sidang paripurna istimewa akan diisi penampilan paduan suara peraih juara satu pada peringatan HUT Korpri. Sepeda santai akan digelar pada 11 Januari dengan jarak 18 kilometer di dalam Kota Samarinda. Terakhir, jalan santai digelar pada 12 Januari di Stadion Kadrie Oening dengan jarak 1,8 kilometer.
"Kami berharap rangkaian peringatan HUT Kaltim ke-68 ini dapat berlangsung meriah dan melibatkan seluruh masyarakat," pungkas Sri.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan serangkaian acara meriah, termasuk aksi tanam padi bersama grup band Slank.
"Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, akan mengajak Slank untuk menanam padi di kawasan eks tambang Bukit Baeduri Energi (BBE), Kutai Kartanegara," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, di Samarinda, Senin (6/1/2025).
Rangkaian kegiatan HUT Kaltim telah dimulai dengan pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada para pegawai negeri sipil (PNS) yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.
"Ini menjadi pembuka dari berbagai agenda yang sudah disiapkan," ujar Sri.
Puncak peringatan HUT Kaltim akan berlangsung pada 9 Januari 2025, diawali dengan upacara bendera di Stadion Kadrie Oening, Samarinda. Setelah upacara, Pj Gubernur dan rombongan VIP akan langsung menuju BBE untuk menanam padi bersama Slank.
"Perjalanan menuju lokasi akan diiringi oleh 50 skuter listrik bersama komunitas skuter listrik," tambah Sri.
Selain aksi tanam padi, Slank juga akan tampil dalam konser musik di Stadion Kadrie Oening pada malam harinya. Untuk menjaga ketertiban, panitia akan menerapkan sistem registrasi.
"Stadion Kadrie Oening punya batas maksimal penonton, jadi registrasi penting untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban," jelasnya.
Selain konser musik dan aksi tanam padi, sejumlah kegiatan lain juga akan memeriahkan HUT Kaltim, Pekan Raya Kaltim (PRK) akan dibuka pada 9 Januari di Stadion Kadrie Oening.
Setelahnya, sidang paripurna istimewa akan diisi penampilan paduan suara peraih juara satu pada peringatan HUT Korpri. Sepeda santai akan digelar pada 11 Januari dengan jarak 18 kilometer di dalam Kota Samarinda. Terakhir, jalan santai digelar pada 12 Januari di Stadion Kadrie Oening dengan jarak 1,8 kilometer.
"Kami berharap rangkaian peringatan HUT Kaltim ke-68 ini dapat berlangsung meriah dan melibatkan seluruh masyarakat," pungkas Sri.
(Sf/Rs)