Sijago Merah Mengamuk di Sungai Purun, 3  Balita Meninggal Dunia 

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    11 Desember 2025 07:53 WIB

    Kebakaran di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar). (Foto: Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Tiga balita meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di RT 21 Sungai Purun, Kecamatan Anggana pada Kamis (11/12/2025).

    Menurut salah satu warga, Yanti mengatakan angin kencang menjadi penyebab api cepat menyebar hingga ke rumah-rumah warga lainnya.

    Tiga korban yang meninggal dunia dalam kebakaran tersebut anak berjenis kelamin laki-laki masih berusia balita. Mereka menjadi korban tragis dalam insiden kebakaran ini. 

    Kini, korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara petugas dan relawan masih melakukan pendataan di lokasi kejadian.

    "Jadi duka mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga diberi kekuatan," ucap Yanti.

    Petugas dan relawan kini masih terus berupaya untuk memastikan tidak ada korban lain dan membantu proses evakuasi. 

    Kini seputarfakta.com masih mencoba berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun relawan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran tersebut.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Sijago Merah Mengamuk di Sungai Purun, 3  Balita Meninggal Dunia 

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    11 Desember 2025 07:53 WIB

    Kebakaran di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar). (Foto: Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Tiga balita meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di RT 21 Sungai Purun, Kecamatan Anggana pada Kamis (11/12/2025).

    Menurut salah satu warga, Yanti mengatakan angin kencang menjadi penyebab api cepat menyebar hingga ke rumah-rumah warga lainnya.

    Tiga korban yang meninggal dunia dalam kebakaran tersebut anak berjenis kelamin laki-laki masih berusia balita. Mereka menjadi korban tragis dalam insiden kebakaran ini. 

    Kini, korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara petugas dan relawan masih melakukan pendataan di lokasi kejadian.

    "Jadi duka mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga diberi kekuatan," ucap Yanti.

    Petugas dan relawan kini masih terus berupaya untuk memastikan tidak ada korban lain dan membantu proses evakuasi. 

    Kini seputarfakta.com masih mencoba berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun relawan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran tersebut.

    (Sf/Lo)