Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas SPPG Polres Kutim menyiapkan menu MBG sebelum didistribusikan kepada siswa di Sangatta. (Foto: Polres Kutim)
Sangatta - Sidokkes Polres Kutai Timur (Kutim) memastikan seluruh menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi sebelum didistribusikan kepada 1.247 siswa dan tenaga pendidik di Sangatta, Senin (11/5/2026).
Pemeriksaan dilakukan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutim sebagai bagian dari pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
Tim Sidokkes Polres Kutim yang dipimpin Bripda Widi Faris Santosa bersama Siwas dan Provos Polres Kutim melakukan uji organoleptik terhadap makanan yang akan dibagikan kepada para siswa. Pemeriksaan meliputi pengecekan bentuk, warna, aroma hingga rasa makanan untuk memastikan kualitas dan kelayakan konsumsi tetap terjaga.
Menu MBG yang diperiksa terdiri dari nasi putih, telur stim asam manis, tempe orek, tumis sawi wortel serta buah semangka. Selain menu reguler, dapur SPPG juga menyiapkan 18 porsi khusus bagi siswa dengan alergi makanan menggunakan menu berbeda.
Sebanyak 1.247 penerima manfaat menerima program MBG tersebut, meliputi siswa SDN 011, SDN 015 dan TK Kemala Bhayangkari Sangatta beserta para tenaga pendidik di masing-masing sekolah.
Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah mengatakan pemeriksaan makanan menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pangan yang diterima para siswa tetap aman dan higienis.
“Kami ingin memastikan seluruh makanan yang disalurkan dalam program MBG benar-benar aman, sehat dan layak dikonsumsi oleh para siswa maupun tenaga pendidik,” ujar Kompol Ahmad.
Ia menegaskan pengawasan terhadap kebersihan dapur, kualitas bahan baku hingga proses distribusi akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga mutu pelayanan program MBG.
Menurutnya, kualitas gizi dan keamanan pangan harus tetap terjaga dalam pelaksanaan program MBG.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan semangat belajar anak-anak di Kutim,” pungkasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Sidokkes Polres Kutim, seluruh menu yang disiapkan di dapur SPPG dinyatakan layak konsumsi dan telah disalurkan kepada para penerima manfaat.
(Sf/RS)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas SPPG Polres Kutim menyiapkan menu MBG sebelum didistribusikan kepada siswa di Sangatta. (Foto: Polres Kutim)
Sangatta - Sidokkes Polres Kutai Timur (Kutim) memastikan seluruh menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi sebelum didistribusikan kepada 1.247 siswa dan tenaga pendidik di Sangatta, Senin (11/5/2026).
Pemeriksaan dilakukan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutim sebagai bagian dari pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
Tim Sidokkes Polres Kutim yang dipimpin Bripda Widi Faris Santosa bersama Siwas dan Provos Polres Kutim melakukan uji organoleptik terhadap makanan yang akan dibagikan kepada para siswa. Pemeriksaan meliputi pengecekan bentuk, warna, aroma hingga rasa makanan untuk memastikan kualitas dan kelayakan konsumsi tetap terjaga.
Menu MBG yang diperiksa terdiri dari nasi putih, telur stim asam manis, tempe orek, tumis sawi wortel serta buah semangka. Selain menu reguler, dapur SPPG juga menyiapkan 18 porsi khusus bagi siswa dengan alergi makanan menggunakan menu berbeda.
Sebanyak 1.247 penerima manfaat menerima program MBG tersebut, meliputi siswa SDN 011, SDN 015 dan TK Kemala Bhayangkari Sangatta beserta para tenaga pendidik di masing-masing sekolah.
Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah mengatakan pemeriksaan makanan menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pangan yang diterima para siswa tetap aman dan higienis.
“Kami ingin memastikan seluruh makanan yang disalurkan dalam program MBG benar-benar aman, sehat dan layak dikonsumsi oleh para siswa maupun tenaga pendidik,” ujar Kompol Ahmad.
Ia menegaskan pengawasan terhadap kebersihan dapur, kualitas bahan baku hingga proses distribusi akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga mutu pelayanan program MBG.
Menurutnya, kualitas gizi dan keamanan pangan harus tetap terjaga dalam pelaksanaan program MBG.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan semangat belajar anak-anak di Kutim,” pungkasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Sidokkes Polres Kutim, seluruh menu yang disiapkan di dapur SPPG dinyatakan layak konsumsi dan telah disalurkan kepada para penerima manfaat.
(Sf/RS)