Cari disini...
Seputar Kaltim
Wabup PPU, Abdul Waris Muin saat menggelar sidak dengan didampingi Plt Kepala BKPSDM PPU, Ainie.(Dok: Humassetkabppu)
Penajam - Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin menggencarkan pengawasan absensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui inspeksi mendadak (sidak).
Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, tercatat ratusan ASN kedapatan tidak tepat waktu datang ke kantor setelah mengecek absensi fisik maupun elektronik. Bahkan ditemukan juga yang tidak masuk kerja selama berbulan-bulan.
Temuan ini membuat Abdul Waris Muin merasa prihatin karena pelayanan publik yang semestinya dapat berjalan secara maksimal, tidak sesuai harapan. Sehingga dirinya memberikan surat peringatan sebagai bentuk ultimatum atau tindakan tegas.
“Sekarang alhamdulillah para ASN mulai tertib dan disiplin. Karena mereka terlihat telah datang lebih awal dari jadwal yang ditentukan pemerintah daerah,” ucap Plt Kepala BKPSDM PPU, Ainie, Jumat (27/6/2025).
Perubahan perilaku tersebut menandakan hasil sidak yang dilakukan wakil bupati membawa dampak positif dan berjalan efektif dalam meningkatkan kedisiplinan para ASN. Kini pegawai pemerintahan cenderung berusaha datang ke kantor lebih awal guna menghindari sanksi.
“Kelurahan Buluminung saya lihat sudah tertib dan disiplin, padahal sebelumnya ada dugaan di wilayah itu ASN sering terlambat atau tidak tepat waktu,” ungkap Ainie.
Pemerintah daerah kini tengah berupaya membenahi mesin absensi sidik jari di masing-masing kantor pemerintahan untuk meningkatkan pengawasan terhadap para pegawai.
“Fingerprint sepertinya perlu kita benahi guna memastikan apakah ada kesalahan teknis atau tidak, takutnya ada kesalahan keterlambatan dalam laporan absensi,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wabup PPU, Abdul Waris Muin saat menggelar sidak dengan didampingi Plt Kepala BKPSDM PPU, Ainie.(Dok: Humassetkabppu)
Penajam - Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin menggencarkan pengawasan absensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui inspeksi mendadak (sidak).
Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, tercatat ratusan ASN kedapatan tidak tepat waktu datang ke kantor setelah mengecek absensi fisik maupun elektronik. Bahkan ditemukan juga yang tidak masuk kerja selama berbulan-bulan.
Temuan ini membuat Abdul Waris Muin merasa prihatin karena pelayanan publik yang semestinya dapat berjalan secara maksimal, tidak sesuai harapan. Sehingga dirinya memberikan surat peringatan sebagai bentuk ultimatum atau tindakan tegas.
“Sekarang alhamdulillah para ASN mulai tertib dan disiplin. Karena mereka terlihat telah datang lebih awal dari jadwal yang ditentukan pemerintah daerah,” ucap Plt Kepala BKPSDM PPU, Ainie, Jumat (27/6/2025).
Perubahan perilaku tersebut menandakan hasil sidak yang dilakukan wakil bupati membawa dampak positif dan berjalan efektif dalam meningkatkan kedisiplinan para ASN. Kini pegawai pemerintahan cenderung berusaha datang ke kantor lebih awal guna menghindari sanksi.
“Kelurahan Buluminung saya lihat sudah tertib dan disiplin, padahal sebelumnya ada dugaan di wilayah itu ASN sering terlambat atau tidak tepat waktu,” ungkap Ainie.
Pemerintah daerah kini tengah berupaya membenahi mesin absensi sidik jari di masing-masing kantor pemerintahan untuk meningkatkan pengawasan terhadap para pegawai.
“Fingerprint sepertinya perlu kita benahi guna memastikan apakah ada kesalahan teknis atau tidak, takutnya ada kesalahan keterlambatan dalam laporan absensi,” tandasnya.
(Sf/Lo)