Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat sidak ke Dispopar Bontang pasca libur lebaran. (Foto: Dispopar Bontang)
Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meminta jajaran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) untuk menegur langsung wisatawan yang membuang sampah sembarangan, khususnya di kawasan wisata Pulau Beras Basah.
Hal tersebut disampaikan Neni saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama kerja usai libur Lebaran di kantor Dispopar Kota Bontang, Rabu (25/3/2026).
Dalam sidak tersebut, Neni menanyakan kondisi Pulau Beras Basah pasca lonjakan kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Ia menekankan pentingnya kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata.
Menurutnya wisatawan harus ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke laut.
Ia meminta Dispopar mengambil langkah tegas dengan memberikan teguran langsung kepada pelanggar.
Ia juga menyarankan agar aktivitas pelanggaran tersebut dapat direkam melalui CCTV yang ada di lokasi dan diunggah ke media sosial sebagai bentuk efek jera.
“Biar langsung kelihatan orang-orang yang suka buang sampah seenaknya,” ujar Neni.
Sementara Kepala Dispopar Kota Bontang, Eko Mashudi mengungkap pihaknya telah menyediakan kantong plastik sampah bagi pengunjung di Pulau Beras Basah. Fasilitas tersebut dimaksudkan agar wisatawan dapat membawa kembali sampah mereka.
Namun masih banyak pengunjung yang belum memiliki kesadaran dan membiarkan sampahnya tertinggal di kawasan pantai.
“Kami sudah menyediakan kantong plastik agar sampah bisa dibawa pulang, tetapi masih banyak yang belum peduli dan meninggalkan sampah di pantai,” kata Eko.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat sidak ke Dispopar Bontang pasca libur lebaran. (Foto: Dispopar Bontang)
Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meminta jajaran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) untuk menegur langsung wisatawan yang membuang sampah sembarangan, khususnya di kawasan wisata Pulau Beras Basah.
Hal tersebut disampaikan Neni saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama kerja usai libur Lebaran di kantor Dispopar Kota Bontang, Rabu (25/3/2026).
Dalam sidak tersebut, Neni menanyakan kondisi Pulau Beras Basah pasca lonjakan kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Ia menekankan pentingnya kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata.
Menurutnya wisatawan harus ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke laut.
Ia meminta Dispopar mengambil langkah tegas dengan memberikan teguran langsung kepada pelanggar.
Ia juga menyarankan agar aktivitas pelanggaran tersebut dapat direkam melalui CCTV yang ada di lokasi dan diunggah ke media sosial sebagai bentuk efek jera.
“Biar langsung kelihatan orang-orang yang suka buang sampah seenaknya,” ujar Neni.
Sementara Kepala Dispopar Kota Bontang, Eko Mashudi mengungkap pihaknya telah menyediakan kantong plastik sampah bagi pengunjung di Pulau Beras Basah. Fasilitas tersebut dimaksudkan agar wisatawan dapat membawa kembali sampah mereka.
Namun masih banyak pengunjung yang belum memiliki kesadaran dan membiarkan sampahnya tertinggal di kawasan pantai.
“Kami sudah menyediakan kantong plastik agar sampah bisa dibawa pulang, tetapi masih banyak yang belum peduli dan meninggalkan sampah di pantai,” kata Eko.
(Sf/Lo)