Seputar Kaltim

    Siasati Efisiensi Anggaran, Hotel Claro Pandurata Bidik Ceruk Pasar Olahraga Tembus Target Rp20 Miliar per Tahun

    Penulis:Maulana|Redaktur:Russdianto
    12 Agustus 2026 pukul 16:46 WITA

    Direktur PT KTMBS, Aji Mohamad Abidharta Wardhana menjelaskan perihal aset Pemprov. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan pemerintahan seringkali berdampak langsung pada sektor perhotelan yang selama ini mengandalkan kegiatan kedinasan. 

    Namun, strategi adaptasi yang menarik ditunjukkan oleh manajemen Hotel Claro Pandurata di Samarinda.

    Hotel yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur dan dikelola secara profesional oleh PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS) ini berhasil menemukan peluang emas di tengah pengetatan anggaran. 

    Mereka merespons tersebut dengan memaksimalkan ceruk pasar dari sektor pariwisata olahraga dan kegiatan kepemudaan.

    Direktur Utama PT KTMBS, Aji Mohamad Abidharta Wardhana, mengakui bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah cukup memberikan pengaruh terhadap laju bisnis penginapan. 

    Meski begitu, tren positif justru berhasil diciptakan dari segmen pasar yang berbeda.

    "Walaupun terjadi efisiensi anggaran, kami senangnya itu karena hotel sekarang lumayan banyak memberikan kontribusi dikarenakan memang banyak event-event olahraga dan kepemudaan, sehingga itu membuat tingkat hunian dan pemesanan event juga meningkat," ungkap Abidharta ditemui di Samarinda, Selasa (11/8/2026).

    Identitas historis aset Pemprov Kaltim yang sebelumnya dikenal luas sebagai Hotel Atlet ini rupanya masih menjadi daya jual yang sangat kuat. 

    Manajemen PT KTMBS mempertahankan itu dengan menyediakan lantai dua dan tiga secara khusus untuk memfasilitasi kebutuhan kontingen.

    "Alhamdulillah dengan adanya label sebagai Hotel Atlet tadi, semua kegiatan olahraga skala daerah maupun nasional banyak diselenggarakan di Hotel Claro Pandurata. Apalagi kita punya satu kamar yang bisa dihuni untuk tiga sampai empat orang. Ini kan tidak bisa diakomodir mungkin dengan kawan-kawan hotel lain," jelasnya.

    Strategi jitu mengelola aset daerah ini terbukti membuahkan hasil. Dalam beberapa waktu terakhir, fasilitas penginapan tersebut sukses menjadi tuan rumah untuk berbagai ajang kejuaraan bergengsi, mulai dari Taekwondo, Judo, Bulu Tangkis, hingga turnamen Catur.

    Menjelang akhir tahun, tren perhotelan diproyeksikan akan kembali merangkak naik seiring dengan banyaknya agenda kedinasan maupun masyarakat umum. Untuk menjaga tren terebut, PT KTMBS telah mematok indikator kinerja utama yang terukur bagi pengelola operasional harian di lapangan.

    "GM yang kelola di sana dan kita punya target kinerja, mereka pun berupaya untuk mencapai target itu. Angkanya kurang lebih di Rp20 miliar per tahun," pungkasnya.

    Seputar Kaltim

    Siasati Efisiensi Anggaran, Hotel Claro Pandurata Bidik Ceruk Pasar Olahraga Tembus Target Rp20 Miliar per Tahun

    Penulis:Maulana|Redaktur:Russdianto
    12 Agustus 2026 pukul 16:46 WITA

    Direktur PT KTMBS, Aji Mohamad Abidharta Wardhana menjelaskan perihal aset Pemprov. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Kebijakan efisiensi anggaran di lingkungan pemerintahan seringkali berdampak langsung pada sektor perhotelan yang selama ini mengandalkan kegiatan kedinasan. 

    Namun, strategi adaptasi yang menarik ditunjukkan oleh manajemen Hotel Claro Pandurata di Samarinda.

    Hotel yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur dan dikelola secara profesional oleh PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS) ini berhasil menemukan peluang emas di tengah pengetatan anggaran. 

    Mereka merespons tersebut dengan memaksimalkan ceruk pasar dari sektor pariwisata olahraga dan kegiatan kepemudaan.

    Direktur Utama PT KTMBS, Aji Mohamad Abidharta Wardhana, mengakui bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah cukup memberikan pengaruh terhadap laju bisnis penginapan. 

    Meski begitu, tren positif justru berhasil diciptakan dari segmen pasar yang berbeda.

    "Walaupun terjadi efisiensi anggaran, kami senangnya itu karena hotel sekarang lumayan banyak memberikan kontribusi dikarenakan memang banyak event-event olahraga dan kepemudaan, sehingga itu membuat tingkat hunian dan pemesanan event juga meningkat," ungkap Abidharta ditemui di Samarinda, Selasa (11/8/2026).

    Identitas historis aset Pemprov Kaltim yang sebelumnya dikenal luas sebagai Hotel Atlet ini rupanya masih menjadi daya jual yang sangat kuat. 

    Manajemen PT KTMBS mempertahankan itu dengan menyediakan lantai dua dan tiga secara khusus untuk memfasilitasi kebutuhan kontingen.

    "Alhamdulillah dengan adanya label sebagai Hotel Atlet tadi, semua kegiatan olahraga skala daerah maupun nasional banyak diselenggarakan di Hotel Claro Pandurata. Apalagi kita punya satu kamar yang bisa dihuni untuk tiga sampai empat orang. Ini kan tidak bisa diakomodir mungkin dengan kawan-kawan hotel lain," jelasnya.

    Strategi jitu mengelola aset daerah ini terbukti membuahkan hasil. Dalam beberapa waktu terakhir, fasilitas penginapan tersebut sukses menjadi tuan rumah untuk berbagai ajang kejuaraan bergengsi, mulai dari Taekwondo, Judo, Bulu Tangkis, hingga turnamen Catur.

    Menjelang akhir tahun, tren perhotelan diproyeksikan akan kembali merangkak naik seiring dengan banyaknya agenda kedinasan maupun masyarakat umum. Untuk menjaga tren terebut, PT KTMBS telah mematok indikator kinerja utama yang terukur bagi pengelola operasional harian di lapangan.

    "GM yang kelola di sana dan kita punya target kinerja, mereka pun berupaya untuk mencapai target itu. Angkanya kurang lebih di Rp20 miliar per tahun," pungkasnya.