Cari disini...
Seputar Kaltim
Latihan rutin atlet Perbasasi Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Kurang dari dua bulan menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim), Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kabupaten Paser terus menggenjot persiapan para atletnya.
Meski harus dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, peralatan, hingga pemotongan anggaran try out, optimisme pengurus dan semangat para atlet tidak menyurutkan langkah mereka untuk mengejar prestasi.
Wakil Ketua Pengcab Perbasasi Paser, Dedy menjelaskan tingginya antusiasme para atlet menjadi modal utama tim saat ini. Pengurus menyiasati keterbatasan sarana dengan menyalurkan semangat membara para atlet ke dalam program latihan rutin bulanan secara maksimal.
Latihan intensif yang dilaksanakan memanfaatkan lahan seadanya di kawasan Perumahan Grand Nuna serta area samping Kantor Desa Jone. Meskipun ukuran lapangan terbilang sempit untuk ukuran olahraga baseball dan softball, ruang tersebut difungsikan secara optimal demi mematangkan teknik dasar pemain.
"Anak-anak hingga saat ini masih sangat semangat untuk latihan. Menjaga semangat dan dedikasi mereka kita memanfaatkan arena latihan seadanya," kata Dedy, Sabtu (3/10/2026).
Selain kendala arena, peralatan yang digunakan para atlet juga terbilang sudah usang dan tergerus usia. Pengurus mengakui kondisi perlengkapan yang lama belum memadai sepenuhnya untuk mendukung efektivitas latihan melempar (pitching) maupun memukul (batting), namun hal itu disiasati dengan improvisasi teknis di lapangan.
Keterbatasan finansial juga memaksa Perbasasi Paser memangkas rencana uji coba luar daerah yang semula dijadwalkan ke Bandung dan Surabaya, bahkan sempat dialihkan ke Samarinda sebelum akhirnya dibatalkan. Kendati demikian, manajemen bertindak cepat dengan mengalihkan agenda ke Balikpapan sebagai alternatif realistis tanpa mengurangi kualitas persiapan.
Sesuai rencana, sebanyak 19 atlet softball putri dan 25 atlet baseball putra akan dibawa ke Balikpapan pada 12 hingga 18 Oktober mendatang. Sebelum berlaga dalam ajang kejuaraan slowpitch se-Kalimantan Timur pada 16-18 Oktober, tim Paser diproyeksikan menjalani laga uji coba melawan sejumlah klub lokal Balikpapan guna memantapkan kestabilan tim.
"Untuk pematangan kita akan uji coba dengan klub Balikpapan," tuturnya.
Perbasasi Paser mencatat mayoritas dari total 44 atlet yang disiapkan untuk Porprov VIII Kaltim masih berstatus sebagai pelajar. Oleh karena itu, pengurus sangat memperhatikan keseimbangan antara prestasi olahraga dan kewajiban akademis para atlet di sekolah.
Guna memastikan dukungan moral dan transparansi pengawasan, pihak pengurus merencanakan pertemuan khusus bersama para orang tua atlet dan jajaran pelatih pada 15 Oktober mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan arahan sekaligus kepastian bahwa para atlet berada dalam pendampingan ketat hingga perhelatan Porprov selesai.
Pengurus juga menegaskan komitmennya untuk mempermudah proses dispensasi sekolah bagi para atlet pelajar tanpa membebani mental mereka. Atlet juga diimbau untuk dapat membagi waktu antara pendidikan formal di sekolah dan porsi latihan fisik yang cukup intens.
Dedy mengimbau seluruh atlet untuk memanfaatkan sisa waktu persiapan dengan disiplin tinggi, termasuk menjaga pola istirahat, menghindari begadang, serta membatasi penggunaan telepon seluler. Dengan menjaga kondisi fisik dan konsentrasi, Perbasasi Paser optimistis mampu tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik pada Porprov VIII Kaltim mendatang.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Latihan rutin atlet Perbasasi Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Kurang dari dua bulan menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim), Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kabupaten Paser terus menggenjot persiapan para atletnya.
Meski harus dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, peralatan, hingga pemotongan anggaran try out, optimisme pengurus dan semangat para atlet tidak menyurutkan langkah mereka untuk mengejar prestasi.
Wakil Ketua Pengcab Perbasasi Paser, Dedy menjelaskan tingginya antusiasme para atlet menjadi modal utama tim saat ini. Pengurus menyiasati keterbatasan sarana dengan menyalurkan semangat membara para atlet ke dalam program latihan rutin bulanan secara maksimal.
Latihan intensif yang dilaksanakan memanfaatkan lahan seadanya di kawasan Perumahan Grand Nuna serta area samping Kantor Desa Jone. Meskipun ukuran lapangan terbilang sempit untuk ukuran olahraga baseball dan softball, ruang tersebut difungsikan secara optimal demi mematangkan teknik dasar pemain.
"Anak-anak hingga saat ini masih sangat semangat untuk latihan. Menjaga semangat dan dedikasi mereka kita memanfaatkan arena latihan seadanya," kata Dedy, Sabtu (3/10/2026).
Selain kendala arena, peralatan yang digunakan para atlet juga terbilang sudah usang dan tergerus usia. Pengurus mengakui kondisi perlengkapan yang lama belum memadai sepenuhnya untuk mendukung efektivitas latihan melempar (pitching) maupun memukul (batting), namun hal itu disiasati dengan improvisasi teknis di lapangan.
Keterbatasan finansial juga memaksa Perbasasi Paser memangkas rencana uji coba luar daerah yang semula dijadwalkan ke Bandung dan Surabaya, bahkan sempat dialihkan ke Samarinda sebelum akhirnya dibatalkan. Kendati demikian, manajemen bertindak cepat dengan mengalihkan agenda ke Balikpapan sebagai alternatif realistis tanpa mengurangi kualitas persiapan.
Sesuai rencana, sebanyak 19 atlet softball putri dan 25 atlet baseball putra akan dibawa ke Balikpapan pada 12 hingga 18 Oktober mendatang. Sebelum berlaga dalam ajang kejuaraan slowpitch se-Kalimantan Timur pada 16-18 Oktober, tim Paser diproyeksikan menjalani laga uji coba melawan sejumlah klub lokal Balikpapan guna memantapkan kestabilan tim.
"Untuk pematangan kita akan uji coba dengan klub Balikpapan," tuturnya.
Perbasasi Paser mencatat mayoritas dari total 44 atlet yang disiapkan untuk Porprov VIII Kaltim masih berstatus sebagai pelajar. Oleh karena itu, pengurus sangat memperhatikan keseimbangan antara prestasi olahraga dan kewajiban akademis para atlet di sekolah.
Guna memastikan dukungan moral dan transparansi pengawasan, pihak pengurus merencanakan pertemuan khusus bersama para orang tua atlet dan jajaran pelatih pada 15 Oktober mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan arahan sekaligus kepastian bahwa para atlet berada dalam pendampingan ketat hingga perhelatan Porprov selesai.
Pengurus juga menegaskan komitmennya untuk mempermudah proses dispensasi sekolah bagi para atlet pelajar tanpa membebani mental mereka. Atlet juga diimbau untuk dapat membagi waktu antara pendidikan formal di sekolah dan porsi latihan fisik yang cukup intens.
Dedy mengimbau seluruh atlet untuk memanfaatkan sisa waktu persiapan dengan disiplin tinggi, termasuk menjaga pola istirahat, menghindari begadang, serta membatasi penggunaan telepon seluler. Dengan menjaga kondisi fisik dan konsentrasi, Perbasasi Paser optimistis mampu tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik pada Porprov VIII Kaltim mendatang.
(Sf/Rs)