Seputar Kaltim

    Siapkan Duit Rp1 Triliun, Pemprov Kaltim Bakal Tingkatkan Kemantapan Jalan Provinsi

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    17 Maret 2024 pukul 17:24 WITA

    Dinas PUPR-PERA Kaltim yang akan melakukan Kemantapan jalan di daerah Berau. (Foto: tangkapan layar Maps)

    Samarinda - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR-PERA) Kalimantan Timur (Kaltim) telah mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi di tahun 2024. Dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp1 triliun, pemerintah provinsi menargetkan peningkatan kemantapan jalan hingga 82,09 persen di akhir tahun.

    Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyatakan bahwa anggaran tersebut akan digunakan tidak hanya untuk meningkatkan persentase kemantapan jalan, tetapi juga untuk pemeliharaan infrastruktur yang ada. 

    "Untuk menaikkan satu persen kemantapan jalan, diperlukan investasi yang signifikan. Oleh karena itu, anggaran triliun rupiah ini akan dialokasikan untuk kedua aspek tersebut," ujar Nanda di Samarinda.

    Pada akhir tahun 2023, Kaltim mencatatkan angka kemantapan jalan provinsi sebesar 81,38 persen. Dengan komitmen yang kuat, Dinas PUPR-PERA berencana melakukan rekonstruksi jalan provinsi sepanjang 40 km dari total 931 km yang ada. Ini merupakan langkah lanjutan dalam upaya peningkatan infrastruktur jalan di provinsi.

    Dana yang telah disiapkan untuk tahun 2024 mencakup berbagai aspek penanganan jalan, termasuk rekonstruksi, pembangunan jalan baru, pembangunan jembatan, pelebaran jalan, pengadaan tanah, serta perencanaan dan pengawasan. 

    Pembangunan jalan akan difokuskan pada beberapa titik strategis, mulai dari Kecamatan Kaliorang di Kabupaten Kutai Timur hingga Kecamatan Talisayan di Berau, serta dari Talisayan ke Kecamatan Tanjung Redeb.

    Selain itu, Nanda juga menekankan kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk proyek-proyek seperti pembangunan jalan dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu. "Kami akan membangun di beberapa titik longsoran di Muara Kaman, melakukan pengaspalan di Anggana, dan terakhir, memastikan kerja sama yang solid dengan TNI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur," tambahnya.

    Nanda menegaskan bahwa pemeliharaan rutin akan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sementara proyek rekonstruksi skala besar, seperti jembatan Nibung, akan menjadi fokus utama dalam alokasi anggaran ini.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Siapkan Duit Rp1 Triliun, Pemprov Kaltim Bakal Tingkatkan Kemantapan Jalan Provinsi

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    17 Maret 2024 pukul 17:24 WITA

    Dinas PUPR-PERA Kaltim yang akan melakukan Kemantapan jalan di daerah Berau. (Foto: tangkapan layar Maps)

    Samarinda - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR-PERA) Kalimantan Timur (Kaltim) telah mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi di tahun 2024. Dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp1 triliun, pemerintah provinsi menargetkan peningkatan kemantapan jalan hingga 82,09 persen di akhir tahun.

    Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyatakan bahwa anggaran tersebut akan digunakan tidak hanya untuk meningkatkan persentase kemantapan jalan, tetapi juga untuk pemeliharaan infrastruktur yang ada. 

    "Untuk menaikkan satu persen kemantapan jalan, diperlukan investasi yang signifikan. Oleh karena itu, anggaran triliun rupiah ini akan dialokasikan untuk kedua aspek tersebut," ujar Nanda di Samarinda.

    Pada akhir tahun 2023, Kaltim mencatatkan angka kemantapan jalan provinsi sebesar 81,38 persen. Dengan komitmen yang kuat, Dinas PUPR-PERA berencana melakukan rekonstruksi jalan provinsi sepanjang 40 km dari total 931 km yang ada. Ini merupakan langkah lanjutan dalam upaya peningkatan infrastruktur jalan di provinsi.

    Dana yang telah disiapkan untuk tahun 2024 mencakup berbagai aspek penanganan jalan, termasuk rekonstruksi, pembangunan jalan baru, pembangunan jembatan, pelebaran jalan, pengadaan tanah, serta perencanaan dan pengawasan. 

    Pembangunan jalan akan difokuskan pada beberapa titik strategis, mulai dari Kecamatan Kaliorang di Kabupaten Kutai Timur hingga Kecamatan Talisayan di Berau, serta dari Talisayan ke Kecamatan Tanjung Redeb.

    Selain itu, Nanda juga menekankan kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk proyek-proyek seperti pembangunan jalan dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu. "Kami akan membangun di beberapa titik longsoran di Muara Kaman, melakukan pengaspalan di Anggana, dan terakhir, memastikan kerja sama yang solid dengan TNI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur," tambahnya.

    Nanda menegaskan bahwa pemeliharaan rutin akan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sementara proyek rekonstruksi skala besar, seperti jembatan Nibung, akan menjadi fokus utama dalam alokasi anggaran ini.

    (Sf/Rs)