Seputar Kaltim

    Siapkan 6.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Mahakam Ulu, 1.500 di Antaranya Diberangkatkan Sore ini 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    16 Mei 2024 pukul 16:27 WITA

    Banjir yang melanda Mahakam Ulu selama tiga hari. Dinas Sosial Kaltim akan mengantarkan bantuan 6.000 paket sembako pada Kamis Sore, 16 Mei 2024. (Tangkapan layar)

    Samarinda – Dinas Sosial Kalimantan Timur (Dinsos Kaltim) akan menyiapkan 6.000 paket sembako untuk membantu korban banjir di Mahakam Ulu (Mahulu), yang telah berlangsung selama tiga hari ini. 

    Namun bantuan sementara yang didata di gudang Dinsos untuk Mahulu yang mencapai 1.500 paket. Seluruh keterbatasan stok di gudang hanya memungkinkan pengiriman sebanyak yang tersedia saat ini, Dinsos akan memenuhi jumlah bantuan yang akan diserahkan.

    "Kami masih terus menambah dan mengadakan paket sembako," ujar Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim Akhmad Rasyidi pada Kamis (16/5/2024). "Kami juga melihat barang-barang dari APBN, dan sesore-sorenya semua barang itu harus masuk kapal Mahulu," tambahnya, menegaskan upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak tersebut.

    Diketahui, banjir besar yang telah memasuki hari ketiganya ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Ulu Mahakam, dengan aliran air yang deras berasal dari Sungai Long Apari dan Sungai Boh. Kapolres Mahakam Ulu telah mengirimkan laporan mendesak kepada Kapolda Kaltim, menggambarkan situasi yang semakin genting dengan banjir yang terus meningkat.

    Berbagai kampung di Kecamatan Long Bagun, Long Hubung, dan Long Pahangai telah terendam banjir, dengan daftar panjang kampung yang terkena dampak. Sementara itu, di Kecamatan Laham tidak terdapat laporan banjir, namun di Kecamatan Long Apari, enam kampung juga mengalami genangan.

    Akibat banjir, rumah-rumah warga di sepanjang bantaran Sungai Mahakam Ulu tergenang. Fasilitas publik seperti layanan PLN, PDAM, sekolah, puskesmas, dan tempat ibadah mengalami kerusakan signifikan. 

    Adapun informasi dari grup relawan beberapa titik pengungsian yang telah tersedia diperbukitan masih belum mendapatkan bantuan. Hal ini menjadi atensi Dinsos Kaltim bersama dengan pemerintah setempat dan relawan terus berupaya memberikan bantuan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Siapkan 6.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Mahakam Ulu, 1.500 di Antaranya Diberangkatkan Sore ini 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    16 Mei 2024 pukul 16:27 WITA

    Banjir yang melanda Mahakam Ulu selama tiga hari. Dinas Sosial Kaltim akan mengantarkan bantuan 6.000 paket sembako pada Kamis Sore, 16 Mei 2024. (Tangkapan layar)

    Samarinda – Dinas Sosial Kalimantan Timur (Dinsos Kaltim) akan menyiapkan 6.000 paket sembako untuk membantu korban banjir di Mahakam Ulu (Mahulu), yang telah berlangsung selama tiga hari ini. 

    Namun bantuan sementara yang didata di gudang Dinsos untuk Mahulu yang mencapai 1.500 paket. Seluruh keterbatasan stok di gudang hanya memungkinkan pengiriman sebanyak yang tersedia saat ini, Dinsos akan memenuhi jumlah bantuan yang akan diserahkan.

    "Kami masih terus menambah dan mengadakan paket sembako," ujar Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim Akhmad Rasyidi pada Kamis (16/5/2024). "Kami juga melihat barang-barang dari APBN, dan sesore-sorenya semua barang itu harus masuk kapal Mahulu," tambahnya, menegaskan upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak tersebut.

    Diketahui, banjir besar yang telah memasuki hari ketiganya ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Ulu Mahakam, dengan aliran air yang deras berasal dari Sungai Long Apari dan Sungai Boh. Kapolres Mahakam Ulu telah mengirimkan laporan mendesak kepada Kapolda Kaltim, menggambarkan situasi yang semakin genting dengan banjir yang terus meningkat.

    Berbagai kampung di Kecamatan Long Bagun, Long Hubung, dan Long Pahangai telah terendam banjir, dengan daftar panjang kampung yang terkena dampak. Sementara itu, di Kecamatan Laham tidak terdapat laporan banjir, namun di Kecamatan Long Apari, enam kampung juga mengalami genangan.

    Akibat banjir, rumah-rumah warga di sepanjang bantaran Sungai Mahakam Ulu tergenang. Fasilitas publik seperti layanan PLN, PDAM, sekolah, puskesmas, dan tempat ibadah mengalami kerusakan signifikan. 

    Adapun informasi dari grup relawan beberapa titik pengungsian yang telah tersedia diperbukitan masih belum mendapatkan bantuan. Hal ini menjadi atensi Dinsos Kaltim bersama dengan pemerintah setempat dan relawan terus berupaya memberikan bantuan.

    (Sf/Rs)