Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Tim Borneo FC Esports yang siap tampil di liga 2 nasional. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Borneo FC Esports resmi memperkenalkan skuad baru yang akan berjuang di Liga 2 Esports Nasional 2025.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan jajaran manajemen anyar, tim kebanggaan Samarinda ini menargetkan promosi kembali ke liga 1.
Setelah musim lalu terdegradasi, semangat juang tim berjuluk "Pesut Etam" ini tak padam. Kehadiran manajer baru, Garin Yudha Primaditya diharapkan bisa membawa angin segar dan membangkitkan performa tim.
"Kemarin Borneo juara 2 tingkat nasional. Saat ini saya mengambil alih agar e-sport di Kota Samarinda tetap menyala,” ujar Garin di Training Centre (TC) Borneo FC, Sabtu (20/9/2025).
Tim baru ini diperkuat oleh pemain-pemain potensial seperti Cultizt (Jungler), Ryukenzy (Explaner), Dompess (Roamer), Sunflower (Jungler), Rain (Midlaner) dan Orfevre (Goldlaner).
Mereka akan dilatih oleh Alvin, dengan Garin sebagai manajer, dibantu I Made Suryadana sebagai asisten manajer dan tim teknis yang dipimpin Zidan.
Berbeda dengan liga 1 yang digelar secara luring, kompetisi liga 2 musim ini akan dilangsungkan secara daring. Para pemain akan bertanding dari gaming house yang disiapkan manajemen, baik di Jakarta maupun Surabaya.
"Tantangan pasti ada, misalnya kendala listrik atau teknis. Tapi pemain-pemain kita sudah terbiasa ikut turnamen," jelas Garin.
Musim lalu, Borneo FC Esports harus menelan pil pahit setelah finis di peringkat 16 tanpa meraih satu pun kemenangan di liga 1.
Kegagalan itu menjadi motivasi besar bagi tim untuk bangkit di musim ini. Garin secara tegas menargetkan timnya bisa meraih hasil maksimal.
"Musim lalu kita finis di peringkat 16 tanpa kemenangan. Target sekarang dua besar supaya bisa naik lagi ke liga 1,” tegasnya.
Di liga 2 musim ini, Borneo FC Esports akan menghadapi 17 tim lainnya, termasuk beberapa nama besar seperti Bigetron Youth dan NAVI Youth.
Meski demikian, tim teknis Zidan memastikan bahwa persiapan sudah dilakukan dengan matang.
“Penjaringan pemain sudah dilakukan dua bulan lalu secara daring, jadi persiapannya matang,” ungkap Zidan.
Manajemen berharap dukungan penuh dari masyarakat Samarinda dan Kalimantan Timur (Kaltim) agar tim bisa berjuang maksimal dan kembali mengharumkan nama daerah.
*Berikut adalah daftar 18 tim yang akan bersaing di Liga 2 Esports Mobile Legends:*
Bigetron Youth, Holy Esport, Kings beyond, ASF X VL, Rakuzan Evolve, Team Vagos, Raps Esports, Sanubari Etam Esports, Super Ninety, ANO VL, Shadow Esports, Cosmics Frogs, Team Gryffin, Raja Radiance, HFX Esports, Borneo Fc Esports, Navi Youth dan Lucky Esports.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Tim Borneo FC Esports yang siap tampil di liga 2 nasional. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Borneo FC Esports resmi memperkenalkan skuad baru yang akan berjuang di Liga 2 Esports Nasional 2025.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan jajaran manajemen anyar, tim kebanggaan Samarinda ini menargetkan promosi kembali ke liga 1.
Setelah musim lalu terdegradasi, semangat juang tim berjuluk "Pesut Etam" ini tak padam. Kehadiran manajer baru, Garin Yudha Primaditya diharapkan bisa membawa angin segar dan membangkitkan performa tim.
"Kemarin Borneo juara 2 tingkat nasional. Saat ini saya mengambil alih agar e-sport di Kota Samarinda tetap menyala,” ujar Garin di Training Centre (TC) Borneo FC, Sabtu (20/9/2025).
Tim baru ini diperkuat oleh pemain-pemain potensial seperti Cultizt (Jungler), Ryukenzy (Explaner), Dompess (Roamer), Sunflower (Jungler), Rain (Midlaner) dan Orfevre (Goldlaner).
Mereka akan dilatih oleh Alvin, dengan Garin sebagai manajer, dibantu I Made Suryadana sebagai asisten manajer dan tim teknis yang dipimpin Zidan.
Berbeda dengan liga 1 yang digelar secara luring, kompetisi liga 2 musim ini akan dilangsungkan secara daring. Para pemain akan bertanding dari gaming house yang disiapkan manajemen, baik di Jakarta maupun Surabaya.
"Tantangan pasti ada, misalnya kendala listrik atau teknis. Tapi pemain-pemain kita sudah terbiasa ikut turnamen," jelas Garin.
Musim lalu, Borneo FC Esports harus menelan pil pahit setelah finis di peringkat 16 tanpa meraih satu pun kemenangan di liga 1.
Kegagalan itu menjadi motivasi besar bagi tim untuk bangkit di musim ini. Garin secara tegas menargetkan timnya bisa meraih hasil maksimal.
"Musim lalu kita finis di peringkat 16 tanpa kemenangan. Target sekarang dua besar supaya bisa naik lagi ke liga 1,” tegasnya.
Di liga 2 musim ini, Borneo FC Esports akan menghadapi 17 tim lainnya, termasuk beberapa nama besar seperti Bigetron Youth dan NAVI Youth.
Meski demikian, tim teknis Zidan memastikan bahwa persiapan sudah dilakukan dengan matang.
“Penjaringan pemain sudah dilakukan dua bulan lalu secara daring, jadi persiapannya matang,” ungkap Zidan.
Manajemen berharap dukungan penuh dari masyarakat Samarinda dan Kalimantan Timur (Kaltim) agar tim bisa berjuang maksimal dan kembali mengharumkan nama daerah.
*Berikut adalah daftar 18 tim yang akan bersaing di Liga 2 Esports Mobile Legends:*
Bigetron Youth, Holy Esport, Kings beyond, ASF X VL, Rakuzan Evolve, Team Vagos, Raps Esports, Sanubari Etam Esports, Super Ninety, ANO VL, Shadow Esports, Cosmics Frogs, Team Gryffin, Raja Radiance, HFX Esports, Borneo Fc Esports, Navi Youth dan Lucky Esports.
(Sf/Lo)