Seputar Kaltim

    Siap-siap, Bakal Ada Pelebaran Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati untuk Dukung Operasi Terowongan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    30 Desember 2024 pukul 11:33 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda– Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan rencana pelebaran Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati yang diprediksi mulai berjalan pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mendukung operasional terowongan yang sedang dalam tahap penyelesaian.

    Andi Harun telah meminta camat dan lurah untuk menginventarisasi lahan masyarakat yang kemungkinan terdampak oleh proyek pelebaran tersebut. "Kemungkinan ada tanah masyarakat yang terkena dampak, dan saya memohon kerja sama dari semua pihak. Pemerintah akan membeli lahan sesuai dengan harga standar, tetapi tidak dapat memberikan ganti rugi di atas harga yang telah ditentukan," ujar Andi Harun belum lama ini. 

    Ia turut mengimbau para Ketua RT, lurah, dan camat untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya pelebaran jalan ini bagi kemajuan wilayah. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Selili dan Sungai Kapih.  

    “Jika masyarakat tetap bertahan tanpa mendukung pelebaran jalan, kampung kita tidak akan maju. Mohon bantuannya agar rencana ini berjalan sukses,” katanya.  

    Oran nomor satu di Samarinda itu memaparkan, rencananya, Jalan Sultan Alimuddin akan diubah menjadi dua jalur untuk mendukung kelancaran lalu lintas, sementara Jalan Sejati yang memiliki keterbatasan lahan akan dilebarkan sekitar satu hingga dua meter. "Minimal kita buat lebih luas dan mulus, agar akses lebih nyaman," jelasnya.

    Pelebaran jalan menurutnya dinilai penting untuk mendukung operasional terowongan yang sedang dibangun. "Terowongan nantinya akan bagus, tetapi jika jalannya sempit, manfaatnya tidak maksimal. Pelebaran ini menjadi bagian dari upaya menciptakan infrastruktur yang saling terintegrasi," tambahnya.  

    Andi Harun optimistis bahwa pelebaran jalan ini tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan Selili dan Sungai Kapih. "Dengan jalan yang lebih baik, kawasan ini dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," pungkasnya.  

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Siap-siap, Bakal Ada Pelebaran Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati untuk Dukung Operasi Terowongan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    30 Desember 2024 pukul 11:33 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda– Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan rencana pelebaran Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati yang diprediksi mulai berjalan pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mendukung operasional terowongan yang sedang dalam tahap penyelesaian.

    Andi Harun telah meminta camat dan lurah untuk menginventarisasi lahan masyarakat yang kemungkinan terdampak oleh proyek pelebaran tersebut. "Kemungkinan ada tanah masyarakat yang terkena dampak, dan saya memohon kerja sama dari semua pihak. Pemerintah akan membeli lahan sesuai dengan harga standar, tetapi tidak dapat memberikan ganti rugi di atas harga yang telah ditentukan," ujar Andi Harun belum lama ini. 

    Ia turut mengimbau para Ketua RT, lurah, dan camat untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya pelebaran jalan ini bagi kemajuan wilayah. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Selili dan Sungai Kapih.  

    “Jika masyarakat tetap bertahan tanpa mendukung pelebaran jalan, kampung kita tidak akan maju. Mohon bantuannya agar rencana ini berjalan sukses,” katanya.  

    Oran nomor satu di Samarinda itu memaparkan, rencananya, Jalan Sultan Alimuddin akan diubah menjadi dua jalur untuk mendukung kelancaran lalu lintas, sementara Jalan Sejati yang memiliki keterbatasan lahan akan dilebarkan sekitar satu hingga dua meter. "Minimal kita buat lebih luas dan mulus, agar akses lebih nyaman," jelasnya.

    Pelebaran jalan menurutnya dinilai penting untuk mendukung operasional terowongan yang sedang dibangun. "Terowongan nantinya akan bagus, tetapi jika jalannya sempit, manfaatnya tidak maksimal. Pelebaran ini menjadi bagian dari upaya menciptakan infrastruktur yang saling terintegrasi," tambahnya.  

    Andi Harun optimistis bahwa pelebaran jalan ini tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan Selili dan Sungai Kapih. "Dengan jalan yang lebih baik, kawasan ini dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," pungkasnya.  

    (Sf/Rs)