Cari disini...
Seputar Kaltim
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kutim, Zubair. (Foto-Lisda(Seputarfakta.com)
Sangatta – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua, akan meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dalam waktu dekat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kutim, Zubair, menyebut bahwa kualitas air sudah dinyatakan layak konsumsi dan siap dipasarkan. Langkah ini telah melalui proses panjang, mulai dari pengurusan perizinan hingga pengujian kualitas air.
"Alhamdulillah, air yang akan digunakan sudah sangat layak untuk dibuat AMDK. Kita tinggal launching saja," ujar Zubair.
Desain kemasan air mineral juga dirancang menarik dan bervariasi mulai dari botol plastik, gelas, hingga botol kaca. Zubair menekankan bahwa desain yang unik menjadi daya tarik utama di pasar.
Produksi AMDK ini diyakini tidak hanya mendongkrak PAD, tetapi juga membawa dampak positif terhadap kesejahteraan pegawai teknis Perumdam Kutim. Kenaikan gaji pun telah disetujui oleh Bupati sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka.
Ide ini berawal dari diskusi internal yang kemudian dikembangkan menjadi rencana nyata, didukung oleh kesiapan SDM dan modal yang dimiliki Perumdam Kutim. Zubair mengatakan, studi banding ke sejumlah daerah di Jawa juga telah dilakukan untuk memperkuat perencanaan.
"Kalau niatnya baik, insyaallah dimudahkan. Kami juga sudah studi banding ke daerah lain di Jawa yang sudah lebih dulu memproduksi AMDK," tuturnya.
Peluncuran resmi produk AMDK ini akan dilakukan pada akhir April atau awal Mei 2025. Pemerintah berharap masyarakat turut memberikan doa dan dukungan agar proses ini berjalan lancar.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kutim, Zubair. (Foto-Lisda(Seputarfakta.com)
Sangatta – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua, akan meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dalam waktu dekat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kutim, Zubair, menyebut bahwa kualitas air sudah dinyatakan layak konsumsi dan siap dipasarkan. Langkah ini telah melalui proses panjang, mulai dari pengurusan perizinan hingga pengujian kualitas air.
"Alhamdulillah, air yang akan digunakan sudah sangat layak untuk dibuat AMDK. Kita tinggal launching saja," ujar Zubair.
Desain kemasan air mineral juga dirancang menarik dan bervariasi mulai dari botol plastik, gelas, hingga botol kaca. Zubair menekankan bahwa desain yang unik menjadi daya tarik utama di pasar.
Produksi AMDK ini diyakini tidak hanya mendongkrak PAD, tetapi juga membawa dampak positif terhadap kesejahteraan pegawai teknis Perumdam Kutim. Kenaikan gaji pun telah disetujui oleh Bupati sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi mereka.
Ide ini berawal dari diskusi internal yang kemudian dikembangkan menjadi rencana nyata, didukung oleh kesiapan SDM dan modal yang dimiliki Perumdam Kutim. Zubair mengatakan, studi banding ke sejumlah daerah di Jawa juga telah dilakukan untuk memperkuat perencanaan.
"Kalau niatnya baik, insyaallah dimudahkan. Kami juga sudah studi banding ke daerah lain di Jawa yang sudah lebih dulu memproduksi AMDK," tuturnya.
Peluncuran resmi produk AMDK ini akan dilakukan pada akhir April atau awal Mei 2025. Pemerintah berharap masyarakat turut memberikan doa dan dukungan agar proses ini berjalan lancar.
(Sf/Rs)