Cari disini...
Seputar Kaltim
Kebakaran di Desa Muara Kaman hulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Hanguskan 18 rumah warga. (Foto:Istimewa).
Tenggarong - Sebanyak 18 rumah di Desa Muara Kaman Hulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diamuk Si Jago Merah, Rabu (6/9/23) sore tadi.
Ketua RT 7 Desa Muara Kaman Ulu, Syahrial mengatakan api pertama kali terlihat dari arah belakang rumah milik Heni.
Api kemudian menjalar ke arah depan rumah dan mengarah ke samping kanan, sehingga membakar rumah warga lainnya.
"Kondisi angin cukup kencang, sehingga membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan rumah kayu lainnya," kata Syahrial.
Kata dia, api menghanguskan 18 rumah warga, lima bangunan sarang burung walet dan satu unit Mobil dan empat unit sepeda motor.
"Ada 21 Kepala Keluarga (KK) atau 79 jiwa kehilangan tempat tinggal dan untungnya dalam kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ungkapnya.
Dalam pemadaman, lanjut Syahrial, pihaknya dibantu satu unit Mobil Damkar Desa Muara Kaman Ulu, 40 unit mesin alkon milik Desa Muara Kaman Ulu, Desa Muara Kaman Ilir dan Desa Benua Puhun dan tiga Kapal Tagboat.
Diduga penyebab kebakaran tersebut akibat arus pendek atau korsleting listrik dengan kerugian ditaksir mencapai Rp4 Miliar.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kebakaran di Desa Muara Kaman hulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Hanguskan 18 rumah warga. (Foto:Istimewa).
Tenggarong - Sebanyak 18 rumah di Desa Muara Kaman Hulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diamuk Si Jago Merah, Rabu (6/9/23) sore tadi.
Ketua RT 7 Desa Muara Kaman Ulu, Syahrial mengatakan api pertama kali terlihat dari arah belakang rumah milik Heni.
Api kemudian menjalar ke arah depan rumah dan mengarah ke samping kanan, sehingga membakar rumah warga lainnya.
"Kondisi angin cukup kencang, sehingga membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan rumah kayu lainnya," kata Syahrial.
Kata dia, api menghanguskan 18 rumah warga, lima bangunan sarang burung walet dan satu unit Mobil dan empat unit sepeda motor.
"Ada 21 Kepala Keluarga (KK) atau 79 jiwa kehilangan tempat tinggal dan untungnya dalam kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ungkapnya.
Dalam pemadaman, lanjut Syahrial, pihaknya dibantu satu unit Mobil Damkar Desa Muara Kaman Ulu, 40 unit mesin alkon milik Desa Muara Kaman Ulu, Desa Muara Kaman Ilir dan Desa Benua Puhun dan tiga Kapal Tagboat.
Diduga penyebab kebakaran tersebut akibat arus pendek atau korsleting listrik dengan kerugian ditaksir mencapai Rp4 Miliar.
(Sf/By)