Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan, Ahmad Muzakkir. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Calon Petani dan Calon Lahan Perkebunan (Si Calo Kebun) sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat di sektor perkebunan.
Kepala Disbun Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengatakan bahwa aplikasi Si Calo Kebun dapat mempermudah masyarakat yang ingin berkebun, asalkan memiliki koperasi atau kelompok tani (poktan).
"Karena saat ini bertani itu lebih mudah dalam berkebun," kata Muzakkir, Jumat (26/1/2024).
Menurutnya, Disbun Kaltim dapat memberikan bantuan berupa bibit, benih, pupuk, herbisida, dan peralatan kepada pekebun yang memiliki lahan dengan legalitas dan kelompok yang jelas.
"Lahan dan kelompoknya harus diverifikasi terlebih dahulu, kemudian baru bisa dibantu," jelasnya.
Muzakkir menambahkan, aplikasi Si Calo Kebun adalah bentuk akselerasi Disbun Kaltim dalam memfasilitasi pekebun milenial yang membutuhkan bantuan.
"Namun, bantuan ini masih terbatas pada tujuh komoditas unggulan, yaitu karet, kelapa dalam, kelapa sawit, kakao, lada, kopi, nilam, pala, dan kemiri," ujarnya.
Ia mengatakan, Si Calo Kebun hanya berfokus pada pemberian bantuan, dan tergantung pada ketersediaan anggaran Disbun Kaltim.
"Mereka yang ingin mendapatkan bantuan harus memenuhi syarat yang ditetapkan. Jika tahun lalu ada yang sudah memenuhi syarat tapi belum dibantu, maka akan diprioritaskan tahun ini," terangnya.
Muzakkir mengaku, meskipun ada komoditas lain selain tujuh komoditas unggulan, namun peminat pekebun di Kaltim masih banyak yang tertarik pada tujuh komoditas tersebut.
"Disbun Kaltim terus berupaya menyiapkan anggaran baik di APBD Murni maupun APBD Perubahan untuk mendukung bantuan-bantuan yang diberikan," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Perkebunan, Ahmad Muzakkir. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Calon Petani dan Calon Lahan Perkebunan (Si Calo Kebun) sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat di sektor perkebunan.
Kepala Disbun Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengatakan bahwa aplikasi Si Calo Kebun dapat mempermudah masyarakat yang ingin berkebun, asalkan memiliki koperasi atau kelompok tani (poktan).
"Karena saat ini bertani itu lebih mudah dalam berkebun," kata Muzakkir, Jumat (26/1/2024).
Menurutnya, Disbun Kaltim dapat memberikan bantuan berupa bibit, benih, pupuk, herbisida, dan peralatan kepada pekebun yang memiliki lahan dengan legalitas dan kelompok yang jelas.
"Lahan dan kelompoknya harus diverifikasi terlebih dahulu, kemudian baru bisa dibantu," jelasnya.
Muzakkir menambahkan, aplikasi Si Calo Kebun adalah bentuk akselerasi Disbun Kaltim dalam memfasilitasi pekebun milenial yang membutuhkan bantuan.
"Namun, bantuan ini masih terbatas pada tujuh komoditas unggulan, yaitu karet, kelapa dalam, kelapa sawit, kakao, lada, kopi, nilam, pala, dan kemiri," ujarnya.
Ia mengatakan, Si Calo Kebun hanya berfokus pada pemberian bantuan, dan tergantung pada ketersediaan anggaran Disbun Kaltim.
"Mereka yang ingin mendapatkan bantuan harus memenuhi syarat yang ditetapkan. Jika tahun lalu ada yang sudah memenuhi syarat tapi belum dibantu, maka akan diprioritaskan tahun ini," terangnya.
Muzakkir mengaku, meskipun ada komoditas lain selain tujuh komoditas unggulan, namun peminat pekebun di Kaltim masih banyak yang tertarik pada tujuh komoditas tersebut.
"Disbun Kaltim terus berupaya menyiapkan anggaran baik di APBD Murni maupun APBD Perubahan untuk mendukung bantuan-bantuan yang diberikan," pungkasnya.
(Sf/Rs)