Cari disini...
Seputar Kaltim
Bakal Calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Bakal Calon Wakil Gubernur yang telah resmi mendaftar ke KPU, Hadi Mulyadi dan Seno Aji telah bertemu dalam satu ruang dialog tentang kebudayaan hari ini di Universitas Mulawarman (Unmul), Kamis (5/9/2024).
Kedua tokoh tersebut tampak mesra saat di panggung, saling melempar ucapan sambutan dengan kata sahabat. Sebelum bersaing dalam kontestasi ini, keduanya berada di posisi yang sama, yakni di pemerintahan daerah Kaltim, Hadi menjadi Wakil Gubernur mewakili eksekutif dan Seno menjadi Wakil Ketua DPRD Kaltim untuk legislatif.
Hadi Mulyadi menyebut bahwa suasana yang adem saat dipanggung tersebut dipengaruhi tiga hal.
"Itu artinya pertama tidak ada masalah saya dengan beliau secara pribadi, yang kedua siapa pun terpilih kita hormati, dan ketiga berdemokrasi secara bermartabat, tidak melakukan hal yang curang, masyarakat yang memilih dengan hati nurani," papar Hadi.
Dengan hal ini, Hadi tidak menginginkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kaltim ini diwarnai dengan keributan, ia menginginkan persaingan itu nyata dari sebuah keharmonisan.
"Demokratis itu tidak hadir dengan keributan, kan di negara-negara maju tidak ribut-ribut," ungkapnya.
Sebelumnya, dalam dialog kebudayaan, Hadi juga memaparkan untuk saling menjaga kerukunan.
"Kita akan terus mempertahankan ini, seperti kerukunan, keharmoninas, dan gotong royong, itu budaya adat kami," tuturnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bakal Calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Bakal Calon Wakil Gubernur yang telah resmi mendaftar ke KPU, Hadi Mulyadi dan Seno Aji telah bertemu dalam satu ruang dialog tentang kebudayaan hari ini di Universitas Mulawarman (Unmul), Kamis (5/9/2024).
Kedua tokoh tersebut tampak mesra saat di panggung, saling melempar ucapan sambutan dengan kata sahabat. Sebelum bersaing dalam kontestasi ini, keduanya berada di posisi yang sama, yakni di pemerintahan daerah Kaltim, Hadi menjadi Wakil Gubernur mewakili eksekutif dan Seno menjadi Wakil Ketua DPRD Kaltim untuk legislatif.
Hadi Mulyadi menyebut bahwa suasana yang adem saat dipanggung tersebut dipengaruhi tiga hal.
"Itu artinya pertama tidak ada masalah saya dengan beliau secara pribadi, yang kedua siapa pun terpilih kita hormati, dan ketiga berdemokrasi secara bermartabat, tidak melakukan hal yang curang, masyarakat yang memilih dengan hati nurani," papar Hadi.
Dengan hal ini, Hadi tidak menginginkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kaltim ini diwarnai dengan keributan, ia menginginkan persaingan itu nyata dari sebuah keharmonisan.
"Demokratis itu tidak hadir dengan keributan, kan di negara-negara maju tidak ribut-ribut," ungkapnya.
Sebelumnya, dalam dialog kebudayaan, Hadi juga memaparkan untuk saling menjaga kerukunan.
"Kita akan terus mempertahankan ini, seperti kerukunan, keharmoninas, dan gotong royong, itu budaya adat kami," tuturnya.
(Sf/Rs)