Seputar Kaltim

    Serba-serbi Persiapan Pemkot Jelang Nataru

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    22 Desember 2023 pukul 19:26 WITA

    Pos Pelayanan Hari Natal dan Tahun Baru 2024 yang menjadi langkah pemerintah kota Samarinda menjaga kondusifitas kota. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah melakukan sejumlah persiapan menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru) di akhir 2023 ini, dari keamanan, kebencanaan, lalu lintas hingga pengendalian harga bahan pokok dan bahan penting (Bapokting).

    Adapun untuk pengendalian keamanan dan kebencanaan Wali Kota Samarinda, Andi Harun telah memberikan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) kepada relawan yang bertugas di Kota Tepian. Antisipasi dan pencegahan bencana alam maupun non alam yang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Samarinda, terutama saat musim hujan yang sedang berlangsung pada Desember 2023 ini.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan bahwa bantuan sarpras yang diberikan kepada relawan merupakan bentuk kesiapsiagaan bencana, agar perayaan nataru dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. "Kita berharap kita bisa melewati masa perayaan natal 2023 dan tahun baru 2024 dalam keadaan aman, kondusif, serta sigap dan siaga terhadap kemungkinan potensi bencana alam maupun non alam," ujarnya.

    Bantuan sarpras yang diberikan oleh Pemkot Samarinda meliputi 206 bantuan berupa logistik penanggulangan bencana dan 1.003 bantuan berupa peralatan penanggulangan bencana.

    Sedangkan untuk lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda telah melakukan sejumlah persiapan posko keamanan lalu lintas, yang biasa dibuka menjelang Nataru. Hal ini langsung diungkapkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan dan Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani.

    "Nataru ini kami sudah persiapkan ratusan personil yang disebar di segala titik, apalagi saat tahun baru, ada empat titik penting nantinya yang perlu dijaga oleh banyak personil," beber Didi beberapa waktu lalu.

    Persiapan lainnya yakni pendirian Posko Nataru bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda dan Palang merah Indonesia (PMI) yang sudah mulai dibuka di Jalan Gadjah Mada, Posko tersebut nantinya akan difungsikan sebagai tempat pengaduan dan pusat laporan Nataru.

    "Kamu sudah mulai dirikan, nantinya kami juga melakukan operasi bersama Polres jelang Nataru ini, dan terpusat di Posko," katanya.

    Sementara itu untuk pengendalian Bapokting, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda sudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa pasar. Hasil pemantauan tersebut, tidak ada kenaikan harga yang signifikan, kecuali cabai, tomat dan bawang. 

    "Setiap pasar memiliki harga yang bervariatif, ada yang murah dan ada juga yang mahal, namun masih terjangkau, ada beberapa faktor yang mempengaruhi itu, terutama karena cuaca yang saat ini udah tidak semakin baik," papar Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy di Samarinda, (22/12/2023).

    Lebih lanjut, Disdag Kota Samarinda menghimbau kepada masyarakay agar tetap bijak dalam membeli bahan pokok sesuai dengan kebutuhan yang ada dan tidak perlu panic buying. Sebab, Disdag memastikan seluruh harga Bapokting dipasar aman terkendali.

    “Sampai saat ini semua ketersediaan bahan pokok di pasaran aman terkendali hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Serba-serbi Persiapan Pemkot Jelang Nataru

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    22 Desember 2023 pukul 19:26 WITA

    Pos Pelayanan Hari Natal dan Tahun Baru 2024 yang menjadi langkah pemerintah kota Samarinda menjaga kondusifitas kota. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah melakukan sejumlah persiapan menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru) di akhir 2023 ini, dari keamanan, kebencanaan, lalu lintas hingga pengendalian harga bahan pokok dan bahan penting (Bapokting).

    Adapun untuk pengendalian keamanan dan kebencanaan Wali Kota Samarinda, Andi Harun telah memberikan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) kepada relawan yang bertugas di Kota Tepian. Antisipasi dan pencegahan bencana alam maupun non alam yang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Samarinda, terutama saat musim hujan yang sedang berlangsung pada Desember 2023 ini.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan bahwa bantuan sarpras yang diberikan kepada relawan merupakan bentuk kesiapsiagaan bencana, agar perayaan nataru dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. "Kita berharap kita bisa melewati masa perayaan natal 2023 dan tahun baru 2024 dalam keadaan aman, kondusif, serta sigap dan siaga terhadap kemungkinan potensi bencana alam maupun non alam," ujarnya.

    Bantuan sarpras yang diberikan oleh Pemkot Samarinda meliputi 206 bantuan berupa logistik penanggulangan bencana dan 1.003 bantuan berupa peralatan penanggulangan bencana.

    Sedangkan untuk lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda telah melakukan sejumlah persiapan posko keamanan lalu lintas, yang biasa dibuka menjelang Nataru. Hal ini langsung diungkapkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan dan Jalan Dishub Samarinda, Didi Zulyani.

    "Nataru ini kami sudah persiapkan ratusan personil yang disebar di segala titik, apalagi saat tahun baru, ada empat titik penting nantinya yang perlu dijaga oleh banyak personil," beber Didi beberapa waktu lalu.

    Persiapan lainnya yakni pendirian Posko Nataru bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda dan Palang merah Indonesia (PMI) yang sudah mulai dibuka di Jalan Gadjah Mada, Posko tersebut nantinya akan difungsikan sebagai tempat pengaduan dan pusat laporan Nataru.

    "Kamu sudah mulai dirikan, nantinya kami juga melakukan operasi bersama Polres jelang Nataru ini, dan terpusat di Posko," katanya.

    Sementara itu untuk pengendalian Bapokting, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda sudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa pasar. Hasil pemantauan tersebut, tidak ada kenaikan harga yang signifikan, kecuali cabai, tomat dan bawang. 

    "Setiap pasar memiliki harga yang bervariatif, ada yang murah dan ada juga yang mahal, namun masih terjangkau, ada beberapa faktor yang mempengaruhi itu, terutama karena cuaca yang saat ini udah tidak semakin baik," papar Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy di Samarinda, (22/12/2023).

    Lebih lanjut, Disdag Kota Samarinda menghimbau kepada masyarakay agar tetap bijak dalam membeli bahan pokok sesuai dengan kebutuhan yang ada dan tidak perlu panic buying. Sebab, Disdag memastikan seluruh harga Bapokting dipasar aman terkendali.

    “Sampai saat ini semua ketersediaan bahan pokok di pasaran aman terkendali hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)