Seputar Kaltim

    Serangan Buaya Meningkat, Bupati Paser Tekankan Upaya Pencegahan di Titik-Titik Rawan

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    17 Maret 2026 pukul 13:18 WITA

    Proses pencarian salah satu korban diserang buaya di Kecamatan Batu Engau (Foto: BPBD Paser)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memberikan perhatian khusus terhadap serangan buaya yang dilaporkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

    Berkaitan dengan itu, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli memberikan instruksi kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap khususnya di titik rawan kemunculan buaya.

    "Langkah preventif harus segera diambil agar dapat mencegah jatuhnya korban berikutnya di lapangan," kata Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli (17/3/2026).

    Keselamatan masyarakat menjadi titik fokus bagi pihaknya mengingat wilayah perairan khususnya sungai menjadi bagian penting bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Paser.

    Data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser tercatat dalam kurun waktu 2024-2025 akhir ada lima warga yang menjadi korban serangan predator tersebut di lima desa yang berbeda.

    Hal itu mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan mitigasi dan menginstruksikan pemasangan papan peringatan di lokasi yang pernah terjadi insiden penyerangan buaya terhadap warga di Kabupaten Paser.

    Sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan kerawanan kemunculan buaya dan waktu-waktu yang dianggap beresiko juga tidak luput dari upaya pencegahan yang diinstruksikan oleh Pemda.

    "Warga juga perlu mengetahui pola kemunculan buaya serta waktu-waktu yang beresiko terhadap serangan buaya," tambahnya.

    Pihaknya mengimbau jika melihat kemunculan buaya di sekitar permukiman mereka untuk melaporkan kepada ketua RT, Kepala Desa atau melalui layanan darurat Paser Siaga Call Center 112.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Serangan Buaya Meningkat, Bupati Paser Tekankan Upaya Pencegahan di Titik-Titik Rawan

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    17 Maret 2026 pukul 13:18 WITA

    Proses pencarian salah satu korban diserang buaya di Kecamatan Batu Engau (Foto: BPBD Paser)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memberikan perhatian khusus terhadap serangan buaya yang dilaporkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

    Berkaitan dengan itu, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli memberikan instruksi kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap khususnya di titik rawan kemunculan buaya.

    "Langkah preventif harus segera diambil agar dapat mencegah jatuhnya korban berikutnya di lapangan," kata Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli (17/3/2026).

    Keselamatan masyarakat menjadi titik fokus bagi pihaknya mengingat wilayah perairan khususnya sungai menjadi bagian penting bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Paser.

    Data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser tercatat dalam kurun waktu 2024-2025 akhir ada lima warga yang menjadi korban serangan predator tersebut di lima desa yang berbeda.

    Hal itu mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan mitigasi dan menginstruksikan pemasangan papan peringatan di lokasi yang pernah terjadi insiden penyerangan buaya terhadap warga di Kabupaten Paser.

    Sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan kerawanan kemunculan buaya dan waktu-waktu yang dianggap beresiko juga tidak luput dari upaya pencegahan yang diinstruksikan oleh Pemda.

    "Warga juga perlu mengetahui pola kemunculan buaya serta waktu-waktu yang beresiko terhadap serangan buaya," tambahnya.

    Pihaknya mengimbau jika melihat kemunculan buaya di sekitar permukiman mereka untuk melaporkan kepada ketua RT, Kepala Desa atau melalui layanan darurat Paser Siaga Call Center 112.

    (Sf/Rs)