Cari disini...
Seputar Kaltim
Press Release terkait data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024, di Ruang Command Center Polres Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Polres Berau mencatat sepanjang 2024, jumlah kejahatan naik sebanyak 15 persen dibanding tahun 2023. Hal ini, disampaikan dalam Press Release data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024, di Ruang Command Center Polres Berau, Selasa, (31/12/2024).
Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar mengatakan tujuan dari kegiatan release akhir tahun ini, adalah untuk merefleksi apa yang telah dilakukan di tahun 2024, untuk di tingkatkan pada tahun depan, terutama dalam hal keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat, di Kabupaten Berau.
Sementara itu, ia menyampaikan untuk perbandingan gangguan Kamtibmas 2023 dan 2024, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan jajaran Polsek mencatat jumlah kejahatan pada tahun 2023 sebanyak 273 kasus, sedangkan tahun 2024 sebanyak 314 kasus, atau naik 15,1 persen tingkat kejahatan
"Kemudian Sat Narkoba dan jajaran polsek 2023 mencatat total 88 kasus dan kasus selesai 88 kasus artinya 100 persen, penyelesaiannya, sedangkan 2024 sebanyak 119 kasus dan kasus selesai 72 kasus ada 60 persen penyelesaian perkara sat narkoba beserta jajaran," ujar Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar.
Sedangkan, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) juga menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian kasus. Tahun 2023 terdapat tiga kasus dengan dua kasus terselesaikan, 66 persen. Pada tahun 2024, dari lima kasus yang ditangani, empat di antaranya berhasil diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 80 persen.
"Total keseluruhan kejahatan di tahun 2023 sebanyak 364 kasus dengan kasus selesai 331 kasus. Berbanding dengan 2024 total keseluruhan kasus 438 dengan kasus selesai 360 dengan penyelesaian kasus sekitar 82 persen," ungkapnya.
Data lakalantas tahun 2023 itu ada terjadi 24 kasus dan tahun 2024 itu terjadi 33 kasus dengan total jumlah lakalantas antara 2023 dan 2024 itu ada 57 kejadian. Dengan rincian meninggal dunia 11 orang, luka berat 21 orang, luka ringan 9 orang.
“Pelanggaran lalu lintas juga melonjak dari 200 pelanggaran pada 2023 menjadi 994 pelanggaran di tahun 2024. Dengan peningkatan 2023 tilang 200, non tilangnya ada 1.820. Kemudian 2024 ada 994 tilang dan non tilang 1.835,"
Menurutnya, dari analisa yang dilakukan kasus laka lantas ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni kurangnya rambu-rambu lalu lintas di lokasi yang sering terjadi nya laka lantas, minimnya lampu penerangan jalan serta faktor Human Error dan kondisi serta kelengkapan laik jalan kendaraan, Untuk itu Polres Berau khusus nya Satlantas Polres Berau akan berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Berau dan instansi terkait lainnya.
Ia mengatakan, penanganan kasus narkoba menjadi salah satu keberhasilan utama yang disoroti.
"Dari total 121 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2024, sebanyak 149 tersangka berhasil diamankan dengan barang bukti yang signifikan," ungkapnya.
AKBP Khairul mengatakan, rilis ini sebagai wujud transparansi agar disampaikan ke masyarakat. Ia berharap, pada tahun 2025 nanti, situasi kamtibmas di Kabupaten Berau bisa semakin kondusif.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Press Release terkait data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024, di Ruang Command Center Polres Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Polres Berau mencatat sepanjang 2024, jumlah kejahatan naik sebanyak 15 persen dibanding tahun 2023. Hal ini, disampaikan dalam Press Release data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024, di Ruang Command Center Polres Berau, Selasa, (31/12/2024).
Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar mengatakan tujuan dari kegiatan release akhir tahun ini, adalah untuk merefleksi apa yang telah dilakukan di tahun 2024, untuk di tingkatkan pada tahun depan, terutama dalam hal keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat, di Kabupaten Berau.
Sementara itu, ia menyampaikan untuk perbandingan gangguan Kamtibmas 2023 dan 2024, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan jajaran Polsek mencatat jumlah kejahatan pada tahun 2023 sebanyak 273 kasus, sedangkan tahun 2024 sebanyak 314 kasus, atau naik 15,1 persen tingkat kejahatan
"Kemudian Sat Narkoba dan jajaran polsek 2023 mencatat total 88 kasus dan kasus selesai 88 kasus artinya 100 persen, penyelesaiannya, sedangkan 2024 sebanyak 119 kasus dan kasus selesai 72 kasus ada 60 persen penyelesaian perkara sat narkoba beserta jajaran," ujar Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar.
Sedangkan, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) juga menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian kasus. Tahun 2023 terdapat tiga kasus dengan dua kasus terselesaikan, 66 persen. Pada tahun 2024, dari lima kasus yang ditangani, empat di antaranya berhasil diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 80 persen.
"Total keseluruhan kejahatan di tahun 2023 sebanyak 364 kasus dengan kasus selesai 331 kasus. Berbanding dengan 2024 total keseluruhan kasus 438 dengan kasus selesai 360 dengan penyelesaian kasus sekitar 82 persen," ungkapnya.
Data lakalantas tahun 2023 itu ada terjadi 24 kasus dan tahun 2024 itu terjadi 33 kasus dengan total jumlah lakalantas antara 2023 dan 2024 itu ada 57 kejadian. Dengan rincian meninggal dunia 11 orang, luka berat 21 orang, luka ringan 9 orang.
“Pelanggaran lalu lintas juga melonjak dari 200 pelanggaran pada 2023 menjadi 994 pelanggaran di tahun 2024. Dengan peningkatan 2023 tilang 200, non tilangnya ada 1.820. Kemudian 2024 ada 994 tilang dan non tilang 1.835,"
Menurutnya, dari analisa yang dilakukan kasus laka lantas ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni kurangnya rambu-rambu lalu lintas di lokasi yang sering terjadi nya laka lantas, minimnya lampu penerangan jalan serta faktor Human Error dan kondisi serta kelengkapan laik jalan kendaraan, Untuk itu Polres Berau khusus nya Satlantas Polres Berau akan berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Berau dan instansi terkait lainnya.
Ia mengatakan, penanganan kasus narkoba menjadi salah satu keberhasilan utama yang disoroti.
"Dari total 121 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2024, sebanyak 149 tersangka berhasil diamankan dengan barang bukti yang signifikan," ungkapnya.
AKBP Khairul mengatakan, rilis ini sebagai wujud transparansi agar disampaikan ke masyarakat. Ia berharap, pada tahun 2025 nanti, situasi kamtibmas di Kabupaten Berau bisa semakin kondusif.
(Sf/Rs)