Seputar Kaltim

    Seorang ABK di Anggana Tewas Kesetrum Listrik dan Tercebur ke Sungai saat Mengelas Kapal Tongkang

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    17 Februari 2025 pukul 09:20 WITA

    Evakuasi korban tewas akibat kesetrum di Kecamatan Anggana. (Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tongkang Bara laut PT Karya Pasifik Tekhnik Shipyard (KPTS) berinisial Y meninggal dunia setelah kesetrum listrik saat hendak mengelas kapal tongkang yang sedang sandar di perairan Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Minggu (16/2/2025).

    Nahasnya lagi, Y sempat tercebur ke sungai dan tenggelam pada saat tubuh sudah lemah dan tidak berdaya.

    Saksi yang merupakan rekan kerja Y, Ahmadi menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada saat Y bersama dengan ABK lain berinisial A, sedang melakukan pekerjaan pengelasan kapal tongkang barat laut 2705 yang sedang tambat di pelabuhan PT KPTS.

    Kemudian, pada pukul 18.45 WITA, saksi melihat Y telah terduduk kaku di pinggir kapal tongkang dengan posisi kabel listrik yang menempel di badan. 

    "Saya panik langsung berusaha bantu dia untuk lepas dari kabel listrik yang nempel di badan itu, tapi tak sempat menyelamatkan, dia terjatuh ke sungai, saya langsung terjun untuk bantu dan menyelamatkan tapi tidak berhasil," ujar Ahmadi. 

    Sudah melakukan berbagai cara untuk membatu dan tak mendapatkan hasil, Ahmadi lalu meminta bantuan kepada karyawan sekitar dan sempat dilakukan pencarian di dalam air.

    Pria malang itu, akhirnya ditemukan di bawah tongkang Bara laut sekira pukul 20.00 WITA dalam keadaan tak bernyawa. Sementara, warga dibantu oleh Damkarmatan Pos Kecamatan Anggana untuk melakukan pencarian.

    Diketahui, pada saat kejadian Y tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, safety jacket dan lainnya. "Saat ini sudah dievakuasi dan akan diserahkan ke keluarga," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Seorang ABK di Anggana Tewas Kesetrum Listrik dan Tercebur ke Sungai saat Mengelas Kapal Tongkang

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    17 Februari 2025 pukul 09:20 WITA

    Evakuasi korban tewas akibat kesetrum di Kecamatan Anggana. (Tangkapan Layar)

    Tenggarong - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tongkang Bara laut PT Karya Pasifik Tekhnik Shipyard (KPTS) berinisial Y meninggal dunia setelah kesetrum listrik saat hendak mengelas kapal tongkang yang sedang sandar di perairan Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Minggu (16/2/2025).

    Nahasnya lagi, Y sempat tercebur ke sungai dan tenggelam pada saat tubuh sudah lemah dan tidak berdaya.

    Saksi yang merupakan rekan kerja Y, Ahmadi menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada saat Y bersama dengan ABK lain berinisial A, sedang melakukan pekerjaan pengelasan kapal tongkang barat laut 2705 yang sedang tambat di pelabuhan PT KPTS.

    Kemudian, pada pukul 18.45 WITA, saksi melihat Y telah terduduk kaku di pinggir kapal tongkang dengan posisi kabel listrik yang menempel di badan. 

    "Saya panik langsung berusaha bantu dia untuk lepas dari kabel listrik yang nempel di badan itu, tapi tak sempat menyelamatkan, dia terjatuh ke sungai, saya langsung terjun untuk bantu dan menyelamatkan tapi tidak berhasil," ujar Ahmadi. 

    Sudah melakukan berbagai cara untuk membatu dan tak mendapatkan hasil, Ahmadi lalu meminta bantuan kepada karyawan sekitar dan sempat dilakukan pencarian di dalam air.

    Pria malang itu, akhirnya ditemukan di bawah tongkang Bara laut sekira pukul 20.00 WITA dalam keadaan tak bernyawa. Sementara, warga dibantu oleh Damkarmatan Pos Kecamatan Anggana untuk melakukan pencarian.

    Diketahui, pada saat kejadian Y tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, safety jacket dan lainnya. "Saat ini sudah dievakuasi dan akan diserahkan ke keluarga," tutupnya.

    (Sf/Rs)