Seputar Kaltim

    Seno Aji Minta Kuota BBM Kaltim Dipenuhi, Sudah Koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Oktober 2026 pukul 19:56 WITA

    Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji sebut permasalahan Karhutla, BBM dan listrik jadi pembahasan. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim menggelar rapat koordinasi di Aula Makodam VI/Mulawarman, Rabu (7/10/2026). Pertemuan yang dihadiri Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji ini berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta jaminan pasokan energi daerah.

    Usai rapat, Seno Aji mengatakan penanganan karhutla di Kaltim saat ini berjalan sesuai dengan rencana. Menurutnya, Satgas Terpadu, TNI-Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah bekerja secara maksimal dalam menangani karhutla.

    “Kalau untuk karhutla kami sudah on track. Artinya, Satgas Terpadu, TNI-Polri, BPBD sudah bekerja maksimal dan alhamdulillah sudah ter-cover dengan baik,” kata Seno saat ditemui awak media.

    Selain penanganan karhutla, rapat juga membahas persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kaltim. Ia mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan Pertamina Patra Niaga terkait pemenuhan kuota BBM.

    “Kami minta kuota itu harus dipenuhi, karena pada 2024-2025 selalu tidak terpenuhi kuotanya,” ujar Wagub.

    Untuk 2026, Pemerintah Provinsi Kaltim meminta kuota BBM yang telah disepakati dapat dipenuhi. Pemprov Kaltim juga akan mengevaluasi kebutuhan setelah melihat realisasi pemenuhan kuota tersebut.

    Seno menjelaskan, usulan kebutuhan BBM Kaltim mencapai 1 juta liter. Namun, kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) hanya 500 ribu liter.

    “Artinya ada 50 persen yang masih menggantung. Nah, kami akan menyampaikan itu ke BPH Migas ke depan,” terangnya.

    Selain BBM, persoalan kelistrikan juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Wagub menyebut, sebelumnya sempat terjadi pemadaman listrik bergilir hingga lima jam setiap tiga hari sekali.

    Kata dia, pihak PLN menyampaikan bahwa kondisi pasokan listrik saat ini mulai terpenuhi. Pemerintah daerah juga berharap dapat ikut menjadi pemasok listrik bagi PLN, sehingga kebutuhan listrik di Kaltim dapat terpenuhi secara menyeluruh.

    “Kami ingin Kaltim benar-benar terpenuhi 100 persen kebutuhan listriknya. Tidak lagi biarpet,” harapannya.

    Seno menilai Kaltim memiliki sumber daya energi yang besar, termasuk batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Selain itu, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) juga akan hadir di Kaltim.

    Karena itu, ia menegaskan masyarakat Kaltim harus dapat menikmati ketersediaan listrik secara optimal.

    “Kami ingin semua masyarakat Kaltim, dari hulu sampai hilir, semua menikmati listrik dengan baik,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Seno Aji Minta Kuota BBM Kaltim Dipenuhi, Sudah Koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Oktober 2026 pukul 19:56 WITA

    Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji sebut permasalahan Karhutla, BBM dan listrik jadi pembahasan. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim menggelar rapat koordinasi di Aula Makodam VI/Mulawarman, Rabu (7/10/2026). Pertemuan yang dihadiri Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji ini berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta jaminan pasokan energi daerah.

    Usai rapat, Seno Aji mengatakan penanganan karhutla di Kaltim saat ini berjalan sesuai dengan rencana. Menurutnya, Satgas Terpadu, TNI-Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah bekerja secara maksimal dalam menangani karhutla.

    “Kalau untuk karhutla kami sudah on track. Artinya, Satgas Terpadu, TNI-Polri, BPBD sudah bekerja maksimal dan alhamdulillah sudah ter-cover dengan baik,” kata Seno saat ditemui awak media.

    Selain penanganan karhutla, rapat juga membahas persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kaltim. Ia mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan Pertamina Patra Niaga terkait pemenuhan kuota BBM.

    “Kami minta kuota itu harus dipenuhi, karena pada 2024-2025 selalu tidak terpenuhi kuotanya,” ujar Wagub.

    Untuk 2026, Pemerintah Provinsi Kaltim meminta kuota BBM yang telah disepakati dapat dipenuhi. Pemprov Kaltim juga akan mengevaluasi kebutuhan setelah melihat realisasi pemenuhan kuota tersebut.

    Seno menjelaskan, usulan kebutuhan BBM Kaltim mencapai 1 juta liter. Namun, kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) hanya 500 ribu liter.

    “Artinya ada 50 persen yang masih menggantung. Nah, kami akan menyampaikan itu ke BPH Migas ke depan,” terangnya.

    Selain BBM, persoalan kelistrikan juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Wagub menyebut, sebelumnya sempat terjadi pemadaman listrik bergilir hingga lima jam setiap tiga hari sekali.

    Kata dia, pihak PLN menyampaikan bahwa kondisi pasokan listrik saat ini mulai terpenuhi. Pemerintah daerah juga berharap dapat ikut menjadi pemasok listrik bagi PLN, sehingga kebutuhan listrik di Kaltim dapat terpenuhi secara menyeluruh.

    “Kami ingin Kaltim benar-benar terpenuhi 100 persen kebutuhan listriknya. Tidak lagi biarpet,” harapannya.

    Seno menilai Kaltim memiliki sumber daya energi yang besar, termasuk batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Selain itu, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) juga akan hadir di Kaltim.

    Karena itu, ia menegaskan masyarakat Kaltim harus dapat menikmati ketersediaan listrik secara optimal.

    “Kami ingin semua masyarakat Kaltim, dari hulu sampai hilir, semua menikmati listrik dengan baik,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)