Seputar Kaltim

    Senin Lusa, Disdag Bakal Gelar Pasar Murah Ramadan di Rawa Makmur

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    16 Maret 2024 pukul 18:42 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda mengumumkan rencana untuk mengadakan pasar murah keliling sebanyak delapan kali selama Ramadan 2024 ini. 

    Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy menyebut rencana kegiatan ini akan dimulai pada 18 Maret di Kelurahan Rawa Makmur.

    Seperti tahun sebelumnya, dalam pasar murah keliling ini, industri retail besar seperti Indomart dan Eramart diwajibkan menjual bahan pokok dengan harga 10 persen di bawah harga jual biasanya. 

    Ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas bahan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

    "Pokoknya produk sembako yang dibutuhkan masyarakat kita bantu sediakan dengan cara ini. Kapan lagi pengusaha bisa mengeluarkan Corporate Social Responsibility (CSR) ini ke masyarakat," ungkap Marnabas, Sabtu (16/32024).

    Marnabas juga memberikan informasi mengenai stok beras yang aman meskipun ada permintaan dari luar daerah yang mengambil barang dari Samarinda. 

    "Mereka itu kami batasi, stok kita juga banyak sampai Juni. Apalagi baru-baru ini, kita telah mengalami panen raya dan belum lagi persediaan beras yang masuk dari Jawa dan Sulawesi," jelasnya.

    Dari stok yang ada, kata Marnabas, pasokan dari daerah lain membuat kebutuhan pangan di Samarinda dapat tercukupi dengan baik. 

    Namun, ia juga mengingatkan bahwa terkadang ada kenaikan harga secara spontan untuk beberapa produk tertentu, seperti kangkung.

    "Jadi, jangan kaget jika suatu saat harga kangkung naik. Namun, biasanya kenaikan tersebut hanya bersifat sementara dan harga akan kembali normal dalam waktu singkat," tambahnya.

    Dengan adanya pasar murah keliling dan stok pangan yang mencukupi, Marnabas berharap masyarakat Samarinda dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang dan tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.

    (sf/by)

    Seputar Kaltim

    Senin Lusa, Disdag Bakal Gelar Pasar Murah Ramadan di Rawa Makmur

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    16 Maret 2024 pukul 18:42 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda mengumumkan rencana untuk mengadakan pasar murah keliling sebanyak delapan kali selama Ramadan 2024 ini. 

    Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy menyebut rencana kegiatan ini akan dimulai pada 18 Maret di Kelurahan Rawa Makmur.

    Seperti tahun sebelumnya, dalam pasar murah keliling ini, industri retail besar seperti Indomart dan Eramart diwajibkan menjual bahan pokok dengan harga 10 persen di bawah harga jual biasanya. 

    Ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas bahan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

    "Pokoknya produk sembako yang dibutuhkan masyarakat kita bantu sediakan dengan cara ini. Kapan lagi pengusaha bisa mengeluarkan Corporate Social Responsibility (CSR) ini ke masyarakat," ungkap Marnabas, Sabtu (16/32024).

    Marnabas juga memberikan informasi mengenai stok beras yang aman meskipun ada permintaan dari luar daerah yang mengambil barang dari Samarinda. 

    "Mereka itu kami batasi, stok kita juga banyak sampai Juni. Apalagi baru-baru ini, kita telah mengalami panen raya dan belum lagi persediaan beras yang masuk dari Jawa dan Sulawesi," jelasnya.

    Dari stok yang ada, kata Marnabas, pasokan dari daerah lain membuat kebutuhan pangan di Samarinda dapat tercukupi dengan baik. 

    Namun, ia juga mengingatkan bahwa terkadang ada kenaikan harga secara spontan untuk beberapa produk tertentu, seperti kangkung.

    "Jadi, jangan kaget jika suatu saat harga kangkung naik. Namun, biasanya kenaikan tersebut hanya bersifat sementara dan harga akan kembali normal dalam waktu singkat," tambahnya.

    Dengan adanya pasar murah keliling dan stok pangan yang mencukupi, Marnabas berharap masyarakat Samarinda dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang dan tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.

    (sf/by)