Semua Fasilitas Kelar Diperbaiki, Begini Kesiapan Islamic Center Samarinda Tampung Puluhan Ribu Jemaah

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    19 Maret 2026 09:57 WIB

    Eskalator yang sebelumnya rusak telah diperbaiki untuk menunjang hari raya idulfitri. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Masjid Baitul Muttaqien atau Islamic Center Samarinda terus mematangkan persiapan jelang Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Masjid yang menjadi ikon religi di Kalimantan Timur (Kaltim) ini diprediksi akan menyedot puluhan ribu jemaah.

    Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kaltim, Irianto Lambrie memastikan seluruh aspek mulai dari tempat hingga fasilitas telah disiapkan secara maksimal. Pengurus bahkan sudah bekerja sejak jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan jemaah.

    "Secara umum kami sudah siap," ujar Irianto saat dihubungi Kamis (19/3/2026).

    Daya tampung masjid raya ini memang sangat besar. Untuk area dalam dan selasar saja bisa memuat sekitar 20.000 orang. Namun saat Salat Id jemaah biasanya meluber hingga memadati area halaman luar.

    "Masjid ini kapasitasnya bisa mencapai 40.000 sampai 45.000 jemaah jika sampai ke halaman," katanya.

    Untuk menunjang kenyamanan puluhan ribu jemaah tersebut pengelola telah melakukan perbaikan berbagai fasilitas penting. Eskalator yang sebelumnya mati kini sudah berfungsi kembali beserta perbaikan pintu bangunan di bagian depan.

    "Selama dua setengah bulan saya di sini, kita benahi semuanya," ucapnya.

    Pasokan listrik air hingga sistem suara juga menjadi fokus utama. Pengelola mengoptimalkan pengeras suara agar khutbah terdengar jelas hingga radius satu kilometer.

    Dari sisi keamanan terdapat 16 personel sekuriti yang berjaga secara bergantian dibantu pengawasan kamera pemantau.

    "Keamanan di kawasan ini tetap terjaga selama 24 jam," ujarnya.

    Pelaksanaan ibadah nanti akan dipimpin imam Adi Abdillah Al-Hafidz dan khatib Zurqoni. Irianto juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban parkir kendaraan agar tidak menghambat akses keluar masuk. Ia secara khusus meminta jemaah lebih waspada terhadap barang bawaan dan kendaraan pribadi.

    "Kadang ada jemaah yang lupa mencabut kunci motor," tuturnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Semua Fasilitas Kelar Diperbaiki, Begini Kesiapan Islamic Center Samarinda Tampung Puluhan Ribu Jemaah

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    19 Maret 2026 09:57 WIB

    Eskalator yang sebelumnya rusak telah diperbaiki untuk menunjang hari raya idulfitri. (Foto: Maulana/seputarfakta.com)

    Samarinda - Masjid Baitul Muttaqien atau Islamic Center Samarinda terus mematangkan persiapan jelang Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Masjid yang menjadi ikon religi di Kalimantan Timur (Kaltim) ini diprediksi akan menyedot puluhan ribu jemaah.

    Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kaltim, Irianto Lambrie memastikan seluruh aspek mulai dari tempat hingga fasilitas telah disiapkan secara maksimal. Pengurus bahkan sudah bekerja sejak jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan jemaah.

    "Secara umum kami sudah siap," ujar Irianto saat dihubungi Kamis (19/3/2026).

    Daya tampung masjid raya ini memang sangat besar. Untuk area dalam dan selasar saja bisa memuat sekitar 20.000 orang. Namun saat Salat Id jemaah biasanya meluber hingga memadati area halaman luar.

    "Masjid ini kapasitasnya bisa mencapai 40.000 sampai 45.000 jemaah jika sampai ke halaman," katanya.

    Untuk menunjang kenyamanan puluhan ribu jemaah tersebut pengelola telah melakukan perbaikan berbagai fasilitas penting. Eskalator yang sebelumnya mati kini sudah berfungsi kembali beserta perbaikan pintu bangunan di bagian depan.

    "Selama dua setengah bulan saya di sini, kita benahi semuanya," ucapnya.

    Pasokan listrik air hingga sistem suara juga menjadi fokus utama. Pengelola mengoptimalkan pengeras suara agar khutbah terdengar jelas hingga radius satu kilometer.

    Dari sisi keamanan terdapat 16 personel sekuriti yang berjaga secara bergantian dibantu pengawasan kamera pemantau.

    "Keamanan di kawasan ini tetap terjaga selama 24 jam," ujarnya.

    Pelaksanaan ibadah nanti akan dipimpin imam Adi Abdillah Al-Hafidz dan khatib Zurqoni. Irianto juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban parkir kendaraan agar tidak menghambat akses keluar masuk. Ia secara khusus meminta jemaah lebih waspada terhadap barang bawaan dan kendaraan pribadi.

    "Kadang ada jemaah yang lupa mencabut kunci motor," tuturnya.

    (Sf/Rs)