Seputar Kaltim

    Sempat Mengeluh Nyeri Dada, Kru Kapal Asis TB Sedayu 01 Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    29 April 2025 pukul 14:55 WITA

    Proses evakuasi kru kapal TB Sedayu 01 yang meninggal di perairan sekitar PT EUP. (Dok.Polres Bontang)

    Bontang - Seorang kru Kapal Asis TB Sedayu 01 berinisial S (68) ditemukan meninggal dunia pada Senin (28/4/2024) pukul 14.40 WITA. 

    Pria asal Kota Semarang itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi kapal saat berlayar di sekitar perairan PT Energy Unggul Persada (EUP), Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang.

    Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto mengatakan berdasarkan keterangan seorang saksi yang merupakan rekannya, S diketahui rutin mengonsumsi obat setiap hari. Pada hari kejadian S sempat mengeluh merasakan sakit di dada dan perut serta sulit buang angin.

    Saat kejadian, saksi mau wudhu dan melihat S masuk ke toilet sekitar pukul 13.30 WITA. Setelah salat ia mengecek kembali rekannya tersebut, tapi saat dipanggil S tidak merespon dengan kondisi kamar mandi terkunci dari dalam.

    Merasa khawatir, saksi bersama kapten kapal mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan S dalam kondisi sudah tidak bernapas. “Saat ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak tidak sadarkan diri,” ungkapnya, Selasa (29/4/2025). 

    Korban langsung dibawa ke Pelabuhan Tanjung Laut Indah menggunakan kapal motor pandu dan diperiksa oleh tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang dan RSUD Taman Husada Bontang. 

    “Saat diperiksa korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

    Berdarkan hasil visum dari RSUD Taman Husada Bontang tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar lima jam sebelum pemeriksaan, dengan riwayat penyakit hipertensi dan keluhan nyeri dada serta perut. 

    “Sesuai permintaan keluarga, jenazah akan dipulangkan dan dimakamkan di Tugu Rejo, Semarang, Jawa Tengah,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sempat Mengeluh Nyeri Dada, Kru Kapal Asis TB Sedayu 01 Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    29 April 2025 pukul 14:55 WITA

    Proses evakuasi kru kapal TB Sedayu 01 yang meninggal di perairan sekitar PT EUP. (Dok.Polres Bontang)

    Bontang - Seorang kru Kapal Asis TB Sedayu 01 berinisial S (68) ditemukan meninggal dunia pada Senin (28/4/2024) pukul 14.40 WITA. 

    Pria asal Kota Semarang itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi kapal saat berlayar di sekitar perairan PT Energy Unggul Persada (EUP), Kelurahan Bontang Lestari, Kota Bontang.

    Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto mengatakan berdasarkan keterangan seorang saksi yang merupakan rekannya, S diketahui rutin mengonsumsi obat setiap hari. Pada hari kejadian S sempat mengeluh merasakan sakit di dada dan perut serta sulit buang angin.

    Saat kejadian, saksi mau wudhu dan melihat S masuk ke toilet sekitar pukul 13.30 WITA. Setelah salat ia mengecek kembali rekannya tersebut, tapi saat dipanggil S tidak merespon dengan kondisi kamar mandi terkunci dari dalam.

    Merasa khawatir, saksi bersama kapten kapal mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan S dalam kondisi sudah tidak bernapas. “Saat ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak tidak sadarkan diri,” ungkapnya, Selasa (29/4/2025). 

    Korban langsung dibawa ke Pelabuhan Tanjung Laut Indah menggunakan kapal motor pandu dan diperiksa oleh tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang dan RSUD Taman Husada Bontang. 

    “Saat diperiksa korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

    Berdarkan hasil visum dari RSUD Taman Husada Bontang tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar lima jam sebelum pemeriksaan, dengan riwayat penyakit hipertensi dan keluhan nyeri dada serta perut. 

    “Sesuai permintaan keluarga, jenazah akan dipulangkan dan dimakamkan di Tugu Rejo, Semarang, Jawa Tengah,” tandasnya.

    (Sf/Lo)