Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret tim BPBD PPU saat melakukan pencarian warga hilang (Dok: Pusdalopsbpbdppu)
Penajam - Seorang pria bernama Dahrunsyah (55), Warga RT 08, Dusun 2, Desa Binuang, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) ditemukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam kondisi selamat, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 10.00 WITA.
Sebelumnya, pria paruh baya itu sempat dilaporkan hilang oleh keempat temannya saat mencari kerang tudai di Sungai Biduk, Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.
Kalak BPBD PPU, Sukadi Kuncoro mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal pencarian, yaitu hanya berjarak sekitar 100 meter dari titik korban mencari kerang tudai.
“Kita langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan orang hilang sekitar pukul 21.54 WITA. Alhamdulillah korban ditemukan saat kita melakukan penyisiran di lokasi beliau terakhir terlihat,” ujar Kuncoro.
Ia menceritakan awal mula Dahrunsyah dilaporkan hilang saat mencari kerang tudai secara berpisah bersama empat rekannya.
Ketika matahari mulai terbenam, keempat temannya telah berkumpul di satu titik, tapi korban tidak kunjung menampakkan diri, sehingga dilaporkan hilang.
“Karena nggak muncul juga, jadi temannya berinisiatif mencari korban. Tapi karena nggak kunjung ketemu, sehingga dilaporkan ke Posko Damkar dan kita dihubungi untuk melakukan pencarian. Beruntung korban ditemukan selamat,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret tim BPBD PPU saat melakukan pencarian warga hilang (Dok: Pusdalopsbpbdppu)
Penajam - Seorang pria bernama Dahrunsyah (55), Warga RT 08, Dusun 2, Desa Binuang, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) ditemukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam kondisi selamat, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 10.00 WITA.
Sebelumnya, pria paruh baya itu sempat dilaporkan hilang oleh keempat temannya saat mencari kerang tudai di Sungai Biduk, Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.
Kalak BPBD PPU, Sukadi Kuncoro mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal pencarian, yaitu hanya berjarak sekitar 100 meter dari titik korban mencari kerang tudai.
“Kita langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan orang hilang sekitar pukul 21.54 WITA. Alhamdulillah korban ditemukan saat kita melakukan penyisiran di lokasi beliau terakhir terlihat,” ujar Kuncoro.
Ia menceritakan awal mula Dahrunsyah dilaporkan hilang saat mencari kerang tudai secara berpisah bersama empat rekannya.
Ketika matahari mulai terbenam, keempat temannya telah berkumpul di satu titik, tapi korban tidak kunjung menampakkan diri, sehingga dilaporkan hilang.
“Karena nggak muncul juga, jadi temannya berinisiatif mencari korban. Tapi karena nggak kunjung ketemu, sehingga dilaporkan ke Posko Damkar dan kita dihubungi untuk melakukan pencarian. Beruntung korban ditemukan selamat,” tandasnya.
(Sf/Lo)