Sempat Dikuasai Pihak Lain, Lahan Varia Niaga di Pelita 7 Siap Disulap Jadi Perumahan Subsidi

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    24 Maret 2026 02:21 WIB

    Perumahan subsidi yang akan dibangun oleh Varia Niaga . (Ilustrasi:Gemini/AI)

    Samarinda - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda melakukan gebrakan baru pada tahun ini. 

    Tak lagi hanya berkutat di lini bisnis lamanya, perusahaan plat merah ini resmi melebarkan sayap ke industri properti dengan fokus utama membangun rumah subsidi bagi warga Kota Tepian.

    Menariknya, proyek hunian terjangkau ini akan dibangun di atas lahan aset milik Varia Niaga yang terletak di kawasan Pelita 7, Sambutan. 

    Lahan tersebut rupanya memiliki rekam jejak yang cukup panjang sebelum akhirnya bisa dikelola kembali oleh perusahaan.

    Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat, fokus utamanya adalah menertibkan aset-aset perusahaan yang sebelumnya tidak terurus dengan baik.

    “Dulu asetnya dikuasai pihak lain. Sejak 2021 kami mulai menertibkan, dan sekarang kita urus untuk dimanfaatkan sebagai properti rumah subsidi,” terang Syamsuddin.

    Langkah ekspansi ini bukan tanpa alasan. Tingginya kebutuhan masyarakat Samarinda akan hunian yang layak dan terjangkau mendorong Varia Niaga untuk ikut turun tangan. 

    Terlebih, rencana strategis ini telah dibahas matang dan disetujui dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

    “Sudah disetujui dalam bentuk RKAP. Tahun ini kita mulai di Pelita 7, sekarang masih proses administrasi karena lahannya memang aset Varia Niaga,” jelasnya.

    Syamsuddin juga menargetkan proyek ini bisa segera direalisasikan dan berjalan pada tahun ini. 

    “Kita Varia Niaga nanti juga fokus ke properti, termasuk mendukung program pemerintah pembangunan rumah subsidi di Sambutan. Insyaallah 2026 ini. Apa yang kami lakukan pasti mendukung program besar pemerintah,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaannya, Varia Niaga tidak akan membebani kas perusahaan sendirian. 

    Mereka menerapkan skema cerdas dengan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi investor maupun perbankan.

    Tak hanya itu, untuk urusan teknis pembangunan, pihak Varia Niaga akan menggandeng pengembang (developer) berpengalaman dengan sistem bagi hasil yang saling menguntungkan.

    Meski terjun ke dunia properti adalah langkah bisnis, Varia Niaga tetap memegang teguh identitasnya sebagai perusahaan daerah yang harus melayani masyarakat. 

    Syamsuddin menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan profitabilitas perusahaan.

    “Kami harus bantu masyarakat, tapi di sisi lain bisnis juga harus sehat," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Sempat Dikuasai Pihak Lain, Lahan Varia Niaga di Pelita 7 Siap Disulap Jadi Perumahan Subsidi

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    24 Maret 2026 02:21 WIB

    Perumahan subsidi yang akan dibangun oleh Varia Niaga . (Ilustrasi:Gemini/AI)

    Samarinda - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda melakukan gebrakan baru pada tahun ini. 

    Tak lagi hanya berkutat di lini bisnis lamanya, perusahaan plat merah ini resmi melebarkan sayap ke industri properti dengan fokus utama membangun rumah subsidi bagi warga Kota Tepian.

    Menariknya, proyek hunian terjangkau ini akan dibangun di atas lahan aset milik Varia Niaga yang terletak di kawasan Pelita 7, Sambutan. 

    Lahan tersebut rupanya memiliki rekam jejak yang cukup panjang sebelum akhirnya bisa dikelola kembali oleh perusahaan.

    Direktur Utama Perumda Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat, fokus utamanya adalah menertibkan aset-aset perusahaan yang sebelumnya tidak terurus dengan baik.

    “Dulu asetnya dikuasai pihak lain. Sejak 2021 kami mulai menertibkan, dan sekarang kita urus untuk dimanfaatkan sebagai properti rumah subsidi,” terang Syamsuddin.

    Langkah ekspansi ini bukan tanpa alasan. Tingginya kebutuhan masyarakat Samarinda akan hunian yang layak dan terjangkau mendorong Varia Niaga untuk ikut turun tangan. 

    Terlebih, rencana strategis ini telah dibahas matang dan disetujui dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

    “Sudah disetujui dalam bentuk RKAP. Tahun ini kita mulai di Pelita 7, sekarang masih proses administrasi karena lahannya memang aset Varia Niaga,” jelasnya.

    Syamsuddin juga menargetkan proyek ini bisa segera direalisasikan dan berjalan pada tahun ini. 

    “Kita Varia Niaga nanti juga fokus ke properti, termasuk mendukung program pemerintah pembangunan rumah subsidi di Sambutan. Insyaallah 2026 ini. Apa yang kami lakukan pasti mendukung program besar pemerintah,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaannya, Varia Niaga tidak akan membebani kas perusahaan sendirian. 

    Mereka menerapkan skema cerdas dengan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi investor maupun perbankan.

    Tak hanya itu, untuk urusan teknis pembangunan, pihak Varia Niaga akan menggandeng pengembang (developer) berpengalaman dengan sistem bagi hasil yang saling menguntungkan.

    Meski terjun ke dunia properti adalah langkah bisnis, Varia Niaga tetap memegang teguh identitasnya sebagai perusahaan daerah yang harus melayani masyarakat. 

    Syamsuddin menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan profitabilitas perusahaan.

    “Kami harus bantu masyarakat, tapi di sisi lain bisnis juga harus sehat," pungkasnya.

    (Sf/Rs)