Cari disini...
Seputar Kaltim
Konferensi pers Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri di Balai Kota Samarinda, Senin (24/2/2024) sore. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyatakan bahwa dalam pekan pertamanya menjabat, ia fokus membangun komunikasi dan hubungan baik dengan berbagai pihak di Pemerintah Kota Samarinda.
Hal ini kata dia, dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjalankan pemerintahan.
"Dalam seminggu ini karena masih baru di Pemerintah Kota Samarinda tentunya banyak silaturahmi dan bertemu pihak-pihak yang ada di pemerintah kota," kata Saefuddin saat konferensi pers di Balai Kota Samarinda, Senin (24/2/2025) sore.
Sebagaimana diketahui, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri telah resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda periode 2025-2030 pada 20 Februari lalu oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Negara.
Sebagai orang nomor dua di Samarinda, Saefuddin menegaskan bahwa dirinya memiliki pandangan yang sejalan dengan wali kota dalam menangani berbagai permasalahan kota.
Dalam kampanye Oktober 2024 lalu, pasangan ini telah menetapkan lima misi utama yang akan mereka perjuangkan selama masa kepemimpinan mereka.
Pertama, mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Samarinda yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing. Menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi di tengah hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Kedua, membangun ekonomi Samarinda yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. Ia berkomitmen untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memberikan pembinaan yang lebih optimal agar para pelaku usaha dapat berkembang dan memperoleh pendapatan yang lebih signifikan.
Ketiga, mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur akan difokuskan pada peningkatan fasilitas publik guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Keempat, menjadikan Samarinda sebagai kota yang layak huni melalui stabilitas keamanan, ketahanan sosial budaya, serta keseimbangan ekologis.
Terakhir, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, berketahanan, serta adaptif dengan prinsip integritas dan akuntabilitas tinggi.
"Yang namanya wakil wali kota tentu harus sejalan dengan Wali Kotanya, dan programnya semua pasti sama," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Konferensi pers Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri di Balai Kota Samarinda, Senin (24/2/2024) sore. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyatakan bahwa dalam pekan pertamanya menjabat, ia fokus membangun komunikasi dan hubungan baik dengan berbagai pihak di Pemerintah Kota Samarinda.
Hal ini kata dia, dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjalankan pemerintahan.
"Dalam seminggu ini karena masih baru di Pemerintah Kota Samarinda tentunya banyak silaturahmi dan bertemu pihak-pihak yang ada di pemerintah kota," kata Saefuddin saat konferensi pers di Balai Kota Samarinda, Senin (24/2/2025) sore.
Sebagaimana diketahui, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri telah resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda periode 2025-2030 pada 20 Februari lalu oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Negara.
Sebagai orang nomor dua di Samarinda, Saefuddin menegaskan bahwa dirinya memiliki pandangan yang sejalan dengan wali kota dalam menangani berbagai permasalahan kota.
Dalam kampanye Oktober 2024 lalu, pasangan ini telah menetapkan lima misi utama yang akan mereka perjuangkan selama masa kepemimpinan mereka.
Pertama, mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Samarinda yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing. Menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi di tengah hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Kedua, membangun ekonomi Samarinda yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. Ia berkomitmen untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memberikan pembinaan yang lebih optimal agar para pelaku usaha dapat berkembang dan memperoleh pendapatan yang lebih signifikan.
Ketiga, mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur akan difokuskan pada peningkatan fasilitas publik guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Keempat, menjadikan Samarinda sebagai kota yang layak huni melalui stabilitas keamanan, ketahanan sosial budaya, serta keseimbangan ekologis.
Terakhir, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, berketahanan, serta adaptif dengan prinsip integritas dan akuntabilitas tinggi.
"Yang namanya wakil wali kota tentu harus sejalan dengan Wali Kotanya, dan programnya semua pasti sama," pungkasnya.
(Sf/Rs)