Cari disini...
Seputar Kaltim
Skrining Medis Tim Kesehatan BPN 03. (Foto: Rusmadi/Petugas Haji Kabupaten Paser)
Tana Paser - Jemaah haji asal Kabupaten Paser dinyatakan siap mengikuti pelaksanaan puncak ibadah haji 1447 Hijriah.
Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), jemaah haji asal Paser telah mengikuti skrining medis yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan BPN 03 pada 21 Mei 2026 lalu.
Petugas Haji Daerah Kabupaten Paser, Rusmadi menjelaskan, pelaksanaan skrining medis merupakan tahap awal yang harus diikuti oleh jemaah ketika akan melaksanakan puncak ibadah haji.
"Skrining medis merupakan fase awal dan krusial menjelang pelaksanaan haji Armuzna," kata Rusmadi, Sabtu (23/5/2026).
Bahkan, pelaksanaan skrining medis terhadap jemaah haji diketahui diperketat guna memastikan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan ibadah secara khusyuk.
Rangkaian ibadah Haji Armuzna dijadwalkan akan dilaksanakan pada 8-13 Zulhijah bertepatan dengan tanggal 25-30 Mei 2026 Masehi.
Pada 25 Mei, jemaah akan mulai bergerak meninggalkan pemondokan di Makkah menuju Mina untuk melaksanakan Mabit atau bermalam, 26 Mei jemaah akan melaksanakan wukuf di Arafah, 27 Mei Mabit di Muzdalifah dan Lempar Jumrah Aqabah serta 28-30 Mei 2026 melaksanakan Lempar Jumrah di Mina.
"Alhamdulillah jemaah sampai saat ini dinyatakan sehat dan siap untuk mengikuti puncak rangkaian ibadah haji pada 25-30 Mei 2026," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Skrining Medis Tim Kesehatan BPN 03. (Foto: Rusmadi/Petugas Haji Kabupaten Paser)
Tana Paser - Jemaah haji asal Kabupaten Paser dinyatakan siap mengikuti pelaksanaan puncak ibadah haji 1447 Hijriah.
Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), jemaah haji asal Paser telah mengikuti skrining medis yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan BPN 03 pada 21 Mei 2026 lalu.
Petugas Haji Daerah Kabupaten Paser, Rusmadi menjelaskan, pelaksanaan skrining medis merupakan tahap awal yang harus diikuti oleh jemaah ketika akan melaksanakan puncak ibadah haji.
"Skrining medis merupakan fase awal dan krusial menjelang pelaksanaan haji Armuzna," kata Rusmadi, Sabtu (23/5/2026).
Bahkan, pelaksanaan skrining medis terhadap jemaah haji diketahui diperketat guna memastikan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan ibadah secara khusyuk.
Rangkaian ibadah Haji Armuzna dijadwalkan akan dilaksanakan pada 8-13 Zulhijah bertepatan dengan tanggal 25-30 Mei 2026 Masehi.
Pada 25 Mei, jemaah akan mulai bergerak meninggalkan pemondokan di Makkah menuju Mina untuk melaksanakan Mabit atau bermalam, 26 Mei jemaah akan melaksanakan wukuf di Arafah, 27 Mei Mabit di Muzdalifah dan Lempar Jumrah Aqabah serta 28-30 Mei 2026 melaksanakan Lempar Jumrah di Mina.
"Alhamdulillah jemaah sampai saat ini dinyatakan sehat dan siap untuk mengikuti puncak rangkaian ibadah haji pada 25-30 Mei 2026," tutupnya.
(Sf/Lo)