Seputar Kaltim

    Selama 2023 Samarinda Kumpulkan PAD hingga Rp876 Miliar, Rusmadi: Geliat Samarinda kota bisnis dan perdagangan makin kuat

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    31 Januari 2024 pukul 15:46 WITA

    Wakil Wali Kota Samarinda Saat Ditemui Media, Selasa (30/1/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso sebut geliat Samarinda sebagai kota bisnis dan perdagangan makin menguat. Hal ini dilihat dari meningkatnya Anggaran Pendapatan yang berhasil dicapai Samarinda sebesar Rp4 triliun lebih. 

    "Bahkan untuk pendapatan asli daerah (PAD), sampai Rp876 miliar," ujar Rusmadi, ditemui usai evaluasi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan IV Tahun Anggaran 2023, Selasa (30/1/2024). 

    Rusmadi menyampaikan, capaian itu juga bersumber dari sektor ekonomi yang kian tumbuh semakin baik dan terkendali bahkan melampaui Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    "Itu juga didedikasikan ke perekonomian Samarinda. Jadi geliat Samarinda sebagai kota bisnis dan kota perdagangan terlihat semakin menguat," terangnya.

    Rusmadi dengan bangga juga mengatakan posisi Samarinda yang ada di peringkat ketiga dalam Championship dari Bank Indonesia (BI). Championship sendiri merupakan sebuah ajang lomba terkait pengelolaan keuangan daerah.

    Ia juga menyoroti program keuangan digital yang patut diapresiasi. Dengan adanya program itu dapat membantu dalam peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Oleh karenanya, Rusmadi ingin pihak BI dan Badan Pusat Statistik (BPS) bersinergi untuk lakukan perhitungan soal seberapa banyak digitalisasi keuangan daerah yang ada di Samarinda. 

    "Indonesia sendiri tercatat sebagai yang tertinggi ekonomi digitalnya se- Asia Tenggara. Mudah-mudahan Samarinda juga ada pada posisi itu," sebutnya.

    Meski sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mencapai targetnya, namun ia tetap menyoroti OPD yang belum bisa sampai pada target. Rusmadi ingin OPD terkait lakukan evaluasi internal. Ia juga akan mengkomunikasikan kepada masing-masing OPD untuk melihat kendala atau faktor penyebab sampai hal itu terjadi.

    "Kami nanti akan komunikasi dengan dinas teknis apa yang jadi faktor penyebabnya, karena hampir seluruh OPD melampaui dari catatan," tuturnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Selama 2023 Samarinda Kumpulkan PAD hingga Rp876 Miliar, Rusmadi: Geliat Samarinda kota bisnis dan perdagangan makin kuat

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    31 Januari 2024 pukul 15:46 WITA

    Wakil Wali Kota Samarinda Saat Ditemui Media, Selasa (30/1/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso sebut geliat Samarinda sebagai kota bisnis dan perdagangan makin menguat. Hal ini dilihat dari meningkatnya Anggaran Pendapatan yang berhasil dicapai Samarinda sebesar Rp4 triliun lebih. 

    "Bahkan untuk pendapatan asli daerah (PAD), sampai Rp876 miliar," ujar Rusmadi, ditemui usai evaluasi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan IV Tahun Anggaran 2023, Selasa (30/1/2024). 

    Rusmadi menyampaikan, capaian itu juga bersumber dari sektor ekonomi yang kian tumbuh semakin baik dan terkendali bahkan melampaui Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    "Itu juga didedikasikan ke perekonomian Samarinda. Jadi geliat Samarinda sebagai kota bisnis dan kota perdagangan terlihat semakin menguat," terangnya.

    Rusmadi dengan bangga juga mengatakan posisi Samarinda yang ada di peringkat ketiga dalam Championship dari Bank Indonesia (BI). Championship sendiri merupakan sebuah ajang lomba terkait pengelolaan keuangan daerah.

    Ia juga menyoroti program keuangan digital yang patut diapresiasi. Dengan adanya program itu dapat membantu dalam peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Oleh karenanya, Rusmadi ingin pihak BI dan Badan Pusat Statistik (BPS) bersinergi untuk lakukan perhitungan soal seberapa banyak digitalisasi keuangan daerah yang ada di Samarinda. 

    "Indonesia sendiri tercatat sebagai yang tertinggi ekonomi digitalnya se- Asia Tenggara. Mudah-mudahan Samarinda juga ada pada posisi itu," sebutnya.

    Meski sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mencapai targetnya, namun ia tetap menyoroti OPD yang belum bisa sampai pada target. Rusmadi ingin OPD terkait lakukan evaluasi internal. Ia juga akan mengkomunikasikan kepada masing-masing OPD untuk melihat kendala atau faktor penyebab sampai hal itu terjadi.

    "Kami nanti akan komunikasi dengan dinas teknis apa yang jadi faktor penyebabnya, karena hampir seluruh OPD melampaui dari catatan," tuturnya.

    (Sf/Rs)