Seputar Kaltim

    Selain Dilarang Buang Sampah Sembarangan, Masyarakat juga Tak Boleh Injak Rumput di Teras Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    09 September 2024 pukul 14:03 WITA

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Endang Liansyah menegaskan larangan buang sampah sembarangan dan menginjak rumput di area Teras Samarinda. 

    Ia menyoroti perilaku masyarakat yang masih sering mengabaikan kebersihan di tempat umum, terutama di Teras Samarinda yang bakal diresmikan hari ini, Senin (9/9/2024). 

    Dalam keterangannya, Endang mengungkapkan kekecewaannya atas perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan meskipun telah tersedia banyaknya tempat sampah di lingkungan itu. 

    “Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas, masyarakat tinggal menikmati dan menjaga kebersihan. Sayangnya, masih banyak yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya,” ujar Endang saat diwawancara di Hotel Mercure, Senin (9/9/2024). 

    Ia mengungkapkan bahwa upaya menjaga kebersihan terus dilakukan oleh petuga hingga larut malam. Bahkan, dirinya bersama tim DLH sering turun langsung untuk memantau situasi dan membersihkan sampah yang berserakan. 

    "Tadi malam saya bersama Kabid saya sampai jam 12 malam, nungguin dan bantu buangin sampah sampai setengah truk sampah terkumpul," jelasnya.

    Meskipun tempat sampah besar dengan kapasitas 16 liter sudah tersebar di berbagai titik, perilaku masyarakat yang tidak disiplin dalam membuang sampah menjadi permasalahan utama. 

    Ia menceritakan ada salah satu pengunjung yang datang bersama dengan keluarganya, ketika ditegur karena terlihat membuang sampah sembarangan, mereka mengelak. 

    “Mereka duduk, makan, dan minum di situ, tapi sampahnya dibuang sembarangan. Mental dan kebiasaan seperti ini yang harus diubah,” tegasnya. 

    Apabila kejadian ini terus berlarut, bukan tidak mungkin ia akan menerapkan sanksi bagi pelanggar. Ia menyebut bahwa pihaknya masih melakukan evaluasi. Meskipun begitu, ia menekankan bahwa untuk sementara fokus utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum. 

    Salah satu wacana yang tengah dipertimbangkan adalah memasang plang atau banner yang bertuliskan pelarangan membuang sampah sembarangan dan menginjak rumput di taman. 

    “Ini memang butuh waktu. Kami berencana menetapkan aturan lebih tegas pada bulan Desember nanti, setelah ada anggaran baru dan kepala UPT yang baru. Mungkin juga akan ada penguatan pagar dan perlindungan terhadap taman dan bunga di sekitar Teras Samarinda,” ungkapnya.

    Ia sangat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum semakin meningkat, sehingga lingkungan kota bisa tetap asri dan nyaman untuk dinikmati bersama.

    "Paling tidak kalau tidak mau membersihkan, jangan mengotori," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Selain Dilarang Buang Sampah Sembarangan, Masyarakat juga Tak Boleh Injak Rumput di Teras Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    09 September 2024 pukul 14:03 WITA

    Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Endang Liansyah menegaskan larangan buang sampah sembarangan dan menginjak rumput di area Teras Samarinda. 

    Ia menyoroti perilaku masyarakat yang masih sering mengabaikan kebersihan di tempat umum, terutama di Teras Samarinda yang bakal diresmikan hari ini, Senin (9/9/2024). 

    Dalam keterangannya, Endang mengungkapkan kekecewaannya atas perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan meskipun telah tersedia banyaknya tempat sampah di lingkungan itu. 

    “Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas, masyarakat tinggal menikmati dan menjaga kebersihan. Sayangnya, masih banyak yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya,” ujar Endang saat diwawancara di Hotel Mercure, Senin (9/9/2024). 

    Ia mengungkapkan bahwa upaya menjaga kebersihan terus dilakukan oleh petuga hingga larut malam. Bahkan, dirinya bersama tim DLH sering turun langsung untuk memantau situasi dan membersihkan sampah yang berserakan. 

    "Tadi malam saya bersama Kabid saya sampai jam 12 malam, nungguin dan bantu buangin sampah sampai setengah truk sampah terkumpul," jelasnya.

    Meskipun tempat sampah besar dengan kapasitas 16 liter sudah tersebar di berbagai titik, perilaku masyarakat yang tidak disiplin dalam membuang sampah menjadi permasalahan utama. 

    Ia menceritakan ada salah satu pengunjung yang datang bersama dengan keluarganya, ketika ditegur karena terlihat membuang sampah sembarangan, mereka mengelak. 

    “Mereka duduk, makan, dan minum di situ, tapi sampahnya dibuang sembarangan. Mental dan kebiasaan seperti ini yang harus diubah,” tegasnya. 

    Apabila kejadian ini terus berlarut, bukan tidak mungkin ia akan menerapkan sanksi bagi pelanggar. Ia menyebut bahwa pihaknya masih melakukan evaluasi. Meskipun begitu, ia menekankan bahwa untuk sementara fokus utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum. 

    Salah satu wacana yang tengah dipertimbangkan adalah memasang plang atau banner yang bertuliskan pelarangan membuang sampah sembarangan dan menginjak rumput di taman. 

    “Ini memang butuh waktu. Kami berencana menetapkan aturan lebih tegas pada bulan Desember nanti, setelah ada anggaran baru dan kepala UPT yang baru. Mungkin juga akan ada penguatan pagar dan perlindungan terhadap taman dan bunga di sekitar Teras Samarinda,” ungkapnya.

    Ia sangat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum semakin meningkat, sehingga lingkungan kota bisa tetap asri dan nyaman untuk dinikmati bersama.

    "Paling tidak kalau tidak mau membersihkan, jangan mengotori," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)