Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) tidak meliburkan sepenuhnya sekolah selama Ramadan 2025 mendatang.
"Ada informasi di masyarakat kalau siswa akan libur penuh selama Ramadan. Kita tegaskan tidak libur, hanya jam masuk sekolahnya saja yang dikurangi, yang tadinya fullday jadi setengah hari," kata Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor, Rabu (18/2/2025).
Kebijakan ini telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Menteri Agama RI, serta Menteri Dalam Negeri RI.
Berdasarkan SKB tersebut, sekolah hanya akan libur pada 27-28 Februari serta 3-5 Maret 2025. Setelah itu, kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan penyesuaian jadwal
Ia menyebut setelah masa libur awal Ramadan, proses pembelajaran akan dilaksanakan dengan metode yang lebih fleksibel. Beberapa sekolah menerapkan sistem pembelajaran tatap muka dengan durasi yang lebih singkat.
“Berdasarkan SKB itu libur sekolah hanya diberikan di awal bulan puasa. Setelah itu, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung," ujarnya.
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan keseimbangan antara proses belajar mengajar dan pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.
Dirinya mengimbau kepada para orang tua dan siswa agar tidak termakan informasi yang tidak benar mengenai kebijakan libur sekolah.
"Ada beberapa informasi yang beredar di media sosial kalau siswa akan libur penuh selama bulan Ramadan, itu tak benar. Kami ingin para orang tua tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas," tegasnya.
Disdikbud Kukar juga meminta pihak sekolah untuk menyosialisasikan kebijakan ini kepada siswa dan orang tua agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Kami harap sekolah juga ikut memberikan informasi yang akurat ke siswanya. Kami Disdikbud Kukar juga akan pantau pelaksanaan kebijakan ini di seluruh sekolah di kukar, tentunya untuk memastikan tidak ada kendala dalam penerapannya," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) tidak meliburkan sepenuhnya sekolah selama Ramadan 2025 mendatang.
"Ada informasi di masyarakat kalau siswa akan libur penuh selama Ramadan. Kita tegaskan tidak libur, hanya jam masuk sekolahnya saja yang dikurangi, yang tadinya fullday jadi setengah hari," kata Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor, Rabu (18/2/2025).
Kebijakan ini telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Menteri Agama RI, serta Menteri Dalam Negeri RI.
Berdasarkan SKB tersebut, sekolah hanya akan libur pada 27-28 Februari serta 3-5 Maret 2025. Setelah itu, kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan penyesuaian jadwal
Ia menyebut setelah masa libur awal Ramadan, proses pembelajaran akan dilaksanakan dengan metode yang lebih fleksibel. Beberapa sekolah menerapkan sistem pembelajaran tatap muka dengan durasi yang lebih singkat.
“Berdasarkan SKB itu libur sekolah hanya diberikan di awal bulan puasa. Setelah itu, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung," ujarnya.
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan keseimbangan antara proses belajar mengajar dan pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.
Dirinya mengimbau kepada para orang tua dan siswa agar tidak termakan informasi yang tidak benar mengenai kebijakan libur sekolah.
"Ada beberapa informasi yang beredar di media sosial kalau siswa akan libur penuh selama bulan Ramadan, itu tak benar. Kami ingin para orang tua tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas," tegasnya.
Disdikbud Kukar juga meminta pihak sekolah untuk menyosialisasikan kebijakan ini kepada siswa dan orang tua agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Kami harap sekolah juga ikut memberikan informasi yang akurat ke siswanya. Kami Disdikbud Kukar juga akan pantau pelaksanaan kebijakan ini di seluruh sekolah di kukar, tentunya untuk memastikan tidak ada kendala dalam penerapannya," pungkasnya.
(Sf/By)