Seputar Kaltim

    Sekolah di Kukar Kekurangan Ratusan Ruang Kelas, Daya Tampung Pelajar Jadi Terbatas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    26 Maret 2026 pukul 12:48 WITA

    Ilustrasi ruang kelas (Dok: freepik)

    Tenggarong - Sejumlah sekolah negeri di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai dari jenjang TK, SD dan SMP masih kekurangan ruang kelas hingga berjumlah ratusan unit.

    Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar 2025, tercatat jumlah ruang kelas yang kurang ada sebanyak 444 unit. Rinciannya TK kekurangan ruang kelas, SD kekurangan 362 ruang kelas dan SMP kekurangan 29 ruang kelas.

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan kondisi ini tentu membuat daya tampung pelajar saat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dibuka menjadi terbatas, sehingga tidak jarang calon peserta didik beralih ke sekolah swasta sebagai opsi terakhir.

    “Memang ada beberapa sekolah negeri yang masih kekurangan ruang kelas dan sekolah negeri menjadi tugas pokok kami. Harus diakui daya tampung masih terbatas,” ujar Heriansyah, Kamis (26/3/2026).

    Ia menyatakan pemerintah daerah kini tengah berupaya mengatasi permasalahan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun Ruang Kelas Baru (RKB) secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

    Mengingat kondisi keuangan daerah saat ini tengah tertekan semenjak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran yang mengakibatkan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dipangkas.

    “Karena ada kebijakan efisiensi anggaran jadi kita hanya bisa menuntaskannya secara bertahap,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sekolah di Kukar Kekurangan Ratusan Ruang Kelas, Daya Tampung Pelajar Jadi Terbatas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    26 Maret 2026 pukul 12:48 WITA

    Ilustrasi ruang kelas (Dok: freepik)

    Tenggarong - Sejumlah sekolah negeri di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai dari jenjang TK, SD dan SMP masih kekurangan ruang kelas hingga berjumlah ratusan unit.

    Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar 2025, tercatat jumlah ruang kelas yang kurang ada sebanyak 444 unit. Rinciannya TK kekurangan ruang kelas, SD kekurangan 362 ruang kelas dan SMP kekurangan 29 ruang kelas.

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan kondisi ini tentu membuat daya tampung pelajar saat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dibuka menjadi terbatas, sehingga tidak jarang calon peserta didik beralih ke sekolah swasta sebagai opsi terakhir.

    “Memang ada beberapa sekolah negeri yang masih kekurangan ruang kelas dan sekolah negeri menjadi tugas pokok kami. Harus diakui daya tampung masih terbatas,” ujar Heriansyah, Kamis (26/3/2026).

    Ia menyatakan pemerintah daerah kini tengah berupaya mengatasi permasalahan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun Ruang Kelas Baru (RKB) secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

    Mengingat kondisi keuangan daerah saat ini tengah tertekan semenjak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran yang mengakibatkan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dipangkas.

    “Karena ada kebijakan efisiensi anggaran jadi kita hanya bisa menuntaskannya secara bertahap,” tandasnya.

    (Sf/Lo)