Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui di Balai Kota. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menaruh perhatian pada regenerasi Aparatur Sipil Negara (ASN), menyusul rata-rata sekitar 200 pegawai memasuki masa pensiun setiap tahun.
Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi agar tidak mengganggu kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menilai kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan percepatan regenerasi dan pengisian jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong atau sementara diisi oleh pelaksana tugas (Plt) maupun pelaksana harian (Plh).
“Rata-rata sekitar 200 per tahun memasuki masa pensiun. Ini menjadi tugas Pak Sekda dan BKPSDM, terutama untuk mempercepat proses regenerasi atau pengisian jabatan yang ada di beberapa OPD yang mungkin banyak yang Plt, Plh atau kosong,” ucap Bagus kepada media, Kamis (3/9/2026).
Bagus menilai regenerasi pegawai tidak hanya berkaitan dengan pengisian jabatan, tetapi juga bagaimana ASN yang masih aktif dapat bekerja lebih produktif.
Karena itu, ia mendorong modernisasi pengelolaan pegawai dengan memastikan setiap ASN mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan, serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Optimalisasi sumber daya manusia dinilai penting agar keterbatasan jumlah pegawai tidak berdampak pada jalannya pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Peningkatan kinerja ASN merupakan bagian penting untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal, syukur bisa secara maksimal,” ujarnya.
Di tengah proses regenerasi tersebut, Pemkot Balikpapan juga memberikan penghargaan kepada ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Bagus mengatakan, masa purna tugas menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian para ASN selama bertahun-tahun. Bahkan terdapat ASN yang telah mengabdi hingga 39 tahun sebelum memasuki masa pensiun.
“Purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Saya berharap bapak dan ibu terus berkontribusi,” tuturnya.
Atas nama Pemkot Balikpapan dan masyarakat, Wawali menyampaikan terima kasih kepada para ASN yang telah memberikan pikiran, tenaga dan dedikasinya bagi pembangunan Kota Balikpapan.
“Saya juga berpesan agar para pensiunan tetap menjaga kesehatan dan silaturahmi, serta terus menjadi teladan dan memberikan inspirasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ungkapnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui di Balai Kota. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menaruh perhatian pada regenerasi Aparatur Sipil Negara (ASN), menyusul rata-rata sekitar 200 pegawai memasuki masa pensiun setiap tahun.
Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi agar tidak mengganggu kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menilai kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan percepatan regenerasi dan pengisian jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong atau sementara diisi oleh pelaksana tugas (Plt) maupun pelaksana harian (Plh).
“Rata-rata sekitar 200 per tahun memasuki masa pensiun. Ini menjadi tugas Pak Sekda dan BKPSDM, terutama untuk mempercepat proses regenerasi atau pengisian jabatan yang ada di beberapa OPD yang mungkin banyak yang Plt, Plh atau kosong,” ucap Bagus kepada media, Kamis (3/9/2026).
Bagus menilai regenerasi pegawai tidak hanya berkaitan dengan pengisian jabatan, tetapi juga bagaimana ASN yang masih aktif dapat bekerja lebih produktif.
Karena itu, ia mendorong modernisasi pengelolaan pegawai dengan memastikan setiap ASN mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan, serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Optimalisasi sumber daya manusia dinilai penting agar keterbatasan jumlah pegawai tidak berdampak pada jalannya pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Peningkatan kinerja ASN merupakan bagian penting untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal, syukur bisa secara maksimal,” ujarnya.
Di tengah proses regenerasi tersebut, Pemkot Balikpapan juga memberikan penghargaan kepada ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Bagus mengatakan, masa purna tugas menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian para ASN selama bertahun-tahun. Bahkan terdapat ASN yang telah mengabdi hingga 39 tahun sebelum memasuki masa pensiun.
“Purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Saya berharap bapak dan ibu terus berkontribusi,” tuturnya.
Atas nama Pemkot Balikpapan dan masyarakat, Wawali menyampaikan terima kasih kepada para ASN yang telah memberikan pikiran, tenaga dan dedikasinya bagi pembangunan Kota Balikpapan.
“Saya juga berpesan agar para pensiunan tetap menjaga kesehatan dan silaturahmi, serta terus menjadi teladan dan memberikan inspirasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ungkapnya.
(Sf/Lo)