Seputar Kaltim

    Sekdaprov Kaltim Berharap Tahun Ini Angka Kemiskinan Jadi Nol

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    10 Januari 2024 pukul 11:07 WITA

    Sri Wahyuni, Sekdaprov Kaltim Saat Ditemui Usai Malam Penganugerahan dan Ramah Tamah, Selasa (9/1/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pada tahun 2024 ini, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni berharap agar angka kemiskinan berada di angka nol. Hal itu, disampaikan Sri usai malam resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemprov Kaltim, Selasa (9/1/2024) malam. 

    Untuk itu, Sri mengatakan pembangunan Kaltim akan difokuskan pada delapan prioritas yang terdapat dalam rencana pembangunan daerah. Hal itu di antaranya ialah peningkatan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, pengentasan kemiskinan termasuk stunting, kemudian transformasi ekonomi, dan dukungan kita untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang belum pernah ada pada rencana sebelumnya. 

    Sri menyatakan, meski di tahun 2023 angka kemiskinan Kaltim sudah menurun, harapannya di tahun berjalan ini bisa turun lagi sampai di angka nol.

    "2024 ini penanganan kemiskinan dan stunting menjadi penting. Kaltim kemarin telah turun kemiskinan ekstremnya, tapi kita di 2024 berharap mudah-mudahan bisa turun sampai zero (nol)," jelas Sri. 

    Malam Anugerah Ramah Tamah Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 67 Provinsi Kaltim menjadi awal kemeriahan perayaan HUT Kaltim. Malam ramah tamah ini sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi kepada pemangku para kepentingan. 

    "Paling tidak ini bisa jadi evaluasi bagi masing-masing kabupaten/kota. Kami pun di provinsi akan melakukan evaluasi dari indikator-indikator dan panji-panji itu akan kami gunakan," papar Sri.

    Selain memberikan penghargaan kepada instansi pemerintah Kab/kota, perusahaan serta individu juga turut diberi apresiasi.

    "Penghargaan ini diberikan bukan hanya untuk pemerintah ataupun perusahaan, ada yang individu yang taat pajak dengan nilai yang tinggi kami beri apresiasi," jelasnya.

    Perusahaan yang turut mendapatkan apresiasi di antaranya seperti PT. Pertamina Niaga dalam Wajib Pungut Taat dan Kontribusi Terbesar Atas Pemungutan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor serta PT. Permata Boreno Abadi dalam Program Prioritas Pangan Untuk Penghijauan.

    Sri mengungkap, mereka layak diberi apresiasi karena telah bersama-sama bersinergi untuk melaksanakan program Pemprov. Ia menyebut, lahan penghijauan ini juga membantu kita untuk mengurangi emisi karbon. 

    Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa apresiasi itu merupakan bentuk penghargaan kita untuk pencapaian yang pasti tidak bisa kita lakukan sendiri, karena pasti ada banyak pihak yang terlibat di dalamnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Sekdaprov Kaltim Berharap Tahun Ini Angka Kemiskinan Jadi Nol

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    10 Januari 2024 pukul 11:07 WITA

    Sri Wahyuni, Sekdaprov Kaltim Saat Ditemui Usai Malam Penganugerahan dan Ramah Tamah, Selasa (9/1/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pada tahun 2024 ini, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni berharap agar angka kemiskinan berada di angka nol. Hal itu, disampaikan Sri usai malam resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemprov Kaltim, Selasa (9/1/2024) malam. 

    Untuk itu, Sri mengatakan pembangunan Kaltim akan difokuskan pada delapan prioritas yang terdapat dalam rencana pembangunan daerah. Hal itu di antaranya ialah peningkatan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, pengentasan kemiskinan termasuk stunting, kemudian transformasi ekonomi, dan dukungan kita untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang belum pernah ada pada rencana sebelumnya. 

    Sri menyatakan, meski di tahun 2023 angka kemiskinan Kaltim sudah menurun, harapannya di tahun berjalan ini bisa turun lagi sampai di angka nol.

    "2024 ini penanganan kemiskinan dan stunting menjadi penting. Kaltim kemarin telah turun kemiskinan ekstremnya, tapi kita di 2024 berharap mudah-mudahan bisa turun sampai zero (nol)," jelas Sri. 

    Malam Anugerah Ramah Tamah Hari Ulang Tahun (HUT) Ke- 67 Provinsi Kaltim menjadi awal kemeriahan perayaan HUT Kaltim. Malam ramah tamah ini sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi kepada pemangku para kepentingan. 

    "Paling tidak ini bisa jadi evaluasi bagi masing-masing kabupaten/kota. Kami pun di provinsi akan melakukan evaluasi dari indikator-indikator dan panji-panji itu akan kami gunakan," papar Sri.

    Selain memberikan penghargaan kepada instansi pemerintah Kab/kota, perusahaan serta individu juga turut diberi apresiasi.

    "Penghargaan ini diberikan bukan hanya untuk pemerintah ataupun perusahaan, ada yang individu yang taat pajak dengan nilai yang tinggi kami beri apresiasi," jelasnya.

    Perusahaan yang turut mendapatkan apresiasi di antaranya seperti PT. Pertamina Niaga dalam Wajib Pungut Taat dan Kontribusi Terbesar Atas Pemungutan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor serta PT. Permata Boreno Abadi dalam Program Prioritas Pangan Untuk Penghijauan.

    Sri mengungkap, mereka layak diberi apresiasi karena telah bersama-sama bersinergi untuk melaksanakan program Pemprov. Ia menyebut, lahan penghijauan ini juga membantu kita untuk mengurangi emisi karbon. 

    Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa apresiasi itu merupakan bentuk penghargaan kita untuk pencapaian yang pasti tidak bisa kita lakukan sendiri, karena pasti ada banyak pihak yang terlibat di dalamnya. 

    (Sf/Rs)