Sehari Tembus 354 Ton, DLHK Kukar Ajak Masyarakat Sulap Sampah Jadi Peluang Bisnis

    Seputarfakta.com - Agus Saputra -

    Seputar Kaltim

    11 Februari 2026 09:28 WIB

    Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLHK Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) mencatat volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya mencapai 354 ton.

    Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah DLHK, Tri Joko Kuncoro mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah sampah sebagai peluang bisnis.

    Salah satunya dengan menyulap sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis, seperti limbah sisa makanan yang dimanfaatkan menjadi pupuk kompos maupun budi daya maggot, serta menggunakan sampah plastik untuk membuat paving block dan lainnya.

    “Kita mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah-sampah yang memiliki nilai ekonomis,” ujar Tri Joko Kuncoro, Rabu (11/2/2026).

    Dorongan ini tidak hanya sekadar ajakan saja, tapi DLHK Kukar akan memberikan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat terkait pemanfaatan sampah menjadi peluang usaha yang mendatangkan keuntungan.

    “Semaksimal mungkin nanti masyarakat akan kita berikan edukasi dan pelatihan,” jelas Tri Joko.

    Ia berharap melalui langkah ini dapat mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bekotok yang berada di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.

    “Hal ini tentu bisa mengurangi volume sampah yang dibawa ke TPA, sehingga tidak terjadi penumpukan di sana,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Sehari Tembus 354 Ton, DLHK Kukar Ajak Masyarakat Sulap Sampah Jadi Peluang Bisnis

    Seputarfakta.com - Agus Saputra -

    Seputar Kaltim

    11 Februari 2026 09:28 WIB

    Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLHK Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) mencatat volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya mencapai 354 ton.

    Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah DLHK, Tri Joko Kuncoro mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah sampah sebagai peluang bisnis.

    Salah satunya dengan menyulap sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis, seperti limbah sisa makanan yang dimanfaatkan menjadi pupuk kompos maupun budi daya maggot, serta menggunakan sampah plastik untuk membuat paving block dan lainnya.

    “Kita mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah-sampah yang memiliki nilai ekonomis,” ujar Tri Joko Kuncoro, Rabu (11/2/2026).

    Dorongan ini tidak hanya sekadar ajakan saja, tapi DLHK Kukar akan memberikan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat terkait pemanfaatan sampah menjadi peluang usaha yang mendatangkan keuntungan.

    “Semaksimal mungkin nanti masyarakat akan kita berikan edukasi dan pelatihan,” jelas Tri Joko.

    Ia berharap melalui langkah ini dapat mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bekotok yang berada di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.

    “Hal ini tentu bisa mengurangi volume sampah yang dibawa ke TPA, sehingga tidak terjadi penumpukan di sana,” tandasnya.

    (Sf/Lo)