Cari disini...
Seputar Kaltim
Stok beras di gudang Bulog Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepala Kantor Cabang Bulog Samarinda, Akhmad Roni Anwar, memastikan bahwa stok beras di Samarinda dalam kondisi aman. Hingga akhir tahun, stok beras untuk Kota Samarinda diperkirakan mencapai ribuan ton.
Dikatakannya, stok bahan pokok itu terbilang aman, saat ini tersedia 3.000 ton beras dan nantinya akan ada tambahan sekitar 5.000 ton. Sehingga total stok di akhir tahun untuk Kota Samarinda mencapai sekitar 8.000 ton.
"Sementara untuk Kalimantan Timur secara keseluruhan akan mencapai 15.000 ton," ujar Akhmad Roni, Kamis (5/12/2024).
Selain itu, Pemerintah Kota Samarinda juga melakukan pemantauan pendistribusian beras dari program cadangan pangan untuk memastikan kelancaran di lapangan. Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi, menyampaikan bahwa distribusi beras berjalan dengan baik.
Pada Kamis pagi tadi, pihaknya meninjau tiga lokasi yang melakukan penyaluran beras bantuan itu. Yakni di Kelurahan Sidodadi di Kecamatan Samarinda Ulu, Kelurahan Temindung Permai di Kecamatan Sungai Pinang, dan Kelurahan Gunung Kelua di Kecamatan Samarinda Ulu.
"Kami meninjau tiga lokasi, tidak ada masalah terkait sistem distribusi, bantuan sudah diterima, dan pembagian berjalan lancar. Dalam rangka Nataru, bahan pokok aman," ujar Rusmadi.
Orang nomor dua di Samarinda itu juga mengingatkan pentingnya menghindari masalah tumpang tindih data dan memastikan kecepatan distribusi agar bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kesiapan stok beras dan kelancaran distribusi menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pangan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan akhir tahun.
Dalam peninjauan itu juga turut hadir Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, turut mengapresiasi kesiapan pemerintah dan Bulog dalam memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi. Namun, ia menyoroti pentingnya sinkronisasi data untuk menghindari warga yang terlewat dari program ini.
"Saya melihat program ini sudah berjalan optimal, tetapi masih perlu dicek kembali apakah ada warga yang belum terdata. Karena ini merupakan program nasional, sinkronisasi data menjadi sangat penting. Secara keseluruhan, distribusi sudah bagus," kata Iswandi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Stok beras di gudang Bulog Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepala Kantor Cabang Bulog Samarinda, Akhmad Roni Anwar, memastikan bahwa stok beras di Samarinda dalam kondisi aman. Hingga akhir tahun, stok beras untuk Kota Samarinda diperkirakan mencapai ribuan ton.
Dikatakannya, stok bahan pokok itu terbilang aman, saat ini tersedia 3.000 ton beras dan nantinya akan ada tambahan sekitar 5.000 ton. Sehingga total stok di akhir tahun untuk Kota Samarinda mencapai sekitar 8.000 ton.
"Sementara untuk Kalimantan Timur secara keseluruhan akan mencapai 15.000 ton," ujar Akhmad Roni, Kamis (5/12/2024).
Selain itu, Pemerintah Kota Samarinda juga melakukan pemantauan pendistribusian beras dari program cadangan pangan untuk memastikan kelancaran di lapangan. Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi, menyampaikan bahwa distribusi beras berjalan dengan baik.
Pada Kamis pagi tadi, pihaknya meninjau tiga lokasi yang melakukan penyaluran beras bantuan itu. Yakni di Kelurahan Sidodadi di Kecamatan Samarinda Ulu, Kelurahan Temindung Permai di Kecamatan Sungai Pinang, dan Kelurahan Gunung Kelua di Kecamatan Samarinda Ulu.
"Kami meninjau tiga lokasi, tidak ada masalah terkait sistem distribusi, bantuan sudah diterima, dan pembagian berjalan lancar. Dalam rangka Nataru, bahan pokok aman," ujar Rusmadi.
Orang nomor dua di Samarinda itu juga mengingatkan pentingnya menghindari masalah tumpang tindih data dan memastikan kecepatan distribusi agar bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kesiapan stok beras dan kelancaran distribusi menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pangan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan akhir tahun.
Dalam peninjauan itu juga turut hadir Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, turut mengapresiasi kesiapan pemerintah dan Bulog dalam memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi. Namun, ia menyoroti pentingnya sinkronisasi data untuk menghindari warga yang terlewat dari program ini.
"Saya melihat program ini sudah berjalan optimal, tetapi masih perlu dicek kembali apakah ada warga yang belum terdata. Karena ini merupakan program nasional, sinkronisasi data menjadi sangat penting. Secara keseluruhan, distribusi sudah bagus," kata Iswandi.
(Sf/Rs)