Cari disini...
Seputar Kaltim
PMI Kukar jemput bola jaga ketersedian darah. (Foto:PMI Kukar)
Tenggarong - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan jemput bola untuk menjaga ketersediaan darah menjelang Ramadan 2025 mendatang.
"Biasanya selama Ramadan, jumlah pendonor berkurang, sehingga kita persiapkan stoknya dari sekarang," kata Staf UDD PMI Kukar, Novi Senin (10/2/2025).
Novi menyebut lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga bisa menyebabkan permintaan trombosit meningkat drastis, sehingga UDD PMII harus memastikan stok darah agar tetap aman.
UDD PMI Kukar menerapkan strategi jemput bola dengan mendatangi tempat-tempat umum, seperti gereja, masjid dan festival komunitas guna mengadakan kegiatan donor darah.
Selain mengandalkan donor sukarela, PMI juga melakukan seleksi terhadap setiap pendonor untuk memastikan darah yang didonorkan memenuhi standar kesehatan.
“Kami seleksi dulu dengan cara melihat kondisi fisik dan rekam medis pendonor. Jika semuanya memenuhi syarat, maka donor akan kita lakukan,” jelasnya.
Golongan darah yang paling banyak dibutuhkan saat ini adalah O dan A, tapi stok golongan darah A sering kali terbatas.
Kemudian, banyak pendonor berasal dari luar daerah, sehingga sulit bagi mereka untuk rutin mendonorkan darahnya.
Untuk mengatasi masalah ini, PMI sering meminta keluarga pasien menjadi pendonor pengganti.
Menjelang Ramadan 2025, PMI juga menyesuaikan jadwal donor agar lebih nyaman bagi pendonor. Biasanya, donor darah dilakukan setelah shalat Isya untuk menghindari efek lemas saat berpuasa.
“Meski sedikit yang mendonor selama Ramadan, kami tetap jemput bola mengunjungi gereja, masjid atau acara komunitas untuk mengumpulkan darah,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

PMI Kukar jemput bola jaga ketersedian darah. (Foto:PMI Kukar)
Tenggarong - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan jemput bola untuk menjaga ketersediaan darah menjelang Ramadan 2025 mendatang.
"Biasanya selama Ramadan, jumlah pendonor berkurang, sehingga kita persiapkan stoknya dari sekarang," kata Staf UDD PMI Kukar, Novi Senin (10/2/2025).
Novi menyebut lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga bisa menyebabkan permintaan trombosit meningkat drastis, sehingga UDD PMII harus memastikan stok darah agar tetap aman.
UDD PMI Kukar menerapkan strategi jemput bola dengan mendatangi tempat-tempat umum, seperti gereja, masjid dan festival komunitas guna mengadakan kegiatan donor darah.
Selain mengandalkan donor sukarela, PMI juga melakukan seleksi terhadap setiap pendonor untuk memastikan darah yang didonorkan memenuhi standar kesehatan.
“Kami seleksi dulu dengan cara melihat kondisi fisik dan rekam medis pendonor. Jika semuanya memenuhi syarat, maka donor akan kita lakukan,” jelasnya.
Golongan darah yang paling banyak dibutuhkan saat ini adalah O dan A, tapi stok golongan darah A sering kali terbatas.
Kemudian, banyak pendonor berasal dari luar daerah, sehingga sulit bagi mereka untuk rutin mendonorkan darahnya.
Untuk mengatasi masalah ini, PMI sering meminta keluarga pasien menjadi pendonor pengganti.
Menjelang Ramadan 2025, PMI juga menyesuaikan jadwal donor agar lebih nyaman bagi pendonor. Biasanya, donor darah dilakukan setelah shalat Isya untuk menghindari efek lemas saat berpuasa.
“Meski sedikit yang mendonor selama Ramadan, kami tetap jemput bola mengunjungi gereja, masjid atau acara komunitas untuk mengumpulkan darah,” pungkasnya.
(Sf/By)