Seputar Kaltim

    Sediakan 40 Stan, Dishub Samarinda Sulap Taman Bebaya jadi Arena Pameran UMKM dan Spot Kuliner

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    27 Februari 2024 pukul 15:27 WITA

    Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Didi Zulyani. (Foto: Tria/Seputarfakat.com)

    Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan meramaikan kembali Taman Bebaya dengan konsep ‘Taman Bebaya Fair’. Taman yang ada di Jalan Slamet Riyadi itu akan disulap menjadi tempat pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar memiliki nilai ekonomis. 

    Kepala Dishub Samarinda melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan (LLJ), Didi Zulyani menyampaikan, rencananya akan ada sekitar 40 tenda UMKM yang akan mengisi kegiatan itu. 

    “Rencananya mau dibuka setiap hari,” kata Didi saat ditemui usai peresmian CFD di Jalan Kesuma Bangsa, Minggu (25/2/2024).


    Lebih lanjut, Didi menyampaikan, hari Senin sampai Jumat akan beroperasi mulai jam 15.00 hingga 18.00 WITA. Sedangkan untuk akhir pekan dibagi ke dalam dua sesi. 

    Sesi pertama dimulai dari jam 06.00 sampai 10.00 WITA. Untuk sesi kedua dimulai dari jam 15.00 sampai 18.00 WITA. 

    Taman yang sempat ramai jadi perbincangan karena wabah ulat bulu ini akan dipersiapkan dengan sebaik mungkin untuk menarik atensi warga. Apalagi semenjak pandem ulat bulu, kata Didi masih sangat minim.

    Oleh karena itu, pihaknya menginisiasi dengan membuat pameran UMKM agar bisa menarik perhatian. Sehingga warga bukan hanya sekadar menikmati taman juga suasana pemandangan yang ada. Tapi sekaligus bisa menikmati kuliner serta memanjakan mata dengan barang-barang yang dijual di taman tersebut. 

    “Ada juga biaya sewa atau kontribusinya. Nanti dana itu akan kita alokasikan untuk kebersihan dan menunjang kelancaran kegiatan untuk kenyamanan bersama,” tuturnya. 

    Perbaikan dan penambahan fasilitas di taman itu tentu sudah menjadi perhatian Dishub. Soal parkir, Didi bilang, akan menambah lokasi parkir sehingga para pengunjung maupun pelaku usaha tidak perlu khawatir. 

    Kemudian Didi bilang, toilet yang ada di sana juga sudah mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ia berharap, sinergitas dari seluruh pihak ini membuat kegiatan berjalan lancar, dan Taman Bebaya bisa semakin dikenal masyarakat banyak. 

    “DLH juga mendukung rencana kita. Bahkan mereka juga sudah memperbaiki toilet yang ada di area taman,” katanya. 

    Dilansir dari media sosial resmi Taman Bebaya Fair, sore ini, Selasa (27/2/2024) akan ada Soft Opening selagi menunggu persiapan stan UMKM. Kegiatan itu diadakan gratis tanpa tiket masuk, mulai dari jam 15.00 sampai 18.00 WITA.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Sediakan 40 Stan, Dishub Samarinda Sulap Taman Bebaya jadi Arena Pameran UMKM dan Spot Kuliner

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    27 Februari 2024 pukul 15:27 WITA

    Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Didi Zulyani. (Foto: Tria/Seputarfakat.com)

    Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan meramaikan kembali Taman Bebaya dengan konsep ‘Taman Bebaya Fair’. Taman yang ada di Jalan Slamet Riyadi itu akan disulap menjadi tempat pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar memiliki nilai ekonomis. 

    Kepala Dishub Samarinda melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan (LLJ), Didi Zulyani menyampaikan, rencananya akan ada sekitar 40 tenda UMKM yang akan mengisi kegiatan itu. 

    “Rencananya mau dibuka setiap hari,” kata Didi saat ditemui usai peresmian CFD di Jalan Kesuma Bangsa, Minggu (25/2/2024).


    Lebih lanjut, Didi menyampaikan, hari Senin sampai Jumat akan beroperasi mulai jam 15.00 hingga 18.00 WITA. Sedangkan untuk akhir pekan dibagi ke dalam dua sesi. 

    Sesi pertama dimulai dari jam 06.00 sampai 10.00 WITA. Untuk sesi kedua dimulai dari jam 15.00 sampai 18.00 WITA. 

    Taman yang sempat ramai jadi perbincangan karena wabah ulat bulu ini akan dipersiapkan dengan sebaik mungkin untuk menarik atensi warga. Apalagi semenjak pandem ulat bulu, kata Didi masih sangat minim.

    Oleh karena itu, pihaknya menginisiasi dengan membuat pameran UMKM agar bisa menarik perhatian. Sehingga warga bukan hanya sekadar menikmati taman juga suasana pemandangan yang ada. Tapi sekaligus bisa menikmati kuliner serta memanjakan mata dengan barang-barang yang dijual di taman tersebut. 

    “Ada juga biaya sewa atau kontribusinya. Nanti dana itu akan kita alokasikan untuk kebersihan dan menunjang kelancaran kegiatan untuk kenyamanan bersama,” tuturnya. 

    Perbaikan dan penambahan fasilitas di taman itu tentu sudah menjadi perhatian Dishub. Soal parkir, Didi bilang, akan menambah lokasi parkir sehingga para pengunjung maupun pelaku usaha tidak perlu khawatir. 

    Kemudian Didi bilang, toilet yang ada di sana juga sudah mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ia berharap, sinergitas dari seluruh pihak ini membuat kegiatan berjalan lancar, dan Taman Bebaya bisa semakin dikenal masyarakat banyak. 

    “DLH juga mendukung rencana kita. Bahkan mereka juga sudah memperbaiki toilet yang ada di area taman,” katanya. 

    Dilansir dari media sosial resmi Taman Bebaya Fair, sore ini, Selasa (27/2/2024) akan ada Soft Opening selagi menunggu persiapan stan UMKM. Kegiatan itu diadakan gratis tanpa tiket masuk, mulai dari jam 15.00 sampai 18.00 WITA.

    (Sf/Rs)