Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas Damkar saat melakukan proses pemadaman (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Satu rumah warga di tepi Jalan Poros Kota Bangun-Tenggarong, tepatnya di Desa Loleng, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan terbakar, Selasa (25/8/2026) dini hari.
Insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 3.33 WITA. Kala itu, sepasang suami-istri yang tengah tertidur lelap dibangunkan oleh tetangganya setelah melihat adanya kobaran api menyala dari dalam rumah yang mereka tempati.
“Jadi saat kejadian itu, posisi korban berada dalam kamar bersama suaminya lagi tidur. Tetangga setempat mengetuk jendela dan memberitahukan bahwa ada kebakaran,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Mengetahui insiden tersebut, penghuni rumah langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.
Keduanya berhasil keluar dari rumah sebelum api semakin membesar dan melahap seluruh bagian bangunan.
Fida mengatakan pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian dengan mengerahkan sejumlah personel dan armada setelah menerima laporan dari warga setempat.
“Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam setengah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 5.00 WITA,” terangnya.
Menurut laporan, api pertama kali muncul dari dalam mobil yang terparkir di teras rumah sebelum akhirnya merembet ke bagian bangunan dan menghanguskan seluruh rumah.
“Posisi api sudah di dalam mobil dan merembet ke rumah,” ungkapnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, total kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp250 juta.
“Total kerugian diperkirakan sekitar Rp250 juta. Kini penyebab pasti terjadinya insiden kebakaran itu masih diselidiki oleh kepolisian,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas Damkar saat melakukan proses pemadaman (Dok: Disdamkar Matan Kukar)
Tenggarong - Satu rumah warga di tepi Jalan Poros Kota Bangun-Tenggarong, tepatnya di Desa Loleng, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan terbakar, Selasa (25/8/2026) dini hari.
Insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 3.33 WITA. Kala itu, sepasang suami-istri yang tengah tertidur lelap dibangunkan oleh tetangganya setelah melihat adanya kobaran api menyala dari dalam rumah yang mereka tempati.
“Jadi saat kejadian itu, posisi korban berada dalam kamar bersama suaminya lagi tidur. Tetangga setempat mengetuk jendela dan memberitahukan bahwa ada kebakaran,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Mengetahui insiden tersebut, penghuni rumah langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.
Keduanya berhasil keluar dari rumah sebelum api semakin membesar dan melahap seluruh bagian bangunan.
Fida mengatakan pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian dengan mengerahkan sejumlah personel dan armada setelah menerima laporan dari warga setempat.
“Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam setengah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 5.00 WITA,” terangnya.
Menurut laporan, api pertama kali muncul dari dalam mobil yang terparkir di teras rumah sebelum akhirnya merembet ke bagian bangunan dan menghanguskan seluruh rumah.
“Posisi api sudah di dalam mobil dan merembet ke rumah,” ungkapnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, total kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp250 juta.
“Total kerugian diperkirakan sekitar Rp250 juta. Kini penyebab pasti terjadinya insiden kebakaran itu masih diselidiki oleh kepolisian,” tandasnya.
(Sf/Rs)