Cari disini...
Seputar Kaltim
Rusmadi Wongso yang mengundurkan diri dari PDIP. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Rusmadi Wongso secara resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Timur, ditandai dengan pengembalian Kartu Tanda Anggota (KTA) partai di Kantor DPD PDIP Kaltim, Jalan A. Wahab Syahranie, pada Jumat (1/11/2024) pukul 15.00 WITA. KTA tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Kaltim, Veridiana.
Sebelumnya Rusmadi telah diterpa sejumlah masalah internal partai, termasuk berpaling dukungan dari PDIP kepada koalisi partai dari Rudy Mas’ud. Pernah diberitakan media ini, Rusmadi akan diberikan Sanksi yang berujung pada pemecatan kader. Namun sebelum itu terjadi, Rusmadi berinisiatif untuk mengundurkan diri dari PDIP.
“Benar, saya mengembalikan KTA saya kepada PDIP Kaltim. Saya mengucapkan terima kasih kepada partai yang telah membesarkan nama saya sebagai kader selama ini,” ungkap Rusmadi setelah penyerahan KTA.
Rusmadi Wongso menjadi anggota PDIP Kaltim sejak Juli 2018 dan telah mengabdikan diri di partai tersebut selama enam tahun. Keputusan untuk mengembalikan KTA diambilnya sebagai langkah yang dianggap terbaik bagi dirinya dan partai. “Keputusan mengembalikan KTA ini adalah jalan terbaik bagi partai maupun saya sendiri,” tambahnya.
Alasan di balik pengunduran diri Rusmadi berkaitan dengan dukungannya terhadap pasangan calon (paslon) lain dalam Pilkada 2024. Veridiana mengonfirmasi hal tersebut, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan pilihan sadar dari Rusmadi yang telah dipertimbangkan dengan matang. “Ini adalah keputusan dari Rusmadi terkait pilihannya secara sadar, ditandai dengan penyerahan KTA-nya kepada kami,” jelas Veridiana saat berbincang dengan wartawan.
Setelah menerima KTA, Veridiana menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan PDIP untuk memproses status Rusmadi Wongso yang kini bukan lagi kader PDIP Kaltim. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan pengabdian Rusmadi selama berkiprah di PDIP.
Hingga saat ini, Rusmadi Wongso belum mengumumkan langkah politik selanjutnya. Ia belum memutuskan apakah akan bergabung dengan partai lain atau memilih jalur karier yang berbeda dalam beberapa tahun ke depan. Keputusan ini tentunya menjadi perhatian bagi pengamat politik dan para kader PDIP di Kalimantan Timur, mengingat peran Rusmadi yang cukup signifikan selama ini.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rusmadi Wongso yang mengundurkan diri dari PDIP. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Rusmadi Wongso secara resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Timur, ditandai dengan pengembalian Kartu Tanda Anggota (KTA) partai di Kantor DPD PDIP Kaltim, Jalan A. Wahab Syahranie, pada Jumat (1/11/2024) pukul 15.00 WITA. KTA tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Kaltim, Veridiana.
Sebelumnya Rusmadi telah diterpa sejumlah masalah internal partai, termasuk berpaling dukungan dari PDIP kepada koalisi partai dari Rudy Mas’ud. Pernah diberitakan media ini, Rusmadi akan diberikan Sanksi yang berujung pada pemecatan kader. Namun sebelum itu terjadi, Rusmadi berinisiatif untuk mengundurkan diri dari PDIP.
“Benar, saya mengembalikan KTA saya kepada PDIP Kaltim. Saya mengucapkan terima kasih kepada partai yang telah membesarkan nama saya sebagai kader selama ini,” ungkap Rusmadi setelah penyerahan KTA.
Rusmadi Wongso menjadi anggota PDIP Kaltim sejak Juli 2018 dan telah mengabdikan diri di partai tersebut selama enam tahun. Keputusan untuk mengembalikan KTA diambilnya sebagai langkah yang dianggap terbaik bagi dirinya dan partai. “Keputusan mengembalikan KTA ini adalah jalan terbaik bagi partai maupun saya sendiri,” tambahnya.
Alasan di balik pengunduran diri Rusmadi berkaitan dengan dukungannya terhadap pasangan calon (paslon) lain dalam Pilkada 2024. Veridiana mengonfirmasi hal tersebut, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan pilihan sadar dari Rusmadi yang telah dipertimbangkan dengan matang. “Ini adalah keputusan dari Rusmadi terkait pilihannya secara sadar, ditandai dengan penyerahan KTA-nya kepada kami,” jelas Veridiana saat berbincang dengan wartawan.
Setelah menerima KTA, Veridiana menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan PDIP untuk memproses status Rusmadi Wongso yang kini bukan lagi kader PDIP Kaltim. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan pengabdian Rusmadi selama berkiprah di PDIP.
Hingga saat ini, Rusmadi Wongso belum mengumumkan langkah politik selanjutnya. Ia belum memutuskan apakah akan bergabung dengan partai lain atau memilih jalur karier yang berbeda dalam beberapa tahun ke depan. Keputusan ini tentunya menjadi perhatian bagi pengamat politik dan para kader PDIP di Kalimantan Timur, mengingat peran Rusmadi yang cukup signifikan selama ini.
(Sf/Rs)