Cari disini...
Seputar Kaltim
Lomba Gerak Jalan Gembira dan Lomba Yel-Yel Anti Korupsi Disdikbud Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar kegiatan Lomba Gerak Jalan Gembira dan Lomba Yel-Yel Anti Korupsi pada Rabu (19/8/2026).
Mengusung tema 'Bergerak Serentak Sehat Badannya, Bersih dari Korupsi Negerinya', ratusan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Paser dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang mengambil rute dari depan Kantor Bupati Paser hingga Taman MTQ Putri Petung itu dirancang sebagai sarana edukasi lapangan untuk menolak praktik suap dan pungutan liar (pungli) sejak dari bangku sekolah.
Ketua Panitia Kegiatan, Ika Aryani menyebut bahwa edukasi integritas sengaja dikemas melalui olahraga dan kreativitas agar materi antikorupsi lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
"Selain mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai anti korupsi melalui kreativitas dan kebersamaan," kata Ika, Rabu (19/8/2026).
Sebanyak 19 SD/MI, 18 SMP, 8 SMA/SMK, 1 Sekolah Luar Biasa (SLB), serta 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sementara Kepala Disdikbud Kabupaten Paser, M Yunus Syam menegaskan bahwa pembentukan karakter anti korupsi pada generasi muda merupakan investasi jangka panjang pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan infrastruktur dan ekonomi tidak akan berdampak maksimal tanpa dibentengi oleh sumber daya manusia yang memiliki integritas.
"Kampanye ini tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus terus-menerus digaungkan dan ditanamkan dalam diri anak-anak serta seluruh lapisan masyarakat," ucapnya.
Langkah Disdikbud Paser itu menjadi dukungan terhadap penolakan anti korupsi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI guna memupuk budaya malu berbuat curang sejak di usia bangku sekolah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lomba Gerak Jalan Gembira dan Lomba Yel-Yel Anti Korupsi Disdikbud Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar kegiatan Lomba Gerak Jalan Gembira dan Lomba Yel-Yel Anti Korupsi pada Rabu (19/8/2026).
Mengusung tema 'Bergerak Serentak Sehat Badannya, Bersih dari Korupsi Negerinya', ratusan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Paser dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang mengambil rute dari depan Kantor Bupati Paser hingga Taman MTQ Putri Petung itu dirancang sebagai sarana edukasi lapangan untuk menolak praktik suap dan pungutan liar (pungli) sejak dari bangku sekolah.
Ketua Panitia Kegiatan, Ika Aryani menyebut bahwa edukasi integritas sengaja dikemas melalui olahraga dan kreativitas agar materi antikorupsi lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
"Selain mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai anti korupsi melalui kreativitas dan kebersamaan," kata Ika, Rabu (19/8/2026).
Sebanyak 19 SD/MI, 18 SMP, 8 SMA/SMK, 1 Sekolah Luar Biasa (SLB), serta 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sementara Kepala Disdikbud Kabupaten Paser, M Yunus Syam menegaskan bahwa pembentukan karakter anti korupsi pada generasi muda merupakan investasi jangka panjang pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan infrastruktur dan ekonomi tidak akan berdampak maksimal tanpa dibentengi oleh sumber daya manusia yang memiliki integritas.
"Kampanye ini tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus terus-menerus digaungkan dan ditanamkan dalam diri anak-anak serta seluruh lapisan masyarakat," ucapnya.
Langkah Disdikbud Paser itu menjadi dukungan terhadap penolakan anti korupsi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI guna memupuk budaya malu berbuat curang sejak di usia bangku sekolah.
(Sf/Rs)