Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat tinjau pembangunan jalan penghubung Kukar-Kutim (Dok: KukarPaper)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri mengungkapkan sebanyak lima perusahaan dilibatkan dalam pembangunan akses jalan penghubung antara Kecamatan Muara Kaman menuju Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur (Kutim).
Dalam pembangunan akses jalan baru itu, pemerintah daerah tidak menggelontorkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kukar sepeserpun karena pengerjaan sepenuhnya digarap oleh lima perusahaan di kawasan tersebut.
“Jadi untuk jalan Kukar-Kutim kita membentuk jalan baru di daerah muara kaman menuju muara ancalong. Jalanan ini tidak menggunakan APBD dan untuk pembangunannya digarap lima perusahaan,” ujar Aulia, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan masing-masing perusahaan telah mendapatkan porsi pengerjaan pada ruas jalan, sehingga pembangunan dapat dilakukan secara gotong royong dan bertahap hingga seluruh jalur tersambung.
Kini tercatat sekitar 12 Kilometer (Km) jalan telah dibangun, sementara 10 Km sisanya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung sebelum 2026 berakhir.
“Mereka membagi ruas-ruas jalannya dan panjang jalan yang sudah terbangun saat ini sekitar 12 Km,” terang Aulia.
Setelah seluruh pengerjaan rampung, pemerintah daerah mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama untuk melanjutkan peningkatan kualitas jalan melalui pembangunan rigid beton agar akses jalan tersebut kokoh dan layak dilintasi.
“Saya sudah berkoordinasi dengan gubernur terkait pembangunan jalan ini dan menyambut baik. Jadi tahun depan kita merencanakan pembangunan rigidnya dengan menyesuaikan kemampuan anggaran kita,” paparnya.
Dengan terbangunnya akses jalan penghubung ini diharapkan dapat memperluas konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat Kukar dan Kutim.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat tinjau pembangunan jalan penghubung Kukar-Kutim (Dok: KukarPaper)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri mengungkapkan sebanyak lima perusahaan dilibatkan dalam pembangunan akses jalan penghubung antara Kecamatan Muara Kaman menuju Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur (Kutim).
Dalam pembangunan akses jalan baru itu, pemerintah daerah tidak menggelontorkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kukar sepeserpun karena pengerjaan sepenuhnya digarap oleh lima perusahaan di kawasan tersebut.
“Jadi untuk jalan Kukar-Kutim kita membentuk jalan baru di daerah muara kaman menuju muara ancalong. Jalanan ini tidak menggunakan APBD dan untuk pembangunannya digarap lima perusahaan,” ujar Aulia, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan masing-masing perusahaan telah mendapatkan porsi pengerjaan pada ruas jalan, sehingga pembangunan dapat dilakukan secara gotong royong dan bertahap hingga seluruh jalur tersambung.
Kini tercatat sekitar 12 Kilometer (Km) jalan telah dibangun, sementara 10 Km sisanya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung sebelum 2026 berakhir.
“Mereka membagi ruas-ruas jalannya dan panjang jalan yang sudah terbangun saat ini sekitar 12 Km,” terang Aulia.
Setelah seluruh pengerjaan rampung, pemerintah daerah mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama untuk melanjutkan peningkatan kualitas jalan melalui pembangunan rigid beton agar akses jalan tersebut kokoh dan layak dilintasi.
“Saya sudah berkoordinasi dengan gubernur terkait pembangunan jalan ini dan menyambut baik. Jadi tahun depan kita merencanakan pembangunan rigidnya dengan menyesuaikan kemampuan anggaran kita,” paparnya.
Dengan terbangunnya akses jalan penghubung ini diharapkan dapat memperluas konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat Kukar dan Kutim.
(Sf/Rs)