Seputar Kaltim

    Sebanyak 5 Desa Rawan Pangan di Paser Sudah Teraliri Pangan Murah, 1 Desa Menyusul

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2026 pukul 15:42 WITA

    Pendistribusian program pangan murah DKP Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Paser memastikan program Revitalisasi Outlet Desa (Roda Pangan) melalui Akselerasi Pangan telah menjangkau lima dari enam desa rawan pangan di Paser.

    Lima desa yang sudah terdistribusi pangan murah yakni Desa Labuang Kallo, Selengot, Kladen, Rantau Buta dan Kayungo Sari. Program tersebut telah berjalan sejak awal September 2026.

    Kepala DKP Paser, M Arfah, menyebut hingga kini ada satu desa yang belum mendapat pendistribusian dari enam desa yang ditargetkan pada program Roda Pangan. Desa tersebut yaitu Desa Rantau Layung dan akan disasar pada tahap selanjutnya setelah Monitoring dan Evaluasi (monev).

    "Untuk sementara program jangka pendek lima desa. Setelah monitoring dan evaluasi, baru menyasar Desa Rantau Layung," kata Arfah, Kamis (1/10/2026).

    Arfah menjelaskan, pendistribusian tahap berikutnya masuk program jangka menengah karena DKP harus memastikan kesiapan outlet desa sebagai syarat utama.

    "Pendistribusian pada tahap berikutnya merupakan program jangka menengah, mengingat ketersediaan outlet di desa dengan persyaratan harus lengkap dulu, baru bisa dilaksanakan pendistribusian," jelasnya.

    Program Roda Pangan merupakan kemitraan DKP Paser dengan Bulog yang ditujukan untuk memangkas jarak dan biaya transportasi warga desa yang selama ini kesulitan mengakses pangan murah. Melalui outlet desa, warga tidak perlu lagi ke kota untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    "Beberapa jenis kebutuhan pangan yang kita salurkan yaitu beras SPHP, Minyakita dan Gulakita," tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sebanyak 5 Desa Rawan Pangan di Paser Sudah Teraliri Pangan Murah, 1 Desa Menyusul

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2026 pukul 15:42 WITA

    Pendistribusian program pangan murah DKP Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Paser memastikan program Revitalisasi Outlet Desa (Roda Pangan) melalui Akselerasi Pangan telah menjangkau lima dari enam desa rawan pangan di Paser.

    Lima desa yang sudah terdistribusi pangan murah yakni Desa Labuang Kallo, Selengot, Kladen, Rantau Buta dan Kayungo Sari. Program tersebut telah berjalan sejak awal September 2026.

    Kepala DKP Paser, M Arfah, menyebut hingga kini ada satu desa yang belum mendapat pendistribusian dari enam desa yang ditargetkan pada program Roda Pangan. Desa tersebut yaitu Desa Rantau Layung dan akan disasar pada tahap selanjutnya setelah Monitoring dan Evaluasi (monev).

    "Untuk sementara program jangka pendek lima desa. Setelah monitoring dan evaluasi, baru menyasar Desa Rantau Layung," kata Arfah, Kamis (1/10/2026).

    Arfah menjelaskan, pendistribusian tahap berikutnya masuk program jangka menengah karena DKP harus memastikan kesiapan outlet desa sebagai syarat utama.

    "Pendistribusian pada tahap berikutnya merupakan program jangka menengah, mengingat ketersediaan outlet di desa dengan persyaratan harus lengkap dulu, baru bisa dilaksanakan pendistribusian," jelasnya.

    Program Roda Pangan merupakan kemitraan DKP Paser dengan Bulog yang ditujukan untuk memangkas jarak dan biaya transportasi warga desa yang selama ini kesulitan mengakses pangan murah. Melalui outlet desa, warga tidak perlu lagi ke kota untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    "Beberapa jenis kebutuhan pangan yang kita salurkan yaitu beras SPHP, Minyakita dan Gulakita," tutupnya.

    (Sf/Lo)