Seputar Kaltim

    Sebanyak 4.052 Calon Peserta Didik Terdata untuk Sekolah Rakyat Bontang

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    10 September 2026 pukul 23:26 WITA

    Rapat koordinasi Pemkot Bontang dalam rangka persiapan lahan Sekolah Rakyat 2026. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Sebanyak 4.052 calon peserta didik terdata dalam persiapan program Sekolah Rakyat Tahun 2026 di Kota Bontang. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melakukan verifikasi dan perbaikan terhadap 263 data bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

    Pemutakhiran data menjadi salah satu fokus Pemkot Bontang dalam mempersiapkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Lahan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kamis (10/9/2026).

    Ia mengatakan, ketepatan data menjadi bagian penting agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan tepat sasaran.

    Selain pemutakhiran data calon peserta didik, Pemkot Bontang juga mempersiapkan kebutuhan infrastruktur sekolah. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 4 hektare yang akan memasuki tahap pematangan.

    Lahan tersebut memiliki kontur yang cukup menantang dengan kebutuhan pekerjaan cut and fill mencapai sekitar 41 ribu meter kubik. Biaya persiapan lahan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

    “Kami ingin program ini segera terealisasi. Dukungan dan kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar persiapan lahan bisa berjalan cepat dan sesuai target,” ujar Agus Haris.

    Guna mendukung proses tersebut, Pemkot Bontang membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan dapat diberikan dalam bentuk penyediaan alat berat, bahan bakar minyak (BBM), maupun tenaga ahli.

    Sejumlah perusahaan disebut telah merespons positif rencana tersebut. Pemkot Bontang selanjutnya akan menyiapkan proposal teknis sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan fisik yang ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026.

    Selain memastikan kesiapan lahan, Pemkot Bontang juga mempersiapkan kebutuhan tenaga pendidik dan menghitung kebutuhan operasional Sekolah Rakyat untuk jangka panjang.

    Pemutakhiran data calon peserta didik dilakukan untuk memastikan penerima manfaat program sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Dengan jumlah calon siswa yang telah terdata mencapai 4.052 orang, proses validasi menjadi tahapan penting sebelum program tersebut direalisasikan.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sebanyak 4.052 Calon Peserta Didik Terdata untuk Sekolah Rakyat Bontang

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    10 September 2026 pukul 23:26 WITA

    Rapat koordinasi Pemkot Bontang dalam rangka persiapan lahan Sekolah Rakyat 2026. (Foto: Prokompim Bontang)

    Bontang - Sebanyak 4.052 calon peserta didik terdata dalam persiapan program Sekolah Rakyat Tahun 2026 di Kota Bontang. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melakukan verifikasi dan perbaikan terhadap 263 data bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

    Pemutakhiran data menjadi salah satu fokus Pemkot Bontang dalam mempersiapkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Lahan yang dipimpin Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Kamis (10/9/2026).

    Ia mengatakan, ketepatan data menjadi bagian penting agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan tepat sasaran.

    Selain pemutakhiran data calon peserta didik, Pemkot Bontang juga mempersiapkan kebutuhan infrastruktur sekolah. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 4 hektare yang akan memasuki tahap pematangan.

    Lahan tersebut memiliki kontur yang cukup menantang dengan kebutuhan pekerjaan cut and fill mencapai sekitar 41 ribu meter kubik. Biaya persiapan lahan diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

    “Kami ingin program ini segera terealisasi. Dukungan dan kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar persiapan lahan bisa berjalan cepat dan sesuai target,” ujar Agus Haris.

    Guna mendukung proses tersebut, Pemkot Bontang membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan dapat diberikan dalam bentuk penyediaan alat berat, bahan bakar minyak (BBM), maupun tenaga ahli.

    Sejumlah perusahaan disebut telah merespons positif rencana tersebut. Pemkot Bontang selanjutnya akan menyiapkan proposal teknis sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan fisik yang ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026.

    Selain memastikan kesiapan lahan, Pemkot Bontang juga mempersiapkan kebutuhan tenaga pendidik dan menghitung kebutuhan operasional Sekolah Rakyat untuk jangka panjang.

    Pemutakhiran data calon peserta didik dilakukan untuk memastikan penerima manfaat program sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Dengan jumlah calon siswa yang telah terdata mencapai 4.052 orang, proses validasi menjadi tahapan penting sebelum program tersebut direalisasikan.

    (Sf/Lo)