Seputar Kaltim

    Sebanyak 36 Sekolah Kutim Siap Jadi Rujukan Google, Masih Tunggu Chromebook

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    20 September 2026 pukul 12:24 WITA

    Kepala Disdikbud Kutim Mulyono. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Sebanyak 36 sekolah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini telah disiapkan untuk menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menyebut sekolah-sekolah tersebut sudah berada pada tahap siap diluncurkan.

    Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan persiapan KSRG pada 36 sekolah telah dilakukan. Saat ini, masih ada satu persyaratan yang perlu dipenuhi sebelum program tersebut diluncurkan.

    “Sudah kita programkan yang namanya KSRG, Kandidat Sekolah Rujukan Google. Itu sudah 36 sekolah, sudah siap semua tinggal di-launching,” ujar Mulyono.

    Persyaratan yang masih menjadi kendala berkaitan dengan ketersediaan perangkat pembelajaran. Mulyono menyebut setiap sekolah harus memenuhi kebutuhan minimal 60 perangkat Chromebook.

    “Satu syarat yang belum kita penuhi yaitu pemenuhan satu sekolah minimal 60 Chromebook,” katanya.

    Pemenuhan perangkat tersebut masih menjadi pertimbangan Disdikbud Kutim. Mulyono menyebut pengadaan Chromebook dari pemerintah pusat masih menghadapi persoalan.

    “Sementara Chromebook ini kan di pusat masih ada masalah. Jadi kita mau mengadakan itu masih agak ragu-ragu,” jelasnya.

    Di sisi lain, kesiapan guru dan akun pembelajaran telah dilakukan. Guru-guru pada sekolah yang disiapkan telah mengikuti bimbingan teknis, sementara seluruh guru disebut telah memiliki akun belajar.

    “Guru-guru kita sudah kita bimtek, sudah kita level zero, level satu, akun belajar semua sudah punya semua,” tambahnya.

    Disdikbud Kutim juga telah memiliki sejumlah tutor level nasional untuk Google. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum 36 sekolah tersebut diluncurkan sebagai KSRG.

    Untuk memenuhi kebutuhan perangkat, Disdikbud Kutim juga mencoba mencari dukungan melalui pihak ketiga dan program tanggung jawab sosial perusahaan. 

    “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada penyelesaian. Kita juga mencoba upaya pihak ketiga, CSR untuk Chromebook dan semoga kali ini semua sukses. Ya, segera kita launching,” ucapnya.

    Mulyono kembali menegaskan, 36 sekolah tersebut telah disiapkan untuk diluncurkan sebagai KSRG setelah persyaratan yang masih menjadi kendala dapat diselesaikan.

    “Kita sudah siap 36 sekolah yang bisa kita launching sebagai KSRG, Kandidat Sekolah Rujukan Google,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sebanyak 36 Sekolah Kutim Siap Jadi Rujukan Google, Masih Tunggu Chromebook

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    20 September 2026 pukul 12:24 WITA

    Kepala Disdikbud Kutim Mulyono. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Sebanyak 36 sekolah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini telah disiapkan untuk menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menyebut sekolah-sekolah tersebut sudah berada pada tahap siap diluncurkan.

    Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengatakan persiapan KSRG pada 36 sekolah telah dilakukan. Saat ini, masih ada satu persyaratan yang perlu dipenuhi sebelum program tersebut diluncurkan.

    “Sudah kita programkan yang namanya KSRG, Kandidat Sekolah Rujukan Google. Itu sudah 36 sekolah, sudah siap semua tinggal di-launching,” ujar Mulyono.

    Persyaratan yang masih menjadi kendala berkaitan dengan ketersediaan perangkat pembelajaran. Mulyono menyebut setiap sekolah harus memenuhi kebutuhan minimal 60 perangkat Chromebook.

    “Satu syarat yang belum kita penuhi yaitu pemenuhan satu sekolah minimal 60 Chromebook,” katanya.

    Pemenuhan perangkat tersebut masih menjadi pertimbangan Disdikbud Kutim. Mulyono menyebut pengadaan Chromebook dari pemerintah pusat masih menghadapi persoalan.

    “Sementara Chromebook ini kan di pusat masih ada masalah. Jadi kita mau mengadakan itu masih agak ragu-ragu,” jelasnya.

    Di sisi lain, kesiapan guru dan akun pembelajaran telah dilakukan. Guru-guru pada sekolah yang disiapkan telah mengikuti bimbingan teknis, sementara seluruh guru disebut telah memiliki akun belajar.

    “Guru-guru kita sudah kita bimtek, sudah kita level zero, level satu, akun belajar semua sudah punya semua,” tambahnya.

    Disdikbud Kutim juga telah memiliki sejumlah tutor level nasional untuk Google. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum 36 sekolah tersebut diluncurkan sebagai KSRG.

    Untuk memenuhi kebutuhan perangkat, Disdikbud Kutim juga mencoba mencari dukungan melalui pihak ketiga dan program tanggung jawab sosial perusahaan. 

    “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada penyelesaian. Kita juga mencoba upaya pihak ketiga, CSR untuk Chromebook dan semoga kali ini semua sukses. Ya, segera kita launching,” ucapnya.

    Mulyono kembali menegaskan, 36 sekolah tersebut telah disiapkan untuk diluncurkan sebagai KSRG setelah persyaratan yang masih menjadi kendala dapat diselesaikan.

    “Kita sudah siap 36 sekolah yang bisa kita launching sebagai KSRG, Kandidat Sekolah Rujukan Google,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)