Seputar Fakta

    Seputar Kaltim

    Sebanyak 3 Rumah di Tabang Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    28 Oktober 2026 pukul 02:57 WITA

    Salah satu warga di Desa Tukung Ritan saat berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya (Dok: rekaman amatir warga)

    Tenggarong - Kebakaran kembali melanda kawasan padat penduduk, kali ini terjadi di RT 005, Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Kutai Kertanegara (Kukar), Selasa (27/10/2026).

    Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Kala itu, munculnya kobaran api membuat warga di sekitar dilanda rasa panik dan bahu-membahu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

    “Warga sekitar langsung melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama dengan  menggunakan tiga unit mesin alkon sembari menunggu petugas tiba,”ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.

    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, kobaran api pertama kali muncul di salah satu rumah warga hingga pada akhirnya merambat ke bangunan yang berada di sekitarnya.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Disdamkar Matan Kukar langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman, sekaligus mencegah api semakin menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

    Setibanya di lokasi kejadian, proses pemadaman turut dibantu Tim Tanggap Darurat PT Bayan yang mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran.

    Setelah sekitar sejam berjibaku melakukan pemadaman, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan berkat peran Disdamkar Matan Kukar, Tim Tanggap Darurat PT Bayan serta warga setempat.

    “Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.36 WITA,” terang Fida.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun dua rumah warga dilaporkan hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya ikut terdampak.

    Atas kejadian ini, total kerugian materiil yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp235 juta. Kini, penyebab terjadinya insiden kebakaran tersebut masih belum diketahui secara pasti dan tengah dalam proses penyelidikan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Sebanyak 3 Rumah di Tabang Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    28 Oktober 2026 pukul 02:57 WITA

    Salah satu warga di Desa Tukung Ritan saat berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya (Dok: rekaman amatir warga)

    Tenggarong - Kebakaran kembali melanda kawasan padat penduduk, kali ini terjadi di RT 005, Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Kutai Kertanegara (Kukar), Selasa (27/10/2026).

    Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Kala itu, munculnya kobaran api membuat warga di sekitar dilanda rasa panik dan bahu-membahu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

    “Warga sekitar langsung melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama dengan  menggunakan tiga unit mesin alkon sembari menunggu petugas tiba,”ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.

    Berdasarkan keterangan dari saksi mata, kobaran api pertama kali muncul di salah satu rumah warga hingga pada akhirnya merambat ke bangunan yang berada di sekitarnya.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Disdamkar Matan Kukar langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman, sekaligus mencegah api semakin menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

    Setibanya di lokasi kejadian, proses pemadaman turut dibantu Tim Tanggap Darurat PT Bayan yang mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran.

    Setelah sekitar sejam berjibaku melakukan pemadaman, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan berkat peran Disdamkar Matan Kukar, Tim Tanggap Darurat PT Bayan serta warga setempat.

    “Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.36 WITA,” terang Fida.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun dua rumah warga dilaporkan hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya ikut terdampak.

    Atas kejadian ini, total kerugian materiil yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp235 juta. Kini, penyebab terjadinya insiden kebakaran tersebut masih belum diketahui secara pasti dan tengah dalam proses penyelidikan.

    (Sf/Rs)