Seputar Kaltim

    Sebanyak 200 Jemaah Ikuti Salat Istisqa di Mako Polres Paser, Berharap Hujan Turun dan Padamkan Karhutla

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    24 Agustus 2026 pukul 21:12 WITA

    Salat Istisqa di Mako Polres Paser. (Foto: Humas Polres Paser)

    Tana Paser - Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat musim kemarau panjang mendorong Polres Paser menginisiasi ikhtiar melalui aspek spiritual untuk menanggulangi krisis iklim tersebut. 

    Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser di Halaman Apel Mako Polres Paser, Jalan Jend. Sudirman, Tanah Grogot, pada Senin pagi.

    Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum menyadari betul bahwa selain pengerahan armada pemadam di lapangan, upaya melalui jalur spiritual menjadi hal penting ketika kekeringan mulai meluas.

    Kapolres Paser, AKBP Sofyan menyebut pelaksanaan ibadah sunnah itu berlangsung sejak pukul 07.45 WITA hingga 08.15 WITA tersebut diikuti sekitar 200 jemaah secara khusyuk.

    "Harapan kita semua semoga hujan segera turun agar dapat membasahi lahan-lahan kering dan membantu memadamkan titik api," kata AKBP Sofyan, Senin (24/8/2026).

    Kegiatan tersebut memfokuskan perhatian pada titik-titik api karhutla yang terus dipantau intensif agar tidak meluas menuju pemukiman warga atau merusak ekosistem hutan.

    Dalam khutbahnya, Ustadz Muhammad As'ad menyerukan pentingnya kesadaran kolektif umat untuk memperbanyak istighfar, bersedekah, serta memohon ampunan sebagai jalan spiritual mengatasi bencana kemarau.

    Selain itu, kehadiran jajaran pejabat daerah mempertegas sudut pandang sinergi kelembagaan dalam menghadapi situasi darurat bencana alam. Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari hadir mewakili Bupati Paser guna menunjukkan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung aksi penanganan iklim.

    "Selain berikhtiar melalui jalur spiritual, kita juga akan mengintensifkan patroli dan pencegahan karhutla bersama TNi, BPBD serta masyarakat,", tambahnya.

    AKBP Sofyan menyampaikan, turunnya hujan saat ini sangat dibutuhkan guna menanggulangi ancaman karhutla yang dalam beberapa pekan telah terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Paser.

    Di samping aspek keagamaan, Polres Paser menegaskan komitmen pencegahan karhutla dari sudut pandang penegakan hukum dan teknis di lapangan. Kepolisian memastikan akan terus mengintensifkan patroli serta sosialisasi guna melakukan pencegahan pembakaran lahan secara liar bersama TNI, BPBD dan masyarakat.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Sebanyak 200 Jemaah Ikuti Salat Istisqa di Mako Polres Paser, Berharap Hujan Turun dan Padamkan Karhutla

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    24 Agustus 2026 pukul 21:12 WITA

    Salat Istisqa di Mako Polres Paser. (Foto: Humas Polres Paser)

    Tana Paser - Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat musim kemarau panjang mendorong Polres Paser menginisiasi ikhtiar melalui aspek spiritual untuk menanggulangi krisis iklim tersebut. 

    Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser di Halaman Apel Mako Polres Paser, Jalan Jend. Sudirman, Tanah Grogot, pada Senin pagi.

    Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum menyadari betul bahwa selain pengerahan armada pemadam di lapangan, upaya melalui jalur spiritual menjadi hal penting ketika kekeringan mulai meluas.

    Kapolres Paser, AKBP Sofyan menyebut pelaksanaan ibadah sunnah itu berlangsung sejak pukul 07.45 WITA hingga 08.15 WITA tersebut diikuti sekitar 200 jemaah secara khusyuk.

    "Harapan kita semua semoga hujan segera turun agar dapat membasahi lahan-lahan kering dan membantu memadamkan titik api," kata AKBP Sofyan, Senin (24/8/2026).

    Kegiatan tersebut memfokuskan perhatian pada titik-titik api karhutla yang terus dipantau intensif agar tidak meluas menuju pemukiman warga atau merusak ekosistem hutan.

    Dalam khutbahnya, Ustadz Muhammad As'ad menyerukan pentingnya kesadaran kolektif umat untuk memperbanyak istighfar, bersedekah, serta memohon ampunan sebagai jalan spiritual mengatasi bencana kemarau.

    Selain itu, kehadiran jajaran pejabat daerah mempertegas sudut pandang sinergi kelembagaan dalam menghadapi situasi darurat bencana alam. Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari hadir mewakili Bupati Paser guna menunjukkan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung aksi penanganan iklim.

    "Selain berikhtiar melalui jalur spiritual, kita juga akan mengintensifkan patroli dan pencegahan karhutla bersama TNi, BPBD serta masyarakat,", tambahnya.

    AKBP Sofyan menyampaikan, turunnya hujan saat ini sangat dibutuhkan guna menanggulangi ancaman karhutla yang dalam beberapa pekan telah terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Paser.

    Di samping aspek keagamaan, Polres Paser menegaskan komitmen pencegahan karhutla dari sudut pandang penegakan hukum dan teknis di lapangan. Kepolisian memastikan akan terus mengintensifkan patroli serta sosialisasi guna melakukan pencegahan pembakaran lahan secara liar bersama TNI, BPBD dan masyarakat.

    (Sf/Lo)