Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman melepas kontingen Pramuka Kutim untuk mengikuti Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur, Jakarta, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Kontingen Gerakan Pramuka Kutai Timur (Kutim) tetap berangkat mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta, meski tidak mendapat dukungan dana dari pemerintah seperti pelaksanaan sebelumnya.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim, Asti Mazar Bulang, mengatakan keberangkatan kontingen didukung melalui dana mandiri dari orang tua peserta serta bantuan dari sejumlah pihak.
"Berbeda dengan Jambore Nasional yang terdahulu, Kwartir Cabang Kutim mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. Namun sekarang, alhamdulillah, walaupun memakai dana pribadi atau mandiri dari masing-masing peserta, orang tua bersedia sehingga Kabupaten Kutim tetap ikut berpartisipasi," ujar Asti saat pelepasan kontingen Jamnas di depan Kantor Bupati Kutim, Senin (10/8/2026).
Ia menjelaskan, kontingen Kutim yang diberangkatkan berjumlah 20 orang, terdiri dari 16 peserta Penggalang, dua pembina pendamping dan dua pimpinan kontingen cabang.
Sebanyak 16 peserta Penggalang tersebut merupakan hasil seleksi dari enam Kwartir Ranting (Kwaran) di wilayah Kutim. Rinciannya, Kwaran Sangatta Utara mengirim delapan peserta, Bengalon dua peserta, Sangkulirang dua peserta, Long Mesangat dua peserta, Teluk Pandan satu peserta dan Telen satu peserta.
Sebelum mengikuti Jamnas, seluruh peserta telah menjalani pemusatan latihan serta pembekalan fisik, mental dan budaya.
Mereka juga menyiapkan video profil Kabupaten Kutim yang akan digunakan dalam lomba Putra Putri Jamnas. Melalui video tersebut, peserta akan memperkenalkan potensi daerah, kekayaan alam dan kebudayaan Kutim menggunakan bahasa Inggris.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan persoalan anggaran tidak menjadi penghalang bagi Pramuka Kutim untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut.
"Saya tidak tahu persis terkait anggaran Jambore, tapi bukan merupakan hambatan. Karena saya tahu persis Pramuka itu siap siaga setiap saat," kata Ardiansyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah membantu keberangkatan kontingen, termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC).
"Terima kasih kepada semua pihak termasuk PT KPC yang saat ini memberikan bantuan dalam rangka ikut sertanya Pramuka Penggalang Kutim dalam mengikuti Jambore Nasional ini," katanya.
Jamnas XII 2026 mengusung tema Berekreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, seni budaya, teknologi dan sains hingga kegiatan petualangan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman melepas kontingen Pramuka Kutim untuk mengikuti Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur, Jakarta, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Kontingen Gerakan Pramuka Kutai Timur (Kutim) tetap berangkat mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta, meski tidak mendapat dukungan dana dari pemerintah seperti pelaksanaan sebelumnya.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim, Asti Mazar Bulang, mengatakan keberangkatan kontingen didukung melalui dana mandiri dari orang tua peserta serta bantuan dari sejumlah pihak.
"Berbeda dengan Jambore Nasional yang terdahulu, Kwartir Cabang Kutim mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. Namun sekarang, alhamdulillah, walaupun memakai dana pribadi atau mandiri dari masing-masing peserta, orang tua bersedia sehingga Kabupaten Kutim tetap ikut berpartisipasi," ujar Asti saat pelepasan kontingen Jamnas di depan Kantor Bupati Kutim, Senin (10/8/2026).
Ia menjelaskan, kontingen Kutim yang diberangkatkan berjumlah 20 orang, terdiri dari 16 peserta Penggalang, dua pembina pendamping dan dua pimpinan kontingen cabang.
Sebanyak 16 peserta Penggalang tersebut merupakan hasil seleksi dari enam Kwartir Ranting (Kwaran) di wilayah Kutim. Rinciannya, Kwaran Sangatta Utara mengirim delapan peserta, Bengalon dua peserta, Sangkulirang dua peserta, Long Mesangat dua peserta, Teluk Pandan satu peserta dan Telen satu peserta.
Sebelum mengikuti Jamnas, seluruh peserta telah menjalani pemusatan latihan serta pembekalan fisik, mental dan budaya.
Mereka juga menyiapkan video profil Kabupaten Kutim yang akan digunakan dalam lomba Putra Putri Jamnas. Melalui video tersebut, peserta akan memperkenalkan potensi daerah, kekayaan alam dan kebudayaan Kutim menggunakan bahasa Inggris.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan persoalan anggaran tidak menjadi penghalang bagi Pramuka Kutim untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut.
"Saya tidak tahu persis terkait anggaran Jambore, tapi bukan merupakan hambatan. Karena saya tahu persis Pramuka itu siap siaga setiap saat," kata Ardiansyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah membantu keberangkatan kontingen, termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC).
"Terima kasih kepada semua pihak termasuk PT KPC yang saat ini memberikan bantuan dalam rangka ikut sertanya Pramuka Penggalang Kutim dalam mengikuti Jambore Nasional ini," katanya.
Jamnas XII 2026 mengusung tema Berekreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, seni budaya, teknologi dan sains hingga kegiatan petualangan.
(Sf/Lo)