Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas kepolisian saat patroli di lokasi banjir yang melanda Kecamatan Tabang (Dok: istimewa)
Tenggarong - Sebanyak 18 desa di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) terendam banjir usai diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan perkiraan, tercatat sekitar ribuan jiwa menjadi korban terdampak dalam insiden banjir ini yang tingginya mencapai pinggang hingga dada orang dewasa.
“Ada 18 desa yang terendam banjir, cuma Desa Bila Talang yang tidak terdampak banjir. Kalau diperkirakan, jumlah orang yang terdampak mencapai ribuan jiwa,” ujar Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat.
Ia menyampaikan insiden banjir ini dipicu luapan air Sungai Belayan akibat tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut.
Kini kondisi air di sebagian wilayah telah surut, tapi terdapat beberapa desa yang tinggi airnya masih mencapai pinggang orang dewasa.
Apabila kondisi banjir ini terus berlanjut, maka Pemerintah Kecamatan Tabang akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi, terutama terkait akses mobilitas logistik agar tidak terjadi penghambatan saat bantuan disalurkan kepada korban terdampak.
“Kami berharap dalam satu atau dua hari ke depan tidak terjadi hujan di Kecamatan Tabang,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas kepolisian saat patroli di lokasi banjir yang melanda Kecamatan Tabang (Dok: istimewa)
Tenggarong - Sebanyak 18 desa di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) terendam banjir usai diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan perkiraan, tercatat sekitar ribuan jiwa menjadi korban terdampak dalam insiden banjir ini yang tingginya mencapai pinggang hingga dada orang dewasa.
“Ada 18 desa yang terendam banjir, cuma Desa Bila Talang yang tidak terdampak banjir. Kalau diperkirakan, jumlah orang yang terdampak mencapai ribuan jiwa,” ujar Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat.
Ia menyampaikan insiden banjir ini dipicu luapan air Sungai Belayan akibat tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut.
Kini kondisi air di sebagian wilayah telah surut, tapi terdapat beberapa desa yang tinggi airnya masih mencapai pinggang orang dewasa.
Apabila kondisi banjir ini terus berlanjut, maka Pemerintah Kecamatan Tabang akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi, terutama terkait akses mobilitas logistik agar tidak terjadi penghambatan saat bantuan disalurkan kepada korban terdampak.
“Kami berharap dalam satu atau dua hari ke depan tidak terjadi hujan di Kecamatan Tabang,” tandasnya.
(Sf/Rs)