Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 1.928 ruang kelas dan 1.043 toilet sekolah, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kerusakan.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar pada awal 2026, tercatat 663 ruang kelas dan 319 toilet mengalami kerusakan cukup parah.
“Untuk ruang kelas yang rusak berat di TK itu ada 11 unit, SD ada 570 unit dan SMP ada 82 unit, sementara toilet sekolah yang rusak berat di TK ada 2 unit, SD ada 226 unit dan SMP ada 91 unit,” ujar Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, Rabu (4/3/2026).
Ia memaparkan dari total 4.205 ruang kelas sekolah di Kukar tercatat hanya 2.239 unit yang kondisinya baik, sementara sisanya mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang hingga berat.
Begitu pula dengan fasilitas toilet sekolah yang saat ini berjumlah 2.441 unit hanya 1.399 yang kondisinya dinyatakan masih layak digunakan, sedangkan sisanya dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat.
Heriansyah menyatakan pemerintah daerah akan melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas sekolah tersebut dengan memprioritaskan bangunan yang mengalami kerusakan berat.
Tapi upaya perbaikan itu hanya dilakukan secara bertahap karena pemerintah daerah perlu menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran, terutama di tengah kebijakan efisiensi saat ini.
“Karena ada kebijakan efisiensi anggaran, maka kita hanya bisa memprioritaskan perbaikan pada bangunan yang rusak berat. Tapi jika nanti di APBD Perubahan ada penambahan anggaran, maka akan kita upayakan,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 1.928 ruang kelas dan 1.043 toilet sekolah, mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kerusakan.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar pada awal 2026, tercatat 663 ruang kelas dan 319 toilet mengalami kerusakan cukup parah.
“Untuk ruang kelas yang rusak berat di TK itu ada 11 unit, SD ada 570 unit dan SMP ada 82 unit, sementara toilet sekolah yang rusak berat di TK ada 2 unit, SD ada 226 unit dan SMP ada 91 unit,” ujar Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, Rabu (4/3/2026).
Ia memaparkan dari total 4.205 ruang kelas sekolah di Kukar tercatat hanya 2.239 unit yang kondisinya baik, sementara sisanya mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang hingga berat.
Begitu pula dengan fasilitas toilet sekolah yang saat ini berjumlah 2.441 unit hanya 1.399 yang kondisinya dinyatakan masih layak digunakan, sedangkan sisanya dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat.
Heriansyah menyatakan pemerintah daerah akan melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas sekolah tersebut dengan memprioritaskan bangunan yang mengalami kerusakan berat.
Tapi upaya perbaikan itu hanya dilakukan secara bertahap karena pemerintah daerah perlu menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran, terutama di tengah kebijakan efisiensi saat ini.
“Karena ada kebijakan efisiensi anggaran, maka kita hanya bisa memprioritaskan perbaikan pada bangunan yang rusak berat. Tapi jika nanti di APBD Perubahan ada penambahan anggaran, maka akan kita upayakan,” tandasnya.
(Sf/Rs)