Seputar Kaltim

    Satu-satunya ‘Wajah Baru’ di Kabinet Rudy Mas’ud, Eks Sekda Balikpapan Kini Resmi Pimpin Bappeda Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    22 Desember 2025 pukul 18:04 WITA

    Pejabat Eselon 2,3 dan 4 sedang melaksanakan prosesi pembacaan janji PNS dalam acara pergantian jabatan di Kantor Gubernur, Senin (22/12/2025). (Foto: Biro Adpim Setdaprov Kaltim)

    Samarinda - Gerbong mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi bergerak. 

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melantik total 91 pejabat di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (22/12/2025).

    Namun, ada satu pemandangan menarik yang menjadi buah bibir di kalangan ASN dan awak media. 

    Dari tujuh pejabat Eselon II yang dilantik, terselip satu nama yang bukan berasal dari internal Pemprov Kaltim. 

    Ia adalah Muhaimin, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan.

    Muhaimin kini resmi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, posisi yang dianggap sebagai otak dari seluruh kebijakan pembangunan di Bumi Etam.

    "Poin pentingnya adalah profesional, kompeten, dan eselonnya memenuhi syarat. Itu saja. Peluang terbuka bagi siapa pun, baik dari internal Kaltim maupun luar daerah," tegas Rudy Mas’ud kepada media.

    Rudy berharap pelantikan ini menjadi suntikan energi baru. 

    "Ini baru tahap awal. Masih banyak posisi kosong yang kita isi untuk menjawab tantangan masa kini dan masa depan," tambahnya.

    Meski berstatus wajah baru di lingkungan provinsi, Muhaimin mengaku optimis bisa langsung tancap gas. Ia menyebut modal utama komunikasinya adalah kedekatan personal yang sudah terjalin lama dengan para pejabat di provinsi.

    "Alhamdulillah, di provinsi ini hampir semua teman-teman pejabat Eselon II sudah saya kenal. Jadi insya Allah koordinasi akan lebih mudah," ujar Muhaimin.

    Terkait tugas barunya, Muhaimin menyadari beban besar di pundaknya. Sebagai Kepala Bappeda, ia harus menerjemahkan visi-misi politik Gubernur ke dalam program kerja nyata. 

    "Tugas kami adalah membantu Ibu Sekprov mewujudkan program prioritas Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, terutama melaksanakan RPJMD selama lima tahun ke depan," jelasnya.

    Berikut adalah nama-nama pejabat tinggi yang menempati posisi baru per 22 Desember 2025:

    Muhaimin: Kepala Bappeda Kaltim (Eks Sekda Balikpapan).

    Fahmi Himawan: Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kaltim.

    Buyung Dodi Gunawan: Kepala Pelaksana BPBD Kaltim.

    Joko Istanto: Dinas Lingkungan Hidup Kaltim.

    Yusliando: Dinas Perhubungan Kaltim.

    Siti Farisyah Yana: Staf Ahli Gubernur Bidang II Setdaprov Kaltim.

    Lisa Hasliana: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim.

    Meski pelantikan sudah dilakukan, publik masih menanti siapa yang akan mengisi 12 jabatan lowong lainnya. Gubernur Rudy Mas'ud memberikan bocoran bahwa pengisian jabatan ini akan dilanjutkan pada Januari hingga Maret 2026 mendatang melalui mekanisme Seleksi Terbuka (Selter) atau bidding.

    Beberapa jabatan mentereng yang masih kosong di antaranya adalah:

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim

    Kepala Bapenda Kaltim

    Direktur RSUD AWS Samarinda & RSUD Kanujoso Balikpapan

    Kepala BKD Kaltim

    Kepala Dispora Kaltim

    Asisten III Setdaprov Kaltim, dan beberapa dinas lainnya.

    Dalam momen yang sama, Siti Farisyah Yana yang kini menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi turut meluruskan persepsi publik. Ia menegaskan bahwa jabatan Staf Ahli bukanlah tempat peristirahatan bagi pejabat yang tidak produktif.

    "Staf Ahli itu bukan 'buangan'. Justru kami lebih melekat pada pimpinan karena perannya strategis dalam memberi pertimbangan. Semua tergantung diri kita, mampu tidak kita mengeksplorasi isu untuk membantu pimpinan," pungkas Yana.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Satu-satunya ‘Wajah Baru’ di Kabinet Rudy Mas’ud, Eks Sekda Balikpapan Kini Resmi Pimpin Bappeda Kaltim

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    22 Desember 2025 pukul 18:04 WITA

    Pejabat Eselon 2,3 dan 4 sedang melaksanakan prosesi pembacaan janji PNS dalam acara pergantian jabatan di Kantor Gubernur, Senin (22/12/2025). (Foto: Biro Adpim Setdaprov Kaltim)

    Samarinda - Gerbong mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi bergerak. 

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melantik total 91 pejabat di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (22/12/2025).

    Namun, ada satu pemandangan menarik yang menjadi buah bibir di kalangan ASN dan awak media. 

    Dari tujuh pejabat Eselon II yang dilantik, terselip satu nama yang bukan berasal dari internal Pemprov Kaltim. 

    Ia adalah Muhaimin, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan.

    Muhaimin kini resmi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, posisi yang dianggap sebagai otak dari seluruh kebijakan pembangunan di Bumi Etam.

    "Poin pentingnya adalah profesional, kompeten, dan eselonnya memenuhi syarat. Itu saja. Peluang terbuka bagi siapa pun, baik dari internal Kaltim maupun luar daerah," tegas Rudy Mas’ud kepada media.

    Rudy berharap pelantikan ini menjadi suntikan energi baru. 

    "Ini baru tahap awal. Masih banyak posisi kosong yang kita isi untuk menjawab tantangan masa kini dan masa depan," tambahnya.

    Meski berstatus wajah baru di lingkungan provinsi, Muhaimin mengaku optimis bisa langsung tancap gas. Ia menyebut modal utama komunikasinya adalah kedekatan personal yang sudah terjalin lama dengan para pejabat di provinsi.

    "Alhamdulillah, di provinsi ini hampir semua teman-teman pejabat Eselon II sudah saya kenal. Jadi insya Allah koordinasi akan lebih mudah," ujar Muhaimin.

    Terkait tugas barunya, Muhaimin menyadari beban besar di pundaknya. Sebagai Kepala Bappeda, ia harus menerjemahkan visi-misi politik Gubernur ke dalam program kerja nyata. 

    "Tugas kami adalah membantu Ibu Sekprov mewujudkan program prioritas Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, terutama melaksanakan RPJMD selama lima tahun ke depan," jelasnya.

    Berikut adalah nama-nama pejabat tinggi yang menempati posisi baru per 22 Desember 2025:

    Muhaimin: Kepala Bappeda Kaltim (Eks Sekda Balikpapan).

    Fahmi Himawan: Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kaltim.

    Buyung Dodi Gunawan: Kepala Pelaksana BPBD Kaltim.

    Joko Istanto: Dinas Lingkungan Hidup Kaltim.

    Yusliando: Dinas Perhubungan Kaltim.

    Siti Farisyah Yana: Staf Ahli Gubernur Bidang II Setdaprov Kaltim.

    Lisa Hasliana: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim.

    Meski pelantikan sudah dilakukan, publik masih menanti siapa yang akan mengisi 12 jabatan lowong lainnya. Gubernur Rudy Mas'ud memberikan bocoran bahwa pengisian jabatan ini akan dilanjutkan pada Januari hingga Maret 2026 mendatang melalui mekanisme Seleksi Terbuka (Selter) atau bidding.

    Beberapa jabatan mentereng yang masih kosong di antaranya adalah:

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim

    Kepala Bapenda Kaltim

    Direktur RSUD AWS Samarinda & RSUD Kanujoso Balikpapan

    Kepala BKD Kaltim

    Kepala Dispora Kaltim

    Asisten III Setdaprov Kaltim, dan beberapa dinas lainnya.

    Dalam momen yang sama, Siti Farisyah Yana yang kini menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi turut meluruskan persepsi publik. Ia menegaskan bahwa jabatan Staf Ahli bukanlah tempat peristirahatan bagi pejabat yang tidak produktif.

    "Staf Ahli itu bukan 'buangan'. Justru kami lebih melekat pada pimpinan karena perannya strategis dalam memberi pertimbangan. Semua tergantung diri kita, mampu tidak kita mengeksplorasi isu untuk membantu pimpinan," pungkas Yana.

    (Sf/Rs)